Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Januari 15, 2010

lokal @ the bakries, lage … 150110

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 11:59 am

15/01/2010 – 10:33
Aksi Beli Grup Bakrie
Asing Takluk, Investor Lokal Berjaya
Susan Silaban

INILAH.COM, Jakarta – Pada perdagangan selama empat hari berturut-turut, investor lokal menguasai pembelian dan penjualan saham Grup Bakrie. Ini membuktikan investor lokal percaya pada market.

Berdasarkan penelusuran INILAH.COM inilah aksi beli dan aksi jual saham di bawah komando Bakrie ini antara lain;

Saham Bakrieland Development Tbk (ELTY) banyak diperjual belikan oleh investor lokal dengan aksi beli sebanyak 494.148.000 dengan frekuensi 3.217 kali, sayang investor asing hanya membeli 91.168.500 dengan frekuensi 398 kali.

Sebaliknya, aksi jual pun dipimpin oleh investor lokal yang menjual sebanyak 584.776.500 lembar saham dengan frekuansi sebanyak 3.593 kali sedangkan asing hanya menjual 540.000 dengan frekuansi sebanyak 13 kali.

Hal yang sama pun terlihat untuk transaksi perdagangan BUMI. Investor lokal pun habis memborong saham Bumi, sedangkan asing masih menahan. Lokal memborong 174.709.000 saham dengan frekuensi 4.940 kali, sayang asing hanya beli 57.753.000 lembar saham dengan frekuansi 1.355 kali.

Begitu juga dengan aksi jual masih dijuarai lokal. Lokal jual 200.822.000 lembar saham dengan frekuansi 6.092 kali, sedangkan asing hanya 31.640.000 dengan frekuansi sebanyak 203 kali.

Ternyata, lokal masih merajai pembelian dan penjualan saham BTEL. Lokal membeli sebanyak 240.067.000 dengan frekuensi 1.294 kali sedangkan asing hanya 11.500.000 dengan frekuansi 14 kali.

Begitu juga terlihat dengan aksi jual, lokal masih mempimpin dengan menjual 246.567.000 lembar saham dengan frekuansi 1.306 kali, sayang asing hanya menjual 5.000.000 lembar saham dengan frekuansi sebanyak 2 kali.

Aksi jual dan beli oleh lokal pun terlihat di saham UNSP. Investor lokal habis memborong anak usaha Bakrie ini dengan pembelian sebannyak 38.263.500 lembar saham dengan frekuensi sebanyak 831 kali, sedangkan investor asing hanya 5.000.000 lembar saham dengan frekuansi 88 kali.

Sayang, lagi-lagi lokal habis menjual saham UNSP sebanyak 34.443.000 lembar saham dengan frekuensi sebanyak 816 kali sedangkan asing hanya menjual 8.820.500 lembar saham atau 103 kali.

Untuk saham BNBR, lokal pun masih menjuarai pembelian dan penjualan saham BNBR. Asing hanya beli 34.789.000 lembar saham atau 127 kali, sedangkan lokal memborong habis 835.372.500 lembar saham atau 4.097 kali.

Untuk aksi jualnya, lokal pun masih bernyali menjual sebanyak 499.731.000 lembar saham atau sebanyak 3.143 kali sedangkan asing hanya menjual 370.439.500 atau 1.081 kali.

Hal yang saham pun terlihat pada aksi beli saham ELTY. Lokal masih menguasai pembelian 135.480.500 lembar saham atau 1.445 kali, sedangkan asing hanya 1 juta lembar saham atau 2 kali.

Sedangkan, aksi jual pun masih dipimpin oleh lokal dengan menjual 134.444.500 lembar saham atau sebanyak 1.423 kali sedangkan asing hanya menjual 2.036.000 atau 24 kali.

Jika, disimpulkan berarti pada perdagangan kemarin, investor lokal kembali menjadi raja di negeri sendiri dengan membeli saham seribu umat di bawah komando Bakrie. Apakah hari ini investor lokal pun melakukan hal yang saham pada Grup Bakrie? [san/cms]

Iklan

6 Komentar »

  1. Terimakasih Informasi Dan Tulisannya. Kunjungi juga Semua Tentang Pakpak di GETA_PAKPAK.COM
    http://boeangsaoet.wordpress.com

    Komentar oleh SAUT BOANGMANALU — Januari 17, 2010 @ 11:01 pm

    • viva ekonomi LOKAL, semoga bukan untuk gontok2an melulu dah …

      Komentar oleh bumi2009fans — Januari 18, 2010 @ 6:20 am

  2. Hi teman-teman investor. Memang anomaly lagi terjadi di saham BUMI. Selagi harga batubara Australia telah mencapai USD 103/mt, masih saja harga saham BUMI di Rp. 2775. Bila kita kembali ke tahun 2008 lalu, saat harga batubara Australia mencapai USD 100/mt harga saham BUMI telah mencapai Rp 5000 an.

    Saat ini bahkan untuk future cash flow lebih menjanjikan daripada di tahun 2008 lalu, yang dikarenakan projeksi produksi yang akan terus meningkat dan cadangan batubara yang bertambah (karena akuisisi BUMI atas tambang baru di tahun 2009 lalu).

    Nah kenapa harga BUMI saat ini belum dapat mencapai level tahun 2008 (Rp. 5000 an) lalu ketika harga batubara telah mencapai USD 100/mt?

    Komentar oleh Herman — Januari 20, 2010 @ 4:44 pm

  3. kayanya terkait aksi korporasi obligasi tukar dengan cic kale dan aksi terkait RI anak2 usaha bnbr laennya … soalnya taon lalu saat ada seorang investor yang (tampaknya) marah-marah karena harga saham bumi cuma diekspektasikan ke 4000 … trus gw berkomentar: kayanya persoalan akut adalah UTANK dan repo maseh menahan laju bumi … nah, saat ini gw seh uda biasa dah dengan anomali saham bumi … bwat pembanding baca2 posting ini : http://petajalaninvestasigw.blogspot.com/2010/01/produksi-dan-penjualan-bumi-nanjak-bumi.html dan http://petajalaninvestasigw.blogspot.com/2010/01/maseh-ada-yang-percaya-3000-di-bumi.html

    Komentar oleh bumi2009fans — Januari 20, 2010 @ 5:11 pm

  4. Saham BUMI salah satu saham milik Bakrie,saham sejuta umat N perlu dicermati para investor kalau mo main disaham Bakrie hati-hati kalau terjebak.

    Komentar oleh farikha — Juni 17, 2010 @ 11:58 am

    • blog anda bisa ditingkatkan dengan memberikan juga masukan langsung soal2 terkait saham apa pun, bukan cuma memberikan kesempatan berkomunikasi lewat hp dan telp … itu sih cuma usul aja 🙂

      Komentar oleh bumi2009fans — Juni 17, 2010 @ 11:43 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: