Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Januari 11, 2010

elty pasti IJoo MATANYA (2) : 110110

Filed under: ELTY, jalan tol n properti — bumi2009fans @ 6:36 am

Senin, 11/01/2010 00:00 WIB

Asing gairahkan emiten properti
Revisi PP No. 41/1996 diperkirakan keluar Mei

oleh :

JAKARTA: Rencana revisi peraturan pemerintah yang memberikan kelonggaran bagi orang asing untuk memiliki properti di Tanah Air diperkirakan berdampak positif terhadap saham perusahaan properti.

Presiden Direktur PT Reliance Securities Orias Petrus Moedak menuturkan jika revisi itu terealisasi, secara otomatis membuat emiten properti semakin memiliki pangsa pasar yang lebih luas dari yang ada selama ini.

“Kebijakan itu tentunya harus didukung oleh definisi mengenai orang asing yang boleh memiliki properti di Tanah Air. Definisi itu harus jelas,” ujarnya kepada Bisnis kemarin.

Menurut dia, selama ini harga properti di Indonesia masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Singapura dan Hong Kong. Masuknya asing ke sektor properti diharapkan bisa mendorong harga properti.

“Menjadi sesuatu yang luar biasa jika harga properti di Indonesia bisa menyentuh setengah dari harga di Singapura dan di Hong Kong. Namun, yang juga harus diperhatikan adalah dampaknya kepada rakyat yang selama ini masih mengalami kesulitan untuk memiliki rumah.”

Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa pekan lalu mengatakan revisi Peraturan Pemerintah No.41/1996, tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia, bisa diwujudkan pada Mei-Juni tahun ini.

Dia mengatakan harus ada revisi aturan itu yang mengizinkan properti bisa dimiliki hingga 25 tahun oleh orang asing yang berkedudukan di Indonesia menjadi orang asing yang cukup 14 hari dalam setahun berada di Indonesia dengan penggunaan hak hingga 70-100 tahun.

Ketua DPD Realestate Indonesia (REI) Sumut Rusmin Lawin menambahkan kepemilikan rumah bagi orang asing di Indonesia harus ditinjau karena pasar properti akan terintegrasi dengan pasar properti dunia.

Kran kepemilikan

Menurut dia, pemerintah harus konsisten membuka keran kepemilikan rumah mewah di Indonesia karena Singapura, Malaysia, Thailand, dan bahkan Vietnam menawarkan properti kepada ekspatriat asing di negara tersebut dengan cara yang menarik. “Jangan lagi sekadar hak pakai, tetapi bisa mendapatkan hak milik,” ujarnya.

Dia mencontohkan di Singapura ada sekitar 10.000 orang ekspatriat yang tinggal dan membeli properti di negara pulau itu. Malaysia, lanjutnya, juga mempermudah kepemilikan properti di negaranya dengan menjalankan konsep hunian kedua.

Analis BNI Securities M. Alfatih menambahkan jika peraturan pemerintah mengenai kepemilikan asing di properti dilonggarkan, hal itu akan mendorong minat pemodal terhadap emiten properti.

“Permintaan terhadap tempat tinggal terus mengalami kenaikan. Ditambah asing bisa memiliki properti, akan membuat emiten properti semakin menarik.”

Selama ini emiten properti kurang menarik investor, lantaran kapitalisasi bisnis yang kecil dan pendanaan untuk kepemilikan rumah yang kurang memadai.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, rata-rata imbal saham emiten properti selama 2009 sebesar 79%, atau lebih rendah dari indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mencapai 86%.

Pertumbuhan tertinggi emiten properti selama tahun lalu dicatat oleh saham PT Bumi Serpong Damai Tbk yang naik 867%, dan disusul oleh saham PT Summarecon Agung Tbk 245%.

Permintaan kondominium

Analis PT CIMB Securities Tbk Lydia Toisuta dalam risetnya yang dirilis 8 Januari mengatakan rencana pemerintah melonggarkan peraturan tersebut berpotensi mendongkrak permintaan terhadap kondominium secara menyeluruh. “Hal itu bisa memacu pertumbuhan ekonomi dan menarik dana asing ke Indonesia,” ungkapnya dalam laporan itu.

Menurut analis itu, lebih dari 83.000 ekspatriat di Indonesia diperkirakan berpotensi menjadi investor pada 2008. Pelonggaran aturan itu bisa membuat mereka yang selama ini menyewa bisa mencari tempat tinggal di Indonesia hingga lebih dari 10 tahun.

Dengan asumsi 100% dari ekspatriat itu membeli satu unit kondominium seharga US$110.000, potensi investasi bisa mencapai US$9,31 miliar. Jumlah orang asing terus meningkat sejak 2001. (lihat ilustrasi).

Riset itu mengungkapkan PT Ciputra Development Tbk dengan proyeknya Ciputra World Jakarta bisa diuntungkan jika revisi itu terwujud, disusul PT Lippo Karawaci Tbk. Ciputra World menjual kondominium untuk kelas atas senilai Rp11 miliar (US$1,2 juta) dengan ukuran 400 m2 per unit.

Proyek tersebut, lanjutnya, belum diluncurkan karena perseroan masih menunggu pemulihan ekonomi. CIMB yakin waktunya tepat bagi Ciputra meluncurkan proyek tersebut di tengah regulasi baru itu pada semester I/2010.

PT Bakrieland Development Tbk secara tidak langsung diuntungkan dari realisasi pelonggaran kepemilikan asing atas properti. Emiten grup Bakrie ini memasarkan produk kondominiumnya untuk kalangan menengah.

“Kami yakin Bakrieland ke depan meluncurkan kondominium untuk kalangan atas di kawasan CBD,” katanya. (A. Dadan Muhanda) (bambang.jatmiko@bisnis.co.id/arif. gunawan@bisnis.co.id/master.sihotang @bisnis.co.id)

Oleh Bambang P. Jatmiko, Arif Gunawan S. & Master Sihotang

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Iklan

2 Komentar »

  1. Hi,saya nn,
    Dengan adanya revisi tsb,maka akan dipastikan saham elty bakal tembus ke level 500
    Apalagi proyek kondo elty yg berada di area bali,otomatis pembelinya sebagian besar orang asing dan membawa dollar.
    Pada saat ini di canada,china,singapore harga property sudah beranjak naik,sisa menunggu waktu properti di indonesia bakal booming.
    Beberapa investor dari negeri singa sudah mulai membidik saham elty,karena mereka keluar dari thailand dan masuk ke indonesia yang masih memberikan keuntungan yg cukup menjanjikan di emerging markets.

    Komentar oleh NN — Januari 13, 2010 @ 5:06 am

  2. ekspektasi pasar properti secara umum memang menjadi lebe baek 2010 ini … persoalannya, apakah perbankan siap? karena suku bunga kredit AMAT berpengaruh terhadap permintaan properti … tentu saja pemulihan ekonomi amrik yang termasuk pertumbuhan pasar propertinya juga sangat dinantikan …

    Komentar oleh bumi2009fans — Januari 13, 2010 @ 7:12 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: