Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 3, 2009

asienk @ elty … 031209

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 6:28 am

Perusahaan Asing Minati Proyek Bakrieland
Rabu, 2 Desember 2009 – 19:59 wib
TEXT SIZE :

Foto: Koran SI
JAKARTA – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menyatakan lima perusahaan properti berminat masuk ke proyek superblok Rasuna Epicentrum. Langkah ini untuk mengantisipasi keluarnya Limitless LLC dari proyek tersebut menyusul penundaan utang induk usahanya, Dubai World.

“Banyak sekali yang berminat,” kata Presiden Direktur ELTY Hiramsyah S Thaib, dalam paparan publik di Investor Summit 2009, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (2/12/2009).

Sejauh ini sejumlah perusahaan banyak yang berminat masuk ke proyek Rasuna Epicentrum. Mereka berasal dari perusahaan asing dan perusahaan lokal. Perusahaan asing yang berminat antara lain dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan negara Timur Tengah lainnya. “Prinsipnya Indonesia masih menjadi tempat investasi yang kondusif bagi investor asing,” katanya.

Menurut Hiramsyah, Limitless telah membeli 30 persen saham ELTY melalui tiga anak usahanya senilai USD110 juta. Rinciannya, PT Bumi Daya Makmur Rp130,13 miliar, PT Superwish Perkasa Rp176,54 miliar dan PT Bakrie Swasakti Utama Rp274,425 miliar. Kemudian ditambah pengalihan piutang sebesar Rp419,904 miliar. “Anak usaha ini yang memiliki Rasuna Epicentrum,” katanya.

Dari komitmen senilai USD110 juta jelas dia, Limitless telah memberikan sebagian dananya. Hanya saja dia tidak menjelaskan secara rinci nilai yang sudah disetorkan ke ELTY. Dia juga tidak menjelaskan ketentuan perjanjian divestasi tersebut, jika akhirnya Limitless keluar dari proyek Rasuna Epicentrum. “Kita tidak bisa bilang berapanya, yang jelas kucurannya tergolong material,” katanya.

Hanya saja Hiramsyah menegaskan, perseroan tidak akan menerima tawaran sejumlah perusahaan properti tersebut sebelum ada keputusan dari Limitless. “Meski mereka berminat, kita akan tunggu dulu putusan Limitless,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini perseroan masih menunggu jawaban komitmen Limitless pada proyek Rasuna Epicentrum. Diharapkan, pada awal tahun depan Limitless sudah dapat memberikan jawaban.

Limitless merupakan anak usaha Dubai World, perusahaan properti raksasa asal Dubai. Akhir pekan lalu, Dubai World mengumumkan permintaan penundaan pembayaran utang obligasi jatuh tempo. Dubai World tercatat memiliki kewajiban hingga USD59 miliar atau menguasai sebagian besar dari total utang Dubai yang mencapai USD80 miliar. (Whisnu Bagus /Koran SI/ade)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: