Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Februari 2, 2010

50,08% menentukan @unsp … 020210

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 2:41 pm

UNSP: Mendapat Persetujuan Right Issue Dari Pemegang Saham, Harga Saham Malah Turun
Selasa, 02 Februari 2010 15.40 WIB

(Vibiznews – Stocks) – PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) akhirnya mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan right issue. Jumlah kourum pemegang saham akhirnya tercapai walaupun yang hadir hanya 50,08%.

Setiap pemegang saham yang memiliki dua lembar saham, berhak atas lima saham baru (right issue) yang ditawarkan (2:5), dengan harga Rp 525 per lembar. Berarti Perseroan akan mendapatkan dana sebanyak Rp 4 triliun lebih.Setiap 15 saham baru juga melekat satu waran seri II

Selasa, 02/02/2010 14:19 WIB
Bakrie Sumatera Dapat Restu Rights Issue Rp 4,963 Triliun
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – Pemegang saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah menyetujui rencana perseroan untuk menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 9,454 miliar saham baru.

Harga rights issue UNSP yang ditetapkan sebesar Rp 525 per saham atau total Rp 4,963 triliun. Dari seluruh pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB ini, hanya 50,08% yang hadir.

Demikian disampaikan Direktur Utama UNSP Ambono Janurianto seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di hotel Nikko Jalan MH Thamrin Jakarta Selasa (2/2/2010).

Selain itu, setiap pemegang saham yang memiliki dua lembar saham, berhak atas lima saham baru (right issue) yang ditawarkan (2:5), dengan harga Rp 525 per lembar. Setiap 15 saham baru juga melekat satu waran seri II yang diberikan cuma-cuma.

Tanggal terakhir perdagangan saham HMETD di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan 9 Februari 2010, sedangkan untuk pasar tunai 12 Februari 2010. Recording date rencananya pada 12 Februari 2010, dan distribusinya pada 15 Februari 2010.

Periode perdagangan dan pelaksanaan right issue pada 16-22 Februari 2010. Penjatahan di 25 Februari 2010, dan periode distribusi saham secara elektronik 18 – 24 Februari 2010.

Ia menjelaskan, dari total dana right issue Rp 4,97 triliun, sebanyak Rp 3,16 triliun digunakan sebagai dana akuisisi 9 perusahaan Grup Domba Mas. Sebanyak Rp 2,06 triliun merupakan nilai akuisisi, sedangkan sisanya, Rp 1,1 triliun disiapkan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja untuk calon anak usahanya tersebut.

Capex sebesar Rp 560 miliar akan dianggarkan perseroan, sedangkan modal kerja yang disiapkan sebesar Rp 540 miliar. Dengan persetujuan akuisisi ini, UNSP akan menanggung seluruh kewajiban yang dimiliki grup Domba Mas.

Sebagai pembeli siaga (standbuyer) dan penjamin pelaksana emisi (underwriter) perseroan menunjuk PT Danatama Makmur.

Menurutnya, total nilai kewajiban seluruh grup Domba Mas tercatat Rp 7,152 triliun. Terdiri atas pinjaman pemegang saham lama Rp 269,323 miliar, pinjaman bank senilai Rp 2,602 triliun dan pinjaman kepada pihak ketiga sekitar Rp 4,280 triliun.

Lanjutnya, total nilai kewajiban jangka pendek grup Domba Mas tercatat Rp 2,399 triliun. Namun kewajiban jangka pendek senilai Rp 45,26 miliar sudah termasuk dalam kesepakatan akuisisi, sedangkan kewajiban jangka pendek grup Domba Mas yang ditanggung UNSP masih sebesar Rp 2,353 triliun.

Selain menerbitkan saham baru, perseroan juga berencana melepas waran seri II sebanyak 630,316 juta lembar, dengan harga Rp 530 per lembar. Total dana keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 334,067 miliar.

Seluruh saham hasil pelaksanaan HMETD ataupun waran seri II merupakan saham yang dikeluarkan dari portepel perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

(wep/dro)
02/02/2010 – 14:54
RUPSLB UNSP Setujui Akuisisi & Rights Issue
Agustina Melani

INILAH.COM, Jakarta – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (UNSP) menyetujui akuisisi sejumlah perusahaan dan penawaran umum terbatas III pada Selasa (2/1).

“Persetujuan para pemegang saham ini akan memuluskan jalan perseroan untuk mewujudkan berbagai rencana strategis,” ujar Direktur Utama UNSP, Ambono Januarianto usai RUPSLB, Selasa (2/2).

Perseroan juga berencana akan menjadi perusahaan perkebunan berskala menengah-besar dengan total luas lahan 150 ribu hektar pada 2012. PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (UNSP) menawarkan saham dalam mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sejumlah 9,454 miliar saham dengan nilai nominal Rp100.

Setiap saham dengan harga pelaksanaan Rp525 dengan total target dana sekitar Rp4,963 triliun yang berasal dari saham portepel. Setiap pemegang saham mempunyai 5 HMETD untuk membeli 5 saham baru yang ditawarkan dengan harga penawaran Rp525.

Pada setiap 15 saham baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat 1 waran seri II yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham perseroan. Perseroan juga menerbitkan 630.316.155 waran seri II. Setiap saham dengan harga pelaksanaan Rp530 per saham sehingga seluruhnya berjumlah Rp334.067.562.150.

Setiap 1 waran seri II berhak membeli satu saham baru pada harga pelaksanaannya. Penggunaan dana penawaran umum terbatas ini sebesar 64,98% atau Rp3,160 triliun akan digunakan untuk peningkatan modal pada anak perusahaan tertentu untuk melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan karet serta pengolahan oleochemical.

Kedua, sebesar 25,56 persen atau sekitar Rp1,24 triliun akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan terutama terkait bisnis hulu seperti perkebunan.

Ketiga, sekitar 9,46 persen atau sekitar Rp460 miliar akan digunakan untuk tambahan modal.

Sedangkan waran seri II senilai Rp334 miliar akan digunakan perseroan sebagai cadangan dana untuk pelunasan obligasi senior secured notes yang akan jatuh tempo pada 1 November 2011.

Tang bertindak standby buyer pada penawaran umum terbatas ini PT Danatama Makmur. Perusahaan yang akan diakuisisi antara lain melalui anak usahanya PT Nibung Arthamulia yaitu PT Domas Agrointi Prima, PT Sawit Agro Perkasa, PT Sarana Industama Perkasa, PT Flora Sawita Chemindo, PT Domas Sawitinti Perdana, dan PT Domas Agrointi Perkasa. Sekitar Rp2,2 triliun untuk peningkatan modal di PT Nibung Arthamulia dan sekitar Rp1,1 triliun untuk akuisisi PT Domas Agrointi Prima.

Selain itu, anak usaha UNSP PT Grahadura Leidongprima akan mengakuisisi PT Monrad Intan Barakat, PT Julang Oca Permana dan PT Citralaras Cipta Indonesia, akuisisi tersebut membutuhkan dana Rp960 miliar.

Jadwal penawaran umum terbatas III UNSP di pasar regular dan negoisasi pada 9 Februari 2010 yang memuat HMETD dan bursa tidak memuat HMETD pada 10 Februari 2010. Sedangkan di pasar tunai bursa yang memuat

HMETD pada 12 Februari 2010 dan bursa tidak memuat HMETD pada 15 Februari 2010. [cms]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: