Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

November 28, 2009

dubai @ elty, ternyata … 281109

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 4:33 pm

28/11/2009 – 15:00
Dubai Punya 30% di Proyek Rasuna Episentrum
Susan Silaban

Hiramsyah S Thaib
(inilah.com/Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Investasi Dubai melalui Limitless LLC memiliki kepemilikan 30% saham di proyek Rasuna Episentrum PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

Hal ini diutarakan Direktur Utama ELTY Hiramsyah S Thaib kepada INILAH.COM, Sabtu (28/11). “Kontribusinya Limitless pada proyek Rasuna Episentrum ini minoritas hanya 30% dibandingkan Bakrieland yang mayoritas,” tutur Hiramsyah.

Memang diakuinya, kondisi gagal bayar Dubai World ini akan mempengaruhi kinerja Bakrieland, namun tidak signifikan. “Apalagi sekarang akan ada peraturan untuk membatasi investasi asing dalam proyek Indonesia,” ucapnya.

Ia percaya, ekuitas saham properti masih dikuasai oleh Bakrieland di lantai bursa dengan rasio 22% untuk sektor properti. [san/cms]

Gagal Bayar Dubai World Tak Pengaruhi Domestik
Sabtu, 28 November 2009 – 10:45 wib
TEXT SIZE :

Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA – Analis pasar modal memperkirakan berita gagal bayarnya Dubai World dan anak usahanya atas sebagian obligasinya tidak memberi dampak secara langsung terhadap pasar finansial dalam negeri.

Kepala Riset Financorpindo Nusadana Edwin Sebayang berpendapat, dampak gagal bayar Dubai World tersebut tidak memberi pengaruh secara langsung terhadap pasar finansial dalam negeri.

“Secara langsung tidak terpengaruh karena finansial juga sedang konsolidasi dan kalau pun (IHSG) vmenurun cenderung karena aspek psikologi karena Asia juga turun,” kata dia saat dihubungi, di Jakarta, Sabtu (28/11/2009).

Kendati demikian, menurut dia, emiten sektor konstruksi seperti PT Adhi Karya Tbk dan PT Wijaya Karya Tbk perlu dicek apakah mereka terkena dampaknya. “Dua (emiten) ini sebenarnya yang terpengaruh, karena itu perlu dicek,” imbuh dia.

Sebelumnya, pemerintah Dubai mengumumkan Dubai World meminta penyedia pembiayaan Dubai World dan anak usahanya untuk memperpanjang jatuh tempo menjadi 31 Mei 2010.

Tercatat, anak usaha Dubai World, Nakheel memiliki obligasi syariah senilai USD3,5 miliar yang jatuh tempo pada 14 Desember 2009 dan utang lainnya senilai USD980 juta yang jatuh tempo pada 13 Mei 2010. Seain itu, Limitless, anak usaha Dubai World juga memiliki obligasi syariah senilai USD1,2 miliar, yang jatuh tempo pada 31 Maret 2010.

Pengumuman gagal bayar itu memberi dampak negatif terhadap pasar finasial global. Bahkan, bursa Eropa dan Asia langsung terkoreksi akibat berita itu. (J Erna/Koran SI/ade)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: