Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 2, 2009

laba enrg turun, minyak turun seh … 021209

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:01 am

Per 30 September 2009
Energi Mega Raup Penjualan Rp 1,04 Triliun
Penurunan pendapatan disebabkan harga jual minyak Energi Mega yang turun hingga 48 persen.
RABU, 2 DESEMBER 2009, 05:35 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa

kilang minyak offshore (orrtextile.com)
BERITA TERKAIT
Harga Rights Issue Energi Mega Rp 185
Energi Mega Ambil 10% Saham di Blok Masela
Energi Pasok Gas ke Bumi Siak-Pertamina Hulu
Anak Usaha ENRG Naikkan Harga Gas ke PLN
Saham BTEL dan ENRG Curi Perhatian Investor
Web Tools

VIVAnews – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 1,04 triliun hingga akhir kuartal III-2009. Penjualan turun sekitar 23 persen dari periode sama 2008 senilai Rp 1,36 triliun.

Sementara itu, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) hanya mencapai Rp 109 miliar. EBITDA tergerus hingga 79,8 persen dari kuartal III-2008 sebesar Rp 542 miliar.

Investor Relations Energi Mega Persada Herwin W Hidayat mengatakan, penurunan pendapatan disebabkan oleh harga jual minyak Energi Mega yang turun hingga 48 persen seiring dengan penurunan harga minyak dunia.

“Penurunan tersebut mempengaruhi penurunan penjualan kami hingga 23 persen,” kata Herwin pada siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Selasa malam 1 Desember 2009.

Herwin menambahkan, penurunan tersebut juga dipengaruhi oleh beban keuangan perusahaan yang tinggi. Energi mengalami beban bunga dari pinjaman sebesar US$ 450 juta.

Pinjaman tersebut diperoleh perseroan pada 2008. Pinjaman dialokasikan untuk melunasi kewajiban Energi yang jatuh tempo pada tahun tersebut.

Selain itu, pinjaman untuk mempercepat produksi secara komersial dan mengonversi pinjaman jangka pendek menjadi jangka panjang.

Dia mengungkapkan, produksi minyak perseroan meningkat sebesar 30 persen, atau menjadi 13 juta barel minyak per hari (mbopd) dari sebelumnya 10,3 mbopd.

Sedangkan produksi gas pada kuartal III-2009 stagnan seperti tahun sebelumnya, yakni 88 billion British thermal unit per day (bbtud).

“Perusahaan mampu mempertahankan beban lifting di bawah US$ 6 per barrel of oil equivalent (boe),” kata dia.

Hingga kuartal III-2009, harga jual minyak perusahaan mencapai US$ 57,9 per bbl, turun signifikan dari periode sama sebelumnya US$ 112 per bbl.

Sementara itu, harga jual gas mencapai US$ 2,7 per juta kaki kubik (million cubic feet/mcf), atau turun tipis dibanding sebelumnya US$ 2,8 per mcf.

Direktur Utama Energi Mega Persada Imam Agustino menambahkan, pihaknya berupaya menyelesaikan beban keuangan dari dana hasil penawaran umum terbatas (PUT) dalam rangka hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Energi akan menawarkan 26.183.297.040 saham baru. Target dana yang akan diperoleh menurut prospektus sekitar Rp 4,84 triliun.

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk akuisisi blok Masela dari PSC Inpex sebesar US$ 100 juta, pembiayaan kembali (refinancing) US$ 250 juta, dan modal kerja serta belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 82,4 juta.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: