Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Desember 28, 2009

cepek (doank) bwat 1 saham dewa : 281209

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 10:23 pm

Darma Henwa Incar Proyek Newmont
Perusahaan kini masih mengantongi 2 kontrak dari Arutmin Indonesia dan Kaltim Prima Coal.
SENIN, 28 DESEMBER 2009, 20:02 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa

ilustrasi pertambangan
BERITA TERKAIT
Darma Henwa Beli 11% Saham Pendopo Coal
Saham Darma Henwa Bergerak Tak Wajar
Web Tools

VIVAnews – Kontraktor batu bara, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengincar pengerjaan proyek PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Sementara itu, sepanjang 2010, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 20 persen dibanding 2009.

“Kami akan menuju ke sana (kontraktor Newmont) jika peluangnya ada,” kata Direktur Utama Darma Henwa Adwin H Suryohadiprojo pada paparan publik perusahaan di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Senin 28 Desember 2009.

Adwin menambahkan, perusahaan kini masih mengantongi dua kontrak dari PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal, anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Direktur Darma Henwa Gani Bustan menambahkan, perusahaan menargetkan pendapatan hingga akhir 2010 sebesar US$ 269,42 juta, atau tumbuh 20 persen dibanding estimasi pendapatan sepanjang 2009 senilai US$ 224 juta.

Sementara itu, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) diperkirakan terdongkrak 50 persen menjadi US$ 77,29 juta.

Total material kasar (raw material) perusahaan (overburden) sepanjang 2010, Gani berharap, dapat mencapai 92,4 miliar meter kubik (billion cubic meter/bcm), atau tumbuh dibanding 2009 sebanyak 44,4 bcm.

Rights Issue
Sementara itu, pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) hari ini, pemegang saham menyetujui rencana penawaran umum terbatas (PUT) saham perusahaan. Perusahaan berniat menawarkan 6.243.923.928 saham biasa seharga Rp 100 per unit dengan nilai nominal Rp 100.

Secara akumulasi, dana yang dapat dihimpun diperkirakan sekitar Rp 624,39 miliar. Setiap pemegang lima saham berhak atas dua hak memegang efek terlebih dahulu (HMETD).

PT Danatama Makmur bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) atas rencana rights issue tersebut. “Dana hasil rights issue akan dipakai untuk mengurangi utang,” kata Gani.

Perusahaan akan membayar utang hingga US$ 45 juta dari total utang konsorsium US$ 120 juta. Sisa utang perseroan paska rights issue diharapkan menjadi US$ 75 juta.

Meski demikian, Gani mengakui, upaya restrukturisasi utang menyebabkan Darma Henwa menunda pembayaran ke semua pemasok. Hal itu menghambat pasokan suku cadang dan penurunan produksi.

“(Ini karena) persediaan broken material kami terganggu,” kata dia.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Right Issue DEWA Disetujui
Senin, 28 Desember 2009 – 19:03 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Pemegang saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) telah menyetujui penerbitan saham baru dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) I sebesar 6.243.923.928 saham biasa yang berasal dari portepel.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur DEWA Gani Busten dalam paparan publik di Hotel Ritz Carlton, Kunintan, Jakarta, Senin (29/12/2009).

“Di mana harga pelaksanaan Rp100 per lembar, dan harga nominal Rp100. Secara akumulasi, dana yang dapat dihimpun diperkirakan sebanyak Rp624.392.392.800,” katanya.

Setiap lima saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham tertanggal 11 Januari 2009, pukul 16.00 WIB, maka pemegang saham mempunyai dua Hak Memegang Efek Terlebih Dahulu (HMETD) guna dua saham yang ditawarkan dengan harga penawaran Rp100.

Dalam right issue kali ini, PT Danatama Makmur bertindak sebagai pembeli siaga. Jika alokasi saham yang ditawarkan terdapat sisa, maka Danatama akan mengambil seluruh saham dengan harga penawaran awal Rp100 per lembar.

Dana hasil PUT I ini, sebagian besar akan digunakan untuk pelunasan utang perseroan. Porsi PUT I untuk membayar utang, berkisar 68,47 persen. Sisanya, 7,61 persen untuk pembelian alat berat dan 23,93 persen sebagai penambah modal kerja perseroan.
(ade)

28/12/2009 – 19:23
Harga Nominal PUT I DEWA Rp100
Agustina Melani

INILAH.COM, Jakarta – Penerbitan saham baru dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) I PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) telah disetujui dengan harga nominal Rp100 per lembarnya.

Harga tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang digelar petang ini. Adapun jumlah saham yang akan diterbitkan sebanyak 6.243.923.928 saham biasa, dengan harga pelaksanaan Rp 100 per lembar, dan harga nominal Rp 100.

Menurut Direktur Utama PT Darma Henwa Tbk Adwin Suryohadiprosojo, secara akumulasi, dana yang dapat dihimpun diperkirakan sebanyak Rp 624.392.392.800. “Saham berasal dari saham portepel , dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI),” ujar Adwin usai RUPSLB tersebut. Ia juga mengatakan, pelaksanaan rights issue ini diharapkan bisa memperkuat modal kerja DEWA.

Setiap 5 saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham tertanggal 11 Januari 2009 pada pukul 16.00 WIB, maka pemegang saham mempunyai dua HMETD (Hak Memegang Efek Terlebih Dahulu) guna dua saham yang ditawarkan, dengan harga penawaran Rp 100.

Perseroan menunjuk PT Danatama Makmur sebagai pembeli siaga. “Jika alokasi saham yang ditawarkan terdapat sisa, maka Danatama akan mengambil seluruh saham dengan harga penawaran awal Rp 100 per lembar,” paparnya.

Penggunaan dana hasil PUT I ini, sebagian besar akan digunakan untuk pelunasan hutang perseroan. Porsi PUT I untuk membayar hutang, berkisar 68,47%. Sisanya, 7,61% untuk pembelian alat berat dan 23,93% sebagai penambah modal kerja DEWA. [mre/hid]
26/11/2009 – 10:14
DEWA Rights Issue Maksimal 6,24 Miliar Saham

(inilah.com/Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) akan melakukan rights issue melalui penawaran umum terbatas I (PUT I) kepada para pemegang saham dalam rangka penerbitan HMETD sebanyak-bantaknya 6,24 miliar saham.

Dalam prospektus Perseroan yang dipublikasikan Kamis (26/11) disebutkan nilai nominal sahan tersebut seharga Rp100, sehingga nilai seluruh saham mencapai Rp624,39 miliar yang berasal dari saham portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

HMETD ini akan diperdagangkan di Bursa mulai 13-19 Januari 2010. Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) maksimal 28,57% setelah pelaksanaan HMETD.

Per Juni 2009, DEWA berhasil mencatatkan laba bersih senilai US$221 ribu, aset US$487,26 juta, dan kewajiban US$207,94 juta. [cms]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: