Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

November 26, 2009

neh jawaban VULGAR bwat investor enrg yang BINGUNK … 261109

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 9:03 am

Kamis, 26 November 2009 | 08:38

AKSI KORPORASI ENRG

ENRG Rights Issue Rp 4,84 T, BNBR Bakal Eksekusi Hak

JAKARTA. Guna memenuhi syarat pinjaman dari Credit Suisse sekaligus membiayai 10% penyertaan di Blok Masela, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II atau rights issue sebanyak 26,18 miliar saham baru. Dengan harga Rp 185 per saham, ENRG bakal meraup dana hingga Rp 4,84 triliun.

Setiap pemegang 11 saham ENRG yang tercatat hingga 11 Januari 2010 mendatang, berhak memperoleh 11 saham rights issue ENRG. Sebagai pemanis, ENRG menawarkan 3 waran atas setiap 16 saham rights issue ENRG. Waran ini bisa dikonversi menjadi kepemilikan saham pada harga Rp 190 per saham.

Energi mengalokasikan US$ 250 juta atau Rp 2,41 triliun (kurs Rp 9.650 per dollar Amerika Serikat) dari rights issue untuk membayar fasilitas Secured Term Loan Credit Suisse. Dalam ketentuan pinjaman dengan Credit Suisse, ENRG harus meningkatkan ekuitas dengan penerbitan saham baru minimal US$ 150 juta.

Dana itu harus ia gunakan untuk modal kerja dan pembiayaan kembali fasilitas pinjaman secara keseluruhan atau sebagian. “Dengan rights issue ini, utang kami akan berkurang, beban keuangan juga turun sehingga profitabilitas meningkat,” kata Hubungan Investor ENRG Herwin Hidayat kemarin (25/11).

Analis Asia Kapitalindo Sekuritas Wahyu Widarini berpendapat, fundamental ENRG saat ini sedang tidak bagus. Ia menyayangkan penggunaan dana rights issue yang mayoritas untuk pembayaran utang. “Kalau melihat laporan keuangan ENRG, mending lepas saja sahamnya,” saran Wahyu.

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berniat mempertahankan kepemilikannya di ENRG. Direktur BNBR Dileep Srivastava mengatakan, ENRG merupakan salah satu protofolio terbaik BNBR, terlebih setelah akuisisi Blok Masela. “Saya yakin BNBR dalam pandangan saya akan melihat investasi ini secara positif,” jelas Dileep.

BNBR memiliki total saham ENRG sebesar 44,99% lewat PT Kondur Indonesia dan PT Brantas Indonesia. BNBR harus menyetor dana hingga Rp 2,18 triliun untuk mempertahankan kepemilikannya. BNBR sendiri berniat menerbitkan obligasi global hingga US$ 250 juta.

Wahyu Tri Rahmawati, Irma Yani KONTAN
Energi Rights Issue Rp 4,84 Triliun
26/11/2009 09:28:32 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan menerbitkan 26,18 miliar saham baru (rights issue) pada Januari 2010. Perusahaan milik keluarga Bakrie tersebut menargetkan perolehan dana sebesar Rp 4,84 triliun.

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, Rabu (25/11), disebutkan, harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 185 per saham. Setiap pemegang 11 saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 11 Januari 2010 mempunyai 20 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) untuk membeli 20 saham baru.

Selain itu, setiap 16 saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat tiga waran seri I, yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif. Jumlah waran yang diterbitkan sebanyak 4,9 miliar dengan harga pelaksanaan Rp 190 atau senilai Rp 932,77 miliar.

Pemegang saham lama yang tidak mengeksekusi haknya setelah HMETD akan terdilusi hingga 64,52%, sedangkan setelah pelaksanaan waran 68,35%. PT Danatama Makmur dan PT Madani Securities bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer).

Rencananya, dana hasil rights issue digunakan untuk membiayai akuisisi 10% kepemilikan aktif (working interest) pada Blok Masela senilai Rp 965 miliar. Energi Mega juga akan membayar utang sebesar Rp 2,41 triliun dari dana hasil rights issue tersebut. Sisanya Rp 795,3 miliar akan dipakai untuk belanja modal dan tambahan modal kerja.

Energi Mega akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 28 Desember 2009. RUPSLB akan meminta persetujuan mengenai rencana rights issue dan akuisisi 10% working interest Blok Masela.

Energi Mega melalui anak usahanya, PT EMP Energi Indonesia telah menandatangani akuisisi 10% Blok Masela dengan Inpex Masela Ltd, perusahaan yang terafiliasi dengan Inpex Corporation, perusahaan energi milik Pemerintah Jepang. Dengan demikian, kepemilikan Inpex di blok yang terletak di Laut Arafura, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu berkurang menjadi 90% dari sebelumnya 100%.

BP Migas pernah menyatakan bahwa Inpex kemungkinan mengurangi investasinya di Blok Masela sekitar US$ 2-3 miliar dari proyeksi awal sebesar US$ 19,7 miliar (Rp 190 triliun). Jika disetujui, total investasi di blok gas terbesar kedua setelah Blok Tangguh itu sekitar US$ 16,7-17,7 miliar.

Vice President Capital Markets Energi Mega Herwin W Hidayat pernah mengatakan, 10% saham di Blok Masela bernilai besar, bahkan melebihi nilai aset inti perseroan, yaitu Blok Kangean. “Dengan 50% kepemilikan di Kangean, kami mendapatkan 600 miliar kaki kubik gas. Sedangkan dengan 10% di Blok Masela, kami dapat sekitar 1,4 triliun kaki kubik gas,” kata dia, belum lama ini.

Sementara itu, berdasarkan data Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) per 23 April 2009, Blok Masela memiliki cadangan gas yang tersertifikasi sebanyak 13,65 triliun kaki kubik. Karena itu, dengan kepemilikan 10%, Energi dan Pertamina berpeluang memiliki cadangan gas masing-masing sebesar 1,36 triliun kaki kubik.

Lapangan gas Abadi di Blok Masela menyimpan cadangan gas yang cukup besar untuk produksi LNG. Berdasarkan plan of development (PoD) yang disetujui oleh Pemerintah Indonesia, lapangan Abadi mampu memproduksi sekitar 4,5 juta ton LNG per tahun dan 13 ribu barel kondensat per hari. Lapangan abadi diharapkan dapat memulai produksinya pada 2016. (jau)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: