Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 11, 2009

btel antara utank, ekspansi, dan imbal hasil investasi investor … 111209

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 2:40 pm

Jumat, 11 Desember 2009 | 10:51

ANALISIS SAHAM BTEL

Menyetel Ekspansi Bisnis BTEL

JAKARTA. Seperti emiten Grup Bakrie lainnya, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mulai menyiapkan rencana ekspansi besar-besaran. Operator telekomunikasi pengusung merek Esia ini berencana menerbitkan obligasi global tahun depan. Nantinya, duitnya untuk membiayai belanja modal atau capital expenditure (capex), dan membayar utang lama.

Direktur Utama BTEL, Anindya Bakrie menyebutkan, mereka masih mematangkan rencana penerbitan obligasi global tersebut. Tapi dia enggan membeberkan berapa nilai surat utang itu. “Kami masih melihat kondisi pasar,” katanya, dua hari lalu.

Analis BNI Securities, Akhmad Nurcahyadi menilai, langkah BTEL menerbitkan obligasi cukup tepat. Sebab, tahun depan pasar obligasi global mulai bergairah.

Apalagi, dana hasil obligasi ini juga digunakan untuk ekspansi perusahaan, tidak sekadar gali lubang tutup lubang alias refinancing. “Dengan begitu, kinerjanya berpeluang kian meningkat,” imbuhnya.

Akhmad mengamati, pemain pasar seluler berbasis code division multiple access (CDMA) sangat terbatas. Penguasanya hanya dua operator, yakni BTEL dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) yang mengusung Flexi.

Lebarnya ceruk pasar itu, lanjut dia, memberikan peluang bagi BTEL menggenjot pangsa pasar. Apalagi, BTEL juga merilis paket telepon genggam murah, belum lama ini. Program itu bisa mengerek kinerja BTEL.

Laba bersih turun

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Sonny John, dalam riset terbarunya bertanggal 2 Desember 2009, mengatakan, paket handphone murah BTEL bisa menjadi kontributor pendapatan baru bagi BTEL. Maklum, pertumbuhan pendapatan dari layanan suara (voice) sudah terbatas. Sebab, waktu penggunaan (minutes of use) setiap pelanggan terus berkurang. “Dengan paket murah ini, pelanggan bisa memperoleh akses ke jaringan sosial internet,” tuturnya.

Sonny pun yakin target pelanggan BTEL di 2009 bisa tercapai, yakni 10,5 juta pelanggan. Sampai kuartal III-2009, pelanggan BTEL sudah menjejak 9,8 juta.
Dia meramal, sepanjang 2009, BTEL akan mengantongi pendapatan Rp 2,9 triliun, naik 34,5% dari tahun lalu. Sedangkan laba bersih mungkin turun 3,6% jadi Rp 132 miliar.

Akhmad memproyeksikan, pendapatan BTEL tahun ini tumbuh 14% menjadi Rp 2,5 triliun. Laba bersih juga ia ramal turun 12,4% menjadi
Rp 120 miliar. Penyebabnya adalah membengkaknya beban operasional BTEL.

Meski begitu, dia menyarankan beli saham ini dengan target Rp 170 per saham. Adapun Sonny merekomendasikan tahan dengan target Rp 145. Kemarin, harga saham BTEL Rp 146 per saham.

Abdul Wahid Fauzi KONTAN

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: