Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 15, 2009

ekspansi laba enrg yang ditunggu-tunggu … 151209

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 7:02 pm

Selasa, 15/12/2009 18:59 WIB
Garap Blok Masela, Energi Mega Investasi US$ 900 juta
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) harus menyiapkan investasi sejumlah US$ 900 juta untuk keseluruhan operasi blok Masela PSC, yang baru didapatkan dari INPEX Masela Ltd. Dana tersebut diperlukan untuk investasi hingga 2016.

Menurut Direktur Utama ENRG Iman P. Agustino, dengan telah ditandatanganinya penjanjian akuisisi 10% working interest di blok Masela PSC milik INPEX Masela Ltd, maka ENRG harus menyediakan investasi masing-masing US$ 300 juta untuk sektor upstream dan US$ 600 juta guna floating LNG.

“Jika blok Masela 100 % workspace maka belanja modal yang harus dianggarkan US$ 3-3,5 miliar untuk produksi upstream. Dan untuk floating LNG sekitar US$ 6 miliar. Karena kita memiliki porsi 10%, maka kita hanya siapkan US$ 900 juta, dari total kebutuhan yaitu sebesar US$ 9 miliar,” ujar Iman dalam paparan publik perseroan di hotel Dharmawangsa Jalan Brawijaya Jakarta (15/12/2009).

VP Capital Market ENRG Herwin W. Hidayat menjelaskan bahwa perseroan tetap akan fokus pada pembiayaan blok Masela di sektor upstream, sebesar US$ 300 juta. Untuk floating LNG, karena cara pembiayaan yang berbeda, maka sektor ini tidak dijadikan fokus utama.

Lanjutnya, cara pembiayaan floating LNG hampir sama dengan blok-blok lain yang ada di Indonesia, seperti Bontan dan lainnya. Untuk belanja modal blok Masela PSC, akan terus dianggarkan sampai 2016, seiring dimulainya produksi.

Iman kembali menegaskan, ENRG masih berkemungkinan untuk menambah porsi kepemilikan di blok Masela PSC, yang saat ini baru 10%. “Kemungkinan itu bisa saja, selama menguntungkan bagi stakeholder perseroan,” papar Iman.

Untuk akuisisi blok migas di luar kepemilikan INPEX Masela Ltd., jika ada penawaran yang menarik, perseroan tetap akan mengkajinya. Namun, dirinya lebih menyukai blok-blok tersebut berada di sekitar blok lama ENRG yang sudah beroperasi, seperti di Jawa, Kalimantan, Sulawasi dan Sumatera.

“Kita pasti akan tertarik, terlebih blok itu dekat operasi milik perseroan di Sumatera. Namun kita review dulu. Untuk blok milik Medco, kalau bisa. Tapi nanti kita lihat lagi,” imbuhnya.

Dengan penambahan blok Masela PSC, maka diprediksi cadangan 2P net WI perseroan akan meningkat 2,5 kali dari 224 milion barel of equivalen (mmboe) menjadi 565 mmboe. Produksi harian bersihpun akan naik 3,8 kali menjadi 74 mboepd dengan bertambahnya produksi dari Masela di tahun 2016. Sampai semester I tahun ini, produksi harian ENRG terpantau baru 19 mboepd.

(wep/dro)
Blok Masela Energi Mega Akan Beroperasi 2016
Selasa, 15 Desember 2009 – 17:56 wib

Andina Meryani – Okezone

JAKARTA – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menargetkan produksi LNG dan kondensat di Lapangan Abadi blok Masela yang diakuisisinya akan mulai beroperasi pada 2016.

Adapun target produksi LNG sebesar 4,5 MTPA dan target produksi kondensat sebesar 13 ribu barel per hari masing-masing selama lebih dari 30 tahun dengan menggunakan sistem produksi bawah laut dan floating LNG.

“Kita targetkan Blok Masela akan mulai berproduksi LNG dan kondensat di 2016,” ujar Presiden Direktur Energi Mega Persada, Imam P Agustino, saat paparan publik, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Sebagaimana diketahui, Energi Mega Persada memiliki 10 persen saham di blok Masela di mana mayoritas dimiliki oleh INPEX Masela Ltd sebesar 90 persennya.

Dalam operasional blok tersebut, INPEX tetap akan menjadi operator yang diperkirakan cadangan gas yang terkandung di blok Masela tersebut sebesar 10 triliun kaki kubik.

Sedangkan perseroan telah menyiapkan USD100 juta untuk akuisisi working interest di blok Masela PSC dari INPEX yang dananya diperoleh dari Penawaran Umum Terbatas (PUT).

Sekadar informasi, perseroan berencana melakukan penerbitan saham baru melalui penawaran umum terbatas dengan jumlah penawaran sekira USD502 juta atau Rp4,85 triliun yang dananya akan digunakan untuk mengakuisisi 10 persen working interest di blok Masela dari INPEX sebesar USD100 juta.

Selain itu, akan digunakan pula untuk pelunasan utang berdasarkan fasilitas secured term sebesar USD291juta, serta untuk belanja modal dan modal kerja sebesar USD111 juta.

Dalam PUT tersebut, PT Danatama Makmur dan PT Madani Securities sebagai pembeli siaga dijadwalkan listing di BEI pada 13 Januari 2010 dan periode trading 13-26 Januari 2010.

“Setelah PUT, debt to equity ratio dari EMP akan membaik menjadi 0,43x dari pada saat ini 1,84x dan Net Debt to Equity 0,22x dari 1,65x,” pungkasnya.
(ade)

15/12/2009 – 17:10
Blok Masela, ENRG Siapkan US$300 Juta
Agustina Melani

(inilah.com /Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan menyiapkan belanja modal US$300 juta dari US$9 miliar untuk menggarap blok Masela.

Hal itu disampaikan Direktur Utama ENRG Imam Agustino, Selasa (15/12). “ENRG menyiapkan belanja modal sekitar US$300 juta untuk upstream di blok Masela. Blok Masela diakuisisi perseroan seharga US$77 juta,” katanya.

Total belanja modal yang dibutuhkan untuk blok Masela sekitar US$3 miliar hingga US$3,5 miliar untuk pengeboran atau upstream dan fasilitas produksi LNG sekitar US$6 miliar.

Ke depan ENRG juga akan fokus untuk memproduksikan aset yang baru di akuisisi antara lain Tonga PSC, CBM Tabulako, CBM Sangatta-2 dan Masela PSc. Per September 2009 harga minyak sekitar US$57,9/bbl dan harga gas sekitar US$2,7/mcf. Produksi minyak sekitar 13mbopd dan produksi gas sekitar 88bbtud. Harga jual gas rata-rata sekitar US$4,7. ENRG juga menjual produksi gasnya antara lain Petrokimia Gresik, Petro Diamond, PLN dan Mitsubishi.

Sebelumnya ENRG juga mengakuisisi 10 persen working interest di blok Masela PSC dari INPEX. Diprediksikan blok Masela akan beroperasi pada 2016. “Inpex cukup konservatif sehingga kita menargetkan produksi sesuai jadwal pada 2016,”ujar Imam.

Inpex Masela Ltd merupakan operator dari blok Masela PSC. Imam mengatakan, perijinan untuk proyek blok Masela sudah didapatkan dari Inpex Masela. Pada blok Masela terdapat cadangan gas lapangan abadi dengan target produksi LNG sebesar 4.5 MTPA selama lebih dari 30 tahun dan target produksi kondensate sebesar 13 ribu bpd selama lebih dari 30 tahun. “Blok Masela memiliki cadangan 2P dan 18TCF sehingga ladang minyak dan gas besar. Inpex sebagai operator blok Masela juga berhati-hati untuk melakukan pengerjaan tersebut,” jelas Imam. [hid]
2010, Capex Energi Mega USD196 Juta
Selasa, 15 Desember 2009 – 16:24 wib
TEXT SIZE :
Andina Meryani – Okezone

Foto: Corbis
JAKARTA – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menargetkan belanja modal (capital expanditure/capex) sebesar USD196 juta pada 2010 yang akan digunakan untuk operasi keseluruhan blok migas yang dioperasikan.

“Target 2010, kita harus mempunyai capex yang dialokasikan untuk operating expenditure (opex) sekira USD196 juta untuk seluruh blok operasi,” ujar Presiden Direktur ENRG Imam P Agustino, dalam paparan publik, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Adapun untuk membiayai capex tersebut diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) sekira USD111 juta dan sisanya dari dana internal. Tahun depan juga, perseroan menargetkan laba bersih setelah pajak sebesar USD10 juta-USD15 juta.

Pencapaian yang diperoleh perseroan sampai dengan kuartal III-2009 banyak mengalami penurunan karena menurunnya harga minyak dunia. Penjualan bersih tercatat hanya sebesar Rp1,047 triliun dengan asumsi harga minyak USD57,9 per barel, padahal pada periode yang sama di 2008 pendapatan tercatan Rp1,360 triliun dengan asumsi harga minyak mencapai USD112 per barel.

Dengan demikian, perseroan mencatatkan kerugian hingga Rp347 miliar atau makin menurun tajam dari kerugian pada 2008 pada Rp71 miliar. Sedangkan untuk produksi minyak hingga periode tersebut tahun ini berhasil meningkat menjadi 13 ribu barel per hari dibanding dengan 2008 yang mencapai 10,3 ribu barel per hari, namun untuk produksi gas tercatat flat diposisi 88 juta kaki kubik ber hari (BBTUD).

Tahun depan kita optimistis akan meraih laba dibanding tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.
(ade)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: