Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 21, 2009

imink-iming doank (12) … 211209

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 9:42 pm

Bakrie Sumatera Incar Pendapatan Rp 3 Triliun
EBITDA pada 2010 diharapkan tumbuh menjadi US$ 80 juta, atau setara Rp 760 miliar.
SENIN, 21 DESEMBER 2009, 18:32 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa

ilustrasi kelapa sawit
BERITA TERKAIT
Produksi Sawit Bakrie Sumatera 930 Ribu Ton
Bakrie Sumatera Siap Tambah Pembeli Siaga
Right Issue Bakrie Sumatra III Rp 4,9 Triliun
Bakrie Bisa Jadi Eksekutor Rights Issue UNSP
Pendapatan Bakrie Sumatera Berpotensi Turun
Web Tools

VIVAnews – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mengincar kenaikan pendapatan menjadi Rp 2,9-3 triliun pada 2010. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) diharapkan tumbuh menjadi US$ 80 juta, atau setara Rp 760 miliar.

Direktur Keuangan Bakrie Sumatera Plantations Harry M Nadir mengatakan, potensi kenaikan pendapatan tersebut dengan asumsi harga jual minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) mencapai US$ 750 per ton, atau kembali pada harga pada 2008.

“Kami juga menargetkan penjualan CPO hingga 428 ribu ton,” kata Harry usai paparan publik perusahaan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin 21 Desember 2009.

Dia menambahkan, perusahaan mengestimasi pendapatan 2009 mencapai Rp 2,3 triliun dengan EBITDA sebesar US$ 62 juta.

Direktur Utama Bakrie Sumatera Plantations Ambono Janurianto menambahkan, pendapatan tersebut belum memasukkan kontribusi dari PT Domba Mas. Produsen minyak sawit mentah itu baru memasuki tahap awal operasional.

“Dari total kapasitas 140 ribu ton, pada 2010 Domba Mas bisa memproduksi 28-30 ribu fatty alkohol,” ujarnya.

Selain itu, dia mengungkapkan, perusahaan berniat mengakuisisi dua kebun kelapa sawit di Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat. Kebun di Kalsel seluas 10 ribu hektare (ha) dan Sumbar 4.500 ha.

Bakrie Sumatera juga mengincar kebun karet di Bengkulu seluas 3.500 ha lahan tertanam dan landbank 17 ribu ha. “Targetnya terealisasi pada kuartal I-2010,” kata Ambono.

Dia menambahkan, perusahaan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 1,2 triliun sepanjang 2010. Sekitar Rp 700 miliar dialokasikan untuk pengembangan oleokimia Domba Mas dan sisanya pengembangan kebun, termasuk akuisisi.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

2011, Pendapatan UNSP Diprediksi Naik 100%
Target pendapatan pada 2011 itu dipicu akuisisi Domba Mas.
SENIN, 21 DESEMBER 2009, 19:21 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa

Pekerja sedang memasukkan minyak sawit (CPO) ke kapal tongkang. (VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
Bakrie Sumatera Incar Pendapatan Rp 3 Triliun
Produksi Sawit Bakrie Sumatera 930 Ribu Ton
Bakrie Sumatera Siap Tambah Pembeli Siaga
Right Issue Bakrie Sumatra III Rp 4,9 Triliun
Bakrie Bisa Jadi Eksekutor Rights Issue UNSP
Web Tools

VIVAnews – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menargetkan pendapatan pada 2011 naik dua kali lipat dari estimasi Rp 2,3 triliun pada 2009, paska akuisisi PT Domba Mas. Melalui akuisisi tersebut, perusahaan meningkatkan ekspansinya di industri oleokimia.

“Pendapatan bisa naik dua kali lipat karena value added (nilai tambah) oleokimia,” kata Direktur Keuangan Bakrie Sumatera Harry M Nadir sebelum paparan publik perusahaan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin 21 Desember 2009.

Harry menjelaskan, harga produk turunan oleokimia seperti fatty alkohol dan acid jauh lebih tinggi dibanding minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO). Selain itu, nilai tambah produk tersebut bernilai tinggi.

Direktur Utama Bakrie Sumatera Plantations Ambono Janurianto menambahkan, kapasitas penuh produksi fatty alkohol di Domba Mas mencapai 140 ribu ton.

Pada 2010, yang merupakan tahap awal operasional Domba Mas, perusahaan baru akan memproduksi 28-30 ribu ton fatty alkohol. Sementara itu, pada 2011, produksi itu naik menjadi 98 ribu ton (70 persen), dan menjadi 126 ribu ton (90 persen) pada 2012.

“Selain alkohol, ada pula co-product acid yang berkapasitas 40 ribu ton per tahun,” ujarnya. Acid merupakan sisa dari pengolahan CPO menjadi alkohol.

Selain itu, perusahaan melalui Domba Mas bisa memproduksi minyak goreng.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: