Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

November 12, 2009

btel mah kejar tayang aja dah … 121109

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:14 am

Operator Sudah Terlalu Banyak

Kompas/Riza Fathoni
Staf salah satu operator seluler nasional melayani pelanggan di mobil pelayanan di kawasan Buaran, Jakarta, Senin (29/12). Sejumlah operator seluler menggunakan strategi pelayanan dengan menjemput konsumen di pusat keramaian di tengah persaingan antaroperator guna meraih pelanggan sebanyak-banyaknya.
Artikel Terkait:
Persaingan Bisnis Picu Konsolidasi Operator
Tarif Makin Murah, Kinerja Operator Melemah
Sistem Hibrida pada BTS Hemat Listrik 80 Persen
Indosat Tak Pakai Jaringan Qtel
Kapasitas Operator Lebihi Jumlah Lonjakan Panggilan
KAMIS, 12 NOVEMBER 2009 | 05:25 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Operator telekomunikasi di Indonesia, yang saat ini berjumlah 11, dinilai sudah terlampau banyak.

Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan operator itu melakukan merger atau akuisisi. Pangsa pasar tiga besar operator telekomunikasi, yaitu Indosat, Telkomsel, dan Excelcomindo, sulit digoyahkan.

Perusahaan telekomunikasi kecil diperkirakan akan segera tersingkir karena harus terus- menerus menyediakan modal kerja yang besar.

Demikian dikatakan Nitin Bhat, Senior Vice President Information and Communication Technologies (ICT) Practice, Asia Pacific Frost & Sullivan, firma riset bisnis dan konsultasi, Rabu (11/11), dalam acara Indonesia Telecoms International Summit.

Dikatakan Nitin Bhat, operator kecil membutuhkan dana sangat besar jika ingin mengalahkan tiga pemain besar. ”Atau, operator kecil harus fokus menggarap segmen tertentu, kemudian meraup keuntungan maksimal meski dengan ceruk pasar yang sempit,” ujarnya.

Jumlah operator telekomunikasi di Singapura, Filipina, dan Malaysia masing-masing hanya tiga. Adapun di India ada 10 operator.

Sementara itu, pengamat telekomunikasi Moch S Hendrowijono mengatakan, ”Saya berpikir cukup enam operator, yaitu tiga operator GSM dan tiga operator CDMA”.

Dikatakan Hendrowijono, melihat sengitnya persaingan yang ditandai perang tarif, semestinya empat operator telekomunikasi saling mengakuisisi. ”Tampaknya, Grup Sinar Mas segera membeli saham PT Mobile-8 Telecom Tbk,” ujarnya.

Penggabungan usaha, lanjut Hendrowijono, seolah-olah merugikan konsumen karena tak ada tarif promo. Akan tetapi, pengeluaran modal kerja ataupun biaya pemasaran dapat ditekan.

”Ini akan menguntungkan konsumen dalam jangka panjang sebab penghematan-penghematan itu dapat untuk membangun infrastruktur telekomunikasi lainnya,” ujarnya.

Hendrowijono menyarankan kepada pemilik usaha dari operator kecil untuk segera menentukan sikap. ”Mau merger atau tidak? Mau akuisisi atau tidak?” ujarnya. Dia mengingatkan, sangat sulit untuk merebut pangsa pasar operator besar.

”Bila operator kecil, mau mengeluarkan dana pemasaran yang besar, tetapi pendapatan tetap kecil. Mau menetapkan tarif rendah, tetapi sulit untuk reinvestasi,” kata Hendrowijono. (RYO)

TOF

Editor: tof

Iklan

2 Komentar »

  1. Saham BTEL mah udah bikin gua melarat, downtrend terus,maklum dah Bakrie mah raja laundry nomor wahid !

    Komentar oleh Gigih Kesuma — November 14, 2009 @ 1:17 pm

    • trims atas komentar anda … gw seh dari awal juga uda puyeng liat perilaku the bakries … makanya gw cuma pilih 2 emiten aja dari lebih dari 7 emiten bakrie … tapi tren dan fluktuasi harian bakries memang tetap tinggi karena volume lot transaksinya masih tinggi dan bukan masuk kategori saham tidur

      Komentar oleh bumi2009fans — November 14, 2009 @ 8:33 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: