Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Januari 1, 2010

kePUTUSan rupslb ENRG … 010110

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:59 am

Kamis, 31 Desember 2009 | 19:00

AKSI KORPORASI ENERGI MEGA PERSADA

Kantongi Ijin Bapepam-LK, ENRG Gelar RUPSLB

JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akhirnya bisa menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini (31/12), setelah memperoleh izin efektif penerbitan saham baru alias rights issue dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Dalam RUPSLB ini, Energi berhasil mendapat persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan 26,18 miliar saham baru dengan harga Rp 185 per saham.

Direktur Utama ENRG Imam P. Agustino mengatakan, lewat hajatan ini ENRG menargetkan dapat mengantongi dana Rp 4,84 triliun. “Dana itu akan digunakan untuk membiayai akuisisi 10% hak pengelolaan Blok Masela, modal kerja, dan pelunasan utang,” jelasnya.

Rinciannya, 20,51% dari hasil rights issue atau Rp 945,1 miliar untuk membiayai akuisisi 10% hak pengelolaan Blok Masela PSC dari

INPEX. Sebanyak 51,29% atau Rp 2,36 triliun digunakan untuk membayar utang. Sedang alokasi dana rights issue untuk belanja modal dan tambahan modal kerja sebesar Rp 908,8 miliar.

Saat ini, ENRG memiliki pinjaman sejumlah US$450 juta. Dengan pelunasan utang sebanyak Rp 2,36 triliun atau sekitar US$ 250 juta dari dana hasil rights issue, maka utang ENRG tersisa US$ 200 juta.
Untuk sisa utang ini, Imam menjelaskan, perusahaan belum memiliki rencana untuk mengkonversi. Untuk catatan, utang Energi ini akan jatuh tempo pada tahun 2013.

Selain itu, ENRG juga berencana menggunakan dana hasil penerbitan waran Seri I yang dilakukan bersamaan dengan rights issue untuk dipinjamkan kepada anak usahanya.

“Akan kami pinjamkan untuk membiayai modal kerja. Seperti ongkos pengeboran sumur serta keperluan lain,” paparnya.

Irma Yani
Kamis, 31/12/2009 14:39 WIB

Energi Mega terbitkan 26,18 miliar saham baru

oleh : Bambang P. Jatmiko

JAKARTA (Bisnis.com): Pemegang saham PT Energi Mega Persada Tbk menyetujui rencana perseroan menggelar penawaran umum terbatas II dengan menerbitkan 26,18 miliar saham baru.

Direktur Utama Energi Mega Imam P. Agustino menuturkan dana yang diperoleh dari aksi korporasi itu sebesar Rp4,84 triliun atau setara US$502 juta.

Dana yang diperoleh itu akan digunakan untuk akuisisi 10% saham Blok Masela dari INPEX sebesar US$100 juta atau Rp945,1 miliar, pelunasan utang kepada Credit Suisse sebesar US$250 juta atau sekitar Rp2,36 triliun, pembayaran biaya keuangan Rp390,3 miliar serta belanja modal Rp908,8 miliar.

“Akuisisi Blok Masela memungkinkan kami akan mendapatkan peningkatan revenue yang signifikan, meskipun blok tersebut baru berproduksi pada 2016. Kami juga akan membayar kewajiban ke Credit Suisse, sehingga utang kami kepada kreditur tersebut tinggal US$200 juta setelah pembayaran itu,” ujarnya hari ini.

Dalam penerbitan saham baru itu, perseroan dibantu oleh PT Danatama Makmur dan PT Madani Securities sebagai pembeli siaga. Selain itu, pemegang saham Energi Mega, PT Bakrie Brothers Tbk, juga telah menyatakan komitmen untuk membeli saham baru yang akan diterbitkan itu.

Dengan penerbitan saham baru itu, jumlah modal dasar menjadi Rp5,5 triliun dari sebelumnya Rp55 miliar.(yn)

bisnis.com

Kamis, 31/12/2009 12:12 WIB
Pemegang Saham ENRG Setujui Rights Issue Rp 4,84 Triliun
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Pemegang saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah menyetujui penerbitan saham baru dalam penawaran saham terbatas (PUT) sebanyak 26.183.297.040 saham baru, dengan harga yang ditetapkan sebesar Rp 185 per lembar.

Jika seluruh saham terserap, maka perkiraan dana yang didapat berkisar Rp 4,84 triliun. Rencananya hasil penawaran saham diperuntukkan sebagai penambah modal kerja dan pembayaran hutang jatuh tempo. Selain itu, dana juga diperuntukkan sebagai pembayaran atas akuisisi blok Masela.

“Penggunaan dana hasil PUT II sebesar Rp 945,1 miliar atau US$ 100 juta untuk akuisisi 10% blok masela PSC dari Inpex. Penambahan belanja modal Rp 908,8 miliar dan pembayaran biaya keuangan Rp 390,3 miliar atau US$ 41,3 juta,” kata Direktur Utama PT Energi Mega Persada Tbk. Imam P. Agustino seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Balai Kartini Jakarta (31/12/2009).

Selaku pembeli siaga, perseroan menunjuk PT Danatama Makmur dan PT Madani Securities. Mereka siap menyerap keseluruhan saham, jika pemegang saham lama tidak menyerap secara keseluruhan.

“Dana yang akan kami dapatkan semua dan Danatama dan Madani. Nanti akan lewat mereka semua,” kata VP Capital Markets Herwin W. Hidayat.

Rasio penawaran saham baru adalah 11:20. Artinya setiap pemegang 11 saham lama, maka melekat hak atas pembeluan 20 saham baru. Perseroan juga menyertakan penerbitan Waran dengan harga Rp 190 per lembar. Rasio waran adalah 16:3, yaitu sabanyak 16 saham lama, pemegang saham berhak atas pembelian 3 waran.

Dalam RUPSLB, sebanyak 51% pemegang saham hadir dan menyetujui PUT II ini. Saat ini seluruh saham ENRG sebanyak 14,4 miliar saham.

Masa perdagangan dan pelaksanaan right issue dijadwalkan 15 Januari – 8 Februari 2010. Pasar reguler dan negosiasi terjadi pada 8 Januari 2010, sedangkan pasar tunai pada 13 Januari 2010.

Sedangkan tanggal pelaksanaan perdagangan tanpa right issue di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan 11 Januari 2010 dan pasar tunai 14 Januari tahun yang sama. Tanggal pencatatan (recording date) pada 13 Januari 2010 dan distribusi right issue 14 Januari 2010. Pencatatan di bursa efek Indonesia direncanakan pada 15 Januari 2010.

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) telah menyatakan akan mengeksekusi setidaknya 4.931.691.366 saham baru ENRG. Dana yang disiapkan BNBR sebanyak Rp 912,362 miliar.

Saat ini kepemilikan BNBR di ENRG sebanyak 6.221.151.377 saham atau setara dengan 43,2% dari total saham ENRG saat ini. Setelah rights issue, kepemilikan BNBR di ENRG akan menjadi 11.152.842.743 saham atau setara dengan 27,48% dari jumlah saham ENRG usai rights issue. Kepemilikan BNBR akan menyusut 15,72%.

(wep/dro)

Right Issue, Utang ENRG Tinggal USD200 Juta

Kamis, 31 Desember 2009 – 11:43 wib

Right Issue, Utang ENRG Tinggal USD200 Juta
Kamis, 31 Desember 2009 – 11:43 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – PT Energy Mega Persada Tbk (ENRG) akan membayar utangnya sebanyak USD250 juta kepada Credit Suisse dengan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) II (right issue).

Menurut Chief Financial Officer ENRG Didit Ratam, sisa utang perseroan kepada Credit Suisse nantinya tinggal USD200 juta. “Utang kita kepada Credit Suisse adalah sebesar USD450 juta, jadi sisa USD200 juta,” katanya usai RUPSLB di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (31/12/2009).

Selanjutnya, utang yang tersisa tersebut akan jatuh tempo pada 2013 mendatang. Selain itu, perseroan telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melakukan PUT II.

Selain untuk membayar utang, dana hasil right issue akan dipergunakan untuk mengakuisisi 10 persen blok Masela dari Inpex senilai USD100 juta, pembayaran biaya keuangan USD41,3 juta, dan belanja modal (capex) sebesar USD908,8 miliar.

Dalam rangka PUT II tersebut, akan dilakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atas 26,183 juta lembar sahamnya. Nilai nominal per saham tersebut adalah Rp100 per saham dan ditawarakan dengan harga Rp185 per saham. Sehingga, seluruh saham tersebut akan berjumlah Rp4,843 triliun.

Setiap pemegang 11 saham perseroan, akan mempunyai 20 HMETD untuk membeli 20 saham baru. Pada setiap 16 saham baru tersebut, akan melekat tiga waran seri I yang diberikan sebagai insentif.

Total waran tersebut adalah sebanyak 4,9 miliar lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp190, sehingga seluruhnya berjumlah Rp932 juta. Pembeli siaga dari right issue ini adalah PT Danatama Makmur sebanyak-banyaknya 17,1 juta lembar saham dan PT Madani Securities sebanyak-banyaknnya 4,041 juta lembar saham.

Tanggal pencatatan dalam HMETD (recording date) pada 11 Januari 2010, distribusi HMETD 12 Januari. Tanggal pencatatan HMETD dan waran seri I di bursa 13 Januari, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD 13-26 Januari, tanggal penjatahan 29 Januari, distribusi saham 15-28 Januari 2010, periode perdagangan 13 Januari 2010-10 Januari 2013, pelaksanaan waran 14 Juli 2010-11 Januari 2013.
(ade)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: