Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 27, 2009

elty di jalan tol, sahamnya di jalan tol … juga donk : 271209

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 4:51 pm

Dephub: Tol Kanci – Pejagan Laik Operasi
“Secara prinsip sudah oke. Tinggal tiga catatan saja yang masih harus diselesaikan BTR.”
MINGGU, 27 DESEMBER 2009, 09:32 WIB
Antique

(VIVAnews/Muhammad Firman)
BERITA TERKAIT
Sandiaga Uno Geram dengan Mafia Tanah
Mandiri, Bank Penyalur Kredit Tol Terbesar
Tol Trans Jawa Ditargetkan Selesai 2014
Bakrie Toll Kebut Pembangunan Kanci-Pejagan
Bangun Tol Kanci, Bakrie Rekrut Tenaga Lokal
Web Tools

VIVAnews – Departemen Perhubungan menilai ruas tol Kanci-Pejagan milik PT Bakrie Tol Road (BTR) sepanjang 35 km yang menghubungkan Jawa Barat dengan Jawa Tengah, siap dilalui kendaraan.

“Secara prinsip sudah oke. Tinggal tiga catatan saja yang masih harus diselesaikan BTR selaku operator Tol Kanci-Pejagan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso melalui siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Minggu, 27 Desember 2009.

Hal itu, kata Suroyo, terkait dengan telah diserahkannya secara resmi (Profesional Hand Over/PHO) jalan Tol Kanci-Pejagan dari kontraktor pembangunan fisik PT Adhi Karya Tbk kepada Bakrie Toll Road pekan lalu, yang menandai rampungnya pembangunan fisik Tol Kanci – Pejagan.

Tahap awal pemeriksaan Uji Laik Operasi yang dilakukan Tim Departemen Perhubungan terhadap Tol Kanci-Pejagan menunjukkan kondisi fisik ruas tol tersebut sudah laik operasi, tinggal tiga catatan yang harus diselesaikan.

Ditjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan telah menurunkan tim untuk melaksanakan pemeriksaan awal pada 22-23 Desember 2009.

Menurut Suroyo, tim tersebut akan kembali mengecek, setelah seluruh catatan yang disampaikan pada pemeriksaan awal sudah dipenuhi seluruhnya.

Ditjen Hubdat menyampaikan tiga syarat yang harus diselesaikan sebelum tol resmi beroperasi, di antaranya penambahan pagar pengaman (guardrail) pada daerah dengan ketinggian tiga meter, penambahan rambu dan marka jalan, serta pemasangan pita kejut.

Kahumas Ditjen Hubdat Djoko Laksono menambahkan, pelaksanaan Uji Laik Operasi atas ruas tol tersebut melibatkan tiga tim lintas departemen yang bertugas melakukan pemeriksaan kelaikan jalan. Yaitu tim manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) dari Ditjen Hubdat, tim konstruksi jalan dan jembatan (berada di bawah Departemen PU dan BPJT), serta tim administrasi dan pengoperasian (Departemen PU dan BPJT).

Bila semua rekomendasi telah diselesaikan operator, Dirjen Hubdat akan segera mengirim surat persetujuan kepada Departemen PU dan BPJT, yang menyatakan bahwa dari aspek manajemen lalu lintas, ruas Kanci-Pejagan telah memenuhi kelaikan sebagai jalan tol.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Bakrie Tol Road Harya M Hidayat menyambut positif atas rekomendasi yang disampaikan Departemen Perhubungan. Dia memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan pemerintah agar ruas tol kanci-Pejagan yang menghabiskan dana investasi sebesar Rp 2,1 triliun itu bisa beroperasi secepatnya, sesuai target 100 hari Departemen PU.

Harya juga siap memenuhi seluruh kriteria yang diperlukan guna memenuhi standar ULO (Uji Layak Operasi). “Insya Allah dalam waktu dekat kami dapat segera beroperasi,” kata dia.

Menurutnya, manajemen BTR sudah berkoordinasi penuh dengan berbagai pihak termasuk kontraktor pembangunan fisik PT Adhi Karya untuk segera memenuhi rekomendasi Ditjen Hubdat.

Harya manambahkan, saat ini manajemen BTR juga telah melakukan pelatihan kepada sekitar 115 karyawan calon pegawai tol, yang sebagian besar SDM nya berasal dari penduduk di sekitar areal tol.

Selain telah merampungkan berbagai kelengkapan tol utama, Bakrie Toll Road juga sedang menyelesaikan pembangunan area peristirahatan (rest area), serta sentra usaha kecil menengah (UKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar jalan tol.

Seperti diketahui, pekan lalu, kontraktor pembangunan fisik PT Adhi Karya telah menyerahkan secara resmi (PHO) jalan Tol Kanci-Pejagan kepada Bakrie Toll Road. Seluruh kelengkapan tol Kanci-Pejagan, mulai dan badanjalan, bahu jalan, penunjuk arah, marka jalan, gerbang tol, serta kantor operasi seluruhnya sudah selesai dikerjakan kontraktor.

Bakrie Toll Road, kata Harya, secara resmi telah mengirimkan surat kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk menurunkan Tim Teknis Uji Layak Operasi.

BPJT pun hari Selasa lalu, telah menjawab surat itu dan berjanji menurunkan tim.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Tol Kanci-Pejagan Gelar Simulasi Operasi
Minggu, 27 Desember 2009 – 19:21 wib

CIREBON – Pelaksana teknis jalan Tol Kanci-Pejagan PT Semesta Marga Raya (SMR) menggelar simulasi dan pelatihan teknis pengoperasian jalan tol sepanjang 35 KM yang menghubungkan Jawa Barat-Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi, pelatihan dan simulasi pengoperasian dilakukan sejak 22-27 Desember. Pelatihan teknis operasi ini dilakukan manajemen SMR dalam rangka persiapan opening yang rencananya bakal dilakukan pada awal Januari mendatang.

Direktur Utama PT SMR, Harya M Hidayat didampingi Chief Commercial Officer, Aswan Sunoto, saat dikonfirmasi membenarkan jika simulasi dilakukan pihaknya sebagai persiapan pengopersian jalan tol pada Januari mendatang.

“Alhamdulillah semua tahapan pembangunan sudah kami selesaikan sesuai target yang harus dipenuhi. Main kontraktor, PT Adhi Karya sudah melakukan PHO (profesional hand over) atau serah terima projek pada 16 Desember lalu. Kami juga sudah mengajukan uji layak operasi ke BPJT (Badan Pengaturan Jalan Tol). Mudah-mudahan Januari ini sudah bisa beroperasi,” papar Harya.

Dijelaskan Harya, sebelumnya BPJT sudah melakukan peninjauan tahap awal untuk memeriksa kesiapan dan kekurangan projek yang harus dipenuhi sebelum dibuka untuk umum. Selanjutnya, pemerintah menetapkan tarif kendaraan berdasarkan jenis. Penetapan tarif, rencananya dilakukan berbarengan dengan peresmian jalan tol yang termasuk Projek Jalur Tran Java yang selesai pertama kali itu. Peresmian, rencananya bakal dimasukan kedalam program 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Disinggung tenaga teknis yang bakal menjalan opersional jalan tol Kanci-Pejagan, Harya mengaku, dari 112 orang pelaksana tehnis 90 persen di antaranya merupakan masyarakat Cirebon. Seluruh pekerja yang terlibat dalam pengoperasian ini, sebelumnya telah diberikan pendidikan dan wawasan tentang pengoperasian jalan tol.

“Pada pekan kemarin, kami telah melaksanakan uji coba teknis di lapangan. Selain itu, kami juga sudah mempersiapkan kendaraan patroli, dan kendaraan operasional. Untuk penanganan kecelakaan kami sudah melakukan kerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon,” tegasnya.

Menurut Harya, kerja sama dengan RS Mitra Plumbon sengaja dilakukan karena memiliki peralatan lengkap standar Internasional. Selain itu, lokasinya cepat dijangkau jika terjadi kecelakaan.

Disinggung jarak tempuh standar, Harya mengaku, dengan kecepatan rata-rata 80 KM/jam jarak tempuh pintu tol Kanci hingga Pejagan bisa menghabiskan waktu sekira 30 menit. Jarak tempuh tersebut tentunya jauh berbeda jika melintas menggunakan jalur Pantura dalam keadaan lancar bisa mencapai hingga 1 jam lebih.

“Mudah-mudahan jalan tol ini, dapat mengurangi kemacetan pada masa liburan dan hari raya Idul Fitri yang kerap terjadi tiap tahun,” harap Harya.(Tantan Sulton Bukhawan/Koran SI/mbs)

Dephub: Tol Kanci – Pejagan Laik Operasi
“Secara prinsip sudah oke. Tinggal tiga catatan saja yang masih harus diselesaikan BTR.”
MINGGU, 27 DESEMBER 2009, 09:32 WIB
Antique

(VIVAnews/Muhammad Firman)
BERITA TERKAIT
Sandiaga Uno Geram dengan Mafia Tanah
Mandiri, Bank Penyalur Kredit Tol Terbesar
Tol Trans Jawa Ditargetkan Selesai 2014
Bakrie Toll Kebut Pembangunan Kanci-Pejagan
Bangun Tol Kanci, Bakrie Rekrut Tenaga Lokal
Web Tools

VIVAnews – Departemen Perhubungan menilai ruas tol Kanci-Pejagan milik PT Bakrie Tol Road (BTR) sepanjang 35 km yang menghubungkan Jawa Barat dengan Jawa Tengah, siap dilalui kendaraan.

“Secara prinsip sudah oke. Tinggal tiga catatan saja yang masih harus diselesaikan BTR selaku operator Tol Kanci-Pejagan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso melalui siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Minggu, 27 Desember 2009.

Hal itu, kata Suroyo, terkait dengan telah diserahkannya secara resmi (Profesional Hand Over/PHO) jalan Tol Kanci-Pejagan dari kontraktor pembangunan fisik PT Adhi Karya Tbk kepada Bakrie Toll Road pekan lalu, yang menandai rampungnya pembangunan fisik Tol Kanci – Pejagan.

Tahap awal pemeriksaan Uji Laik Operasi yang dilakukan Tim Departemen Perhubungan terhadap Tol Kanci-Pejagan menunjukkan kondisi fisik ruas tol tersebut sudah laik operasi, tinggal tiga catatan yang harus diselesaikan.

Ditjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan telah menurunkan tim untuk melaksanakan pemeriksaan awal pada 22-23 Desember 2009.

Menurut Suroyo, tim tersebut akan kembali mengecek, setelah seluruh catatan yang disampaikan pada pemeriksaan awal sudah dipenuhi seluruhnya.

Ditjen Hubdat menyampaikan tiga syarat yang harus diselesaikan sebelum tol resmi beroperasi, di antaranya penambahan pagar pengaman (guardrail) pada daerah dengan ketinggian tiga meter, penambahan rambu dan marka jalan, serta pemasangan pita kejut.

Kahumas Ditjen Hubdat Djoko Laksono menambahkan, pelaksanaan Uji Laik Operasi atas ruas tol tersebut melibatkan tiga tim lintas departemen yang bertugas melakukan pemeriksaan kelaikan jalan. Yaitu tim manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) dari Ditjen Hubdat, tim konstruksi jalan dan jembatan (berada di bawah Departemen PU dan BPJT), serta tim administrasi dan pengoperasian (Departemen PU dan BPJT).

Bila semua rekomendasi telah diselesaikan operator, Dirjen Hubdat akan segera mengirim surat persetujuan kepada Departemen PU dan BPJT, yang menyatakan bahwa dari aspek manajemen lalu lintas, ruas Kanci-Pejagan telah memenuhi kelaikan sebagai jalan tol.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Bakrie Tol Road Harya M Hidayat menyambut positif atas rekomendasi yang disampaikan Departemen Perhubungan. Dia memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan pemerintah agar ruas tol kanci-Pejagan yang menghabiskan dana investasi sebesar Rp 2,1 triliun itu bisa beroperasi secepatnya, sesuai target 100 hari Departemen PU.

Harya juga siap memenuhi seluruh kriteria yang diperlukan guna memenuhi standar ULO (Uji Layak Operasi). “Insya Allah dalam waktu dekat kami dapat segera beroperasi,” kata dia.

Menurutnya, manajemen BTR sudah berkoordinasi penuh dengan berbagai pihak termasuk kontraktor pembangunan fisik PT Adhi Karya untuk segera memenuhi rekomendasi Ditjen Hubdat.

Harya manambahkan, saat ini manajemen BTR juga telah melakukan pelatihan kepada sekitar 115 karyawan calon pegawai tol, yang sebagian besar SDM nya berasal dari penduduk di sekitar areal tol.

Selain telah merampungkan berbagai kelengkapan tol utama, Bakrie Toll Road juga sedang menyelesaikan pembangunan area peristirahatan (rest area), serta sentra usaha kecil menengah (UKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar jalan tol.

Seperti diketahui, pekan lalu, kontraktor pembangunan fisik PT Adhi Karya telah menyerahkan secara resmi (PHO) jalan Tol Kanci-Pejagan kepada Bakrie Toll Road. Seluruh kelengkapan tol Kanci-Pejagan, mulai dan badanjalan, bahu jalan, penunjuk arah, marka jalan, gerbang tol, serta kantor operasi seluruhnya sudah selesai dikerjakan kontraktor.

Bakrie Toll Road, kata Harya, secara resmi telah mengirimkan surat kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk menurunkan Tim Teknis Uji Layak Operasi.

BPJT pun hari Selasa lalu, telah menjawab surat itu dan berjanji menurunkan tim.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: