Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

November 24, 2009

tren ihsg tertekan, bakrie jadi stigma dah … 241109

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 7:35 am

24/11/2009 – 06:04
Hindari Bakrie, Lirik Tambang & Bank
Natascha & Vina Ramitha

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (24/11) diperkirakan masih akan melemah. Beberapa saham yang menjadi pilihan antara lain MEDC, ANTM, TINS, dan BDMN.

Analis bursa saham City Pacific Securities Hendri Effendi memprediksi, IHSG ^JKSE hari ini masih akan tertekan akibat minimnya sentimen positif dari dalam negeri.

Sedangkan untuk trading harian, trend konsolidasi masih berlangsung, setelah lima hari terakhir perdagangan terus flat. Hendri berharap trend konsolidasi ini tak berlangsung lama.

“Ada peluang break di atas 2.550, jika saham-saham unggulan diminati investor. Namun, selama indeks masih berada di bawah 2.550, yang merupakan level resisten kuat, maka IHSG akan cenderung melemah,” ujarnya kepada INILAH.COM, Senin (23/11), petang.

Menurutnya, pasar tidak terlalu terimbas berita audit BPK terkait aliran dana ke Bank Century. Pengaruh terbesar justru datang dari pergerakan saham-saham kelompok Bakrie,

terutama dengan aksi profit taking investor.

“Selama saham blue chips masih belum menunjukkan koreksi yang dalam, maka Bakrie masih menjadi penggerak pasar,” imbuhnya. Ia pun menyarankan pelaku pasar tidak terlalu berkonsentrasi ke saham Bakrie yang bergerak anomali. “Sebab pergerakan pasar menjadi tak terukur,” ungkap Hendri.

Untuk itu, Hendri merekomendasikan saham berbasis komoditas seperti PT Medco Energi Internasional (MEDC), PT Aneka Tambang (ANTM) dan PT Timah (TINS). “Sektor ini menarik karena menjelang akhir tahun atau musim dingin, permintaan minyak biasanya akan meningkat,” paparnya.

Saham pilihan lainnya yang bisa menjadi pilihan adalah PT Bank Danamon (BDMN). Menurutnya, emiten ini terkena pengaruh sentimen positif dari penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) Bank Tabungan Negara. Saham Danamon masih berpotensi menguat,” pungkasnya.

Pada perdagangan Senin (23/11), IHSG ditutup melemah 5,949 poin (0,24%) ke level 2.481,416. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup moderat dengan volume transaksi 7,430 juta lembar saham senilai Rp 4,407 triliun dan frekuensi 92.707 kali. Sebanyak 69 saham naik, 106 turun dan 69 stagnan.

Beberapa emiten yang melemah kemarin antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) terkoreksi Rp300 di posisi Rp11.600, PT United Tractors (UNTR) turun Rp150 ke level Rp15.450, PT Astra International (ASII) turun Rp100 menjadi Rp33.150, turun Rp150 menjadi Rp15.450, dan PT Gas Negara (PGAS) turun Rp75 menjadi Rp3.800.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp350 ke Rp15.900, PT Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp400 menjadi Rp27.150, PT Adaro Energy (ADRO) naik Rp 70 ke Rp 1.770, PT Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 menjadi Rp 17.100, dan PT Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 100 ke Rp 22.750.

Saham PT Bumi Resources (BUMI) mendominasi perdagangan, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,57 triliun, atau 35,6% dari total transaksi hari ini. Adapun BUMI ditutup turun Rp 75 menjadi Rp 2.750. [ast/mdr]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: