Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

November 11, 2009

elty, semoga, merasakan imbasnya juga … 111109

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 6:08 pm

Akhir 2009, Pasar Rumah Jabodetabek Naik 80%
Penambahan itu didominasi perumahan segmen menengah di kawasan Bekasi dan Bogor.
RABU, 11 NOVEMBER 2009, 17:11 WIB
Antique, Purborini

(kemenpera.go.id)
BERITA TERKAIT
Kuartal III, Harga Rumah Naik Terbatas
Rumah Tipe Kecil Masih Jadi Rebutan Konsumen
KPR Tetap Fasilitas Favorit Pemburu Rumah
Penjualan Rumah Tipe Kecil Merosot
Rupiah Ambruk, Hunian Kantor Jakarta Merosot
Web Tools

VIVAnews – Pasar perumahan atau residensial di Jabodetabek akan bertambah sebanyak 80 persen menjadi 3.820 unit selama tiga bulan terakhir.

Menurut Associate Director Procon Utami Prastiana, penambahan itu didominasi perumahan segmen menengah di kawasan Bekasi dan Bogor, Jawa Barat.

“Naiknya pasar perumahan sejalan dengan menguatnya keyakinan para pengembang dan bunga pinjaman yang rendah. Pasokan baru dan penjualan meningkat secara nyata terutama di kelas menengah,” kata dia di Jakarta, 11 Nopember 2009.

Daya serap masyarakat pun meningkat sebesar 75 persen dari pasokan perumahan baru yang ada, di mana penjualan mencapai 2.560 unit dibanding kuartal II dan penyerapan hanya sebanyak 1.400 unit. ”Salah satu faktor meningkatnya penjualan, karena turunnya bunga pinjaman kredit kepemilikan rumah (KPR),” ujar Utami.

Suku bunga KPR sudah mulai turun menjadi 10-12,5 persen seiring turunnya BI rate. Sebelum BI rate turun, suku bunga KPR berada di atas 14 persen.

Procon mencatat 1.500 unit rumah baru telah terkonfirmasi untuk diluncurkan di akhir kuartal IV-2009. ”Lebih rendah dibanding penawaran rumah baru di kuartal III,” kata Utami. Hal itu, akibat masa pemasaran yang cukup pendek terkait libur panjang di Desember ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Real Estate Indonesia Teguh Satria mengatakan pasar perumahan untuk Jabodetabek perkembangannya saat ini masih baik.’ ‘Karena kebutuhannya juga masih banyak,” kata dia.

Hanya saja untuk apartemen murah atau bersubsidi diakuinya, masih mengalami ketersendatan dalam pasokan karena terbentur oleh regulasi. “Mudah-mudahan pemerintah dapat memberikan regulasi yang lebih memudahkan investor,” tutur dia.

Hal yang sama juga terjadi pada pasar kondominium. Temuan Procon menunjukkan tingkat penjualan kondominium yang telah terbangun meningkat 96,9 persen.

Total pasokan kondominium di Jakarta selama kuartal III-2009, sebanyak 69.900 unit. Atau naik 2,6 persen dibanding kuartal II-2009, dari penambahan 1.740 unit empat kondomunium di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

Sedangkan tingkat okupansi kondominium meningkat menjadi 66,8 persen dibanding 66 persen pada kuartal II-2009. Kontribusi terbesar di segmen menengah sebesar 54 persen, terutama kenaikan hunian di di dua kondominium segmen premium di kawasan central business district (CBD).

Di kuartal IV-2009-sampai 2011, jumlah pasokan kondomunium tercatat sebesar 9.580 unit. Yang didominasi oleh segmen kelas menengah sebesar 63% dari total unit yang tersedia.

”Tingginya pasokan tersebut diproyeksikan belum akan ada kenaikan harga properti hingga akhir tahun 2009,” kata Utami.

Kebijakan pemerintah untuk menjaga tingkat suku bunga juga diprediksi akan membantu penyerapan kondomunium di kuartal akhir 2009 dan tahun 2010 mendatang.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: