Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Januari 29, 2010

bnbr berutank pake tumbal … 290110

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 9:59 am

Bakrie & Brothers Jaminkan Anak Usaha
29/01/2010 08:19:54 WIB
Oleh Yohana SP Philips

JAKARTA, INVESTOR DAILY
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) bakal menjaminkan saham anak usaha terkait emisi obligasi tukar (exchangeable bond/XB) senilai US$ 200 juta. Surat utang tersebut akan diterbitkan pada kuartal I-2010.

“Obligasi nantinya akan dikombinasikan dengan equity linked notes (ELN) yang akan menjaminkan saham salah satu anak usaha perseroan,” kata Managing Director Bakrie & Brothers Bobby Gafur Umar, usai pelantikan pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Rabu (27/1) malam.

Exchangeable bond adalah obligasi yang membolehkan penerbitnya untuk menukar portofolio saham yang dimilikinya dengan surat utang tersebut. Sedangkan obligasi konversi (convertible bond/CB) hanya bisa ditukar dengan saham perusahaan penerbit obligasi.

Menurut Bobby, pihaknya masih memroses penerbitan exchangeable bond, sehingga dia tidak bisa menyebutkan nama anak usaha yang akan dijaminkan. Saat ini, Bakrie & Brothers menguasai 18,6% saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan 41,8% saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP). Selain itu, perseroan memiliki 49% saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), 43,2% saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan 21% saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

Bakrie & Brothers akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi senilai US$ 200 juta untuk melunasi utang jangka pendek, pelaksanaan hak rights issue Bakrie Sumatera dan Energi Mega Persada, serta pembiayaan investasi lainnya.

Bobby mengatakan, pihaknya telah menyeleksi enam perusahaan untuk menjadi pengatur dan penjamin (arranger) emisi obligasi tukar berskala global tersebut. “Kami sedang negosiasi dengan arranger. Saat ini, jumlah arranger sudah berkurang dari enam perusahaan menjadi dua saja,” ujarnya.

Bakrie & Brothers telah menunjuk Credit Suisse dan Nomura Securities sebagai arranger emisi obligasi berjangka waktu lima tahun. Perseroan dikabarkan kemungkinan menjaminkan sebagian saham Bakrie Sumatera Plantations, anak perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan karet.

Menurut Bobby, rencana penerbitan obligasi oleh perseroan telah mendapat respons positif dari pasar, terutama investor asing. “Kami akan menyelesaikan utang-utang jangka pendek yang jatuh tempo tahun ini,” jelasnya.

Berdasarkan materi paparan publik perseroan, utang jangka pendek non-repurchase agreement (repo) mencapai Rp 1,51 triliun. Utang repo senilai Rp 220 miliar telah dilunasi belum lama ini. Sedangkan utang jangka panjang Bakrie & Brothers mencapai Rp 5,21 triliun, yang akan jatuh tempo pada 2012.

Selain menerbitkan obligasi, Bakrie & Brothers menjajaki pinjaman bank untuk menghimpun dana tahun ini. Sebelumnya, Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Eddy Soeparno mengatakan, pihaknya menginginkan pinjaman bank berjangka panjang di atas satu tahun. “Sudah ada beberapa lembaga keuangan yang menawarkan pendanaan, tetapi kami akan sangat konservatif untuk mendapatkan pinjaman baru,” kata dia, beberapa waktu lalu.

Di samping itu, kata dia, perseroan berencana menjual mayoritas saham sejumlah anak usaha kepada investor asing. Namun, Eddy enggan menyebutkan nama perusahaan tersebut.

Sumber Investor Daily pernah mengungkapkan, Bakrie & Brothers berencana melepas mayoritas saham pada PT Bakrie Pipe Industries (BPI) dan PT South East Asia Pipe Industries (SEAPI). Saat ini, perseroan menguasai secara tidak langsung 99,99% saham BPI. Sedangkan BPI memiliki 99,82% saham SEAPI dan sisanya 0,18% dikuasai secara langsung oleh Bakrie & Brothers.

Salah satu calon pembeli seluruh saham BPI dan SEAPI itu adalah Tenaris SA, perusahaan manufaktur pipa baja terbesar di dunia. Sebelumnya, Tenaris mengakuisisi 77,45% saham PT Seamless Pipe Indonesia Jaya (SPIJ) dari Bakrie & Brothers, Green Pipe International Ltd, dan PT Cakrawala Baru. Nilai transaksi pembelian saham milik Grup Bakrie itu sebesar US$ 73,5 juta.
Equity Linked Note – ELN
What Does Equity Linked Note – ELN Mean?
An instrument whose return is determined by the performance of a single equity security, a basket of equity securities, or an equity index.
… alat investasi yang imbal hasilnya ditentukan oleh unjuk kerja sebuah sekuritisasi sebuah saham saja, sekeranjang sekuritisasi saham, atawa suatu indeks saham .

Investopedia explains Equity Linked Note – ELN
In the case of a note linked to an equity index, the security would typically be called an equity index-linked note.
… kalo dikaitkan dengan indeks saham, maka namanya nota terkait indeks saham …

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: