Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Februari 3, 2010

unsp EMANG JAGO NGUTANK, juga … 030210

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 11:15 am

BAKRIE SUMATERA PERPANJANG UTANG DOMAS, Bakrie Bangun Pabrik Petrokimia US$ 300 Juta
03/02/2010 08:49:41 WIB
Oleh Eva Fitriani

JAKARTA, INVESTOR DAILY
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melalui anak usahanya, PT Bakrie Energy International, berencana membangun pabrik petrokimia senilai US$ 300 juta atau setara Rp 3 triliun. Perseroan akan menggunakan kombinasi ekuitas dan pinjaman bank untuk mendanai pembangunan pabrik tersebut.

“Dalam enam tahun ke depan, kami butuh investasi cukup besar untuk mengembangkan industri petrokimia. Pada tahap awal kami siapkan US$ 300 juta,” kata Direktur Keuangan Bakrie Energi Yuanita Rohali di sela rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk di Jakarta, Selasa (2/2).

Yuanita menambahkan, pihaknya tengah menyusun struktur finansial dalam rangka pembiayaan proyek tersebut. Perseroan telah bertemu manajemen empat bank asal Eropa Barat untuk penjajakan pinjaman. Bakrie Energy juga akan mengundang mitra strategis. “Sudah ada calon investor strategis yang berminat, di antaranya dari Jerman, Korea, dan Timur Tengah,” tuturnya.

Bakrie Energy, menurut dia, membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan untuk menyiapkan studi kelayakan. Pabrik petrokimia yang diperkirakan mulai dibangun pada 2011 itu akan menghasilkan beberapa produk, seperti gas alam cair (liquefied natural gas/LNG), pupuk, dan amonia. “Kami masih mencari lokasi yang tepat untuk pabrik tersebut,” ucapnya.

Yuanita menegaskan, Bakrie ingin menjadi salah satu pemain besar industri kimia di dalam negeri. Itu sebabnya, Bakrie & Brothers membentuk unit usaha baru, Bakrie Energy International, guna lebih mengembangkan investasi di bidang energi. Perusahaan yang berbasis di Singapura tersebut memiliki tiga anak usaha, yaitu PT Bakrie Petro International, PT Bakrie Agro Commodity International, dan PT Bakrie Amonia International.

Dia menjelaskan, arah bisnis Bakrie Energy lebih ke usaha perdagangan (trading) dan pabrikan (manufacturing)yang bisa menjadi salah satu sumber pendapatan Bakrie & Brothers.

“Kami akan membuat industrial complex chemical business di bawah Bakrie Kimia yang bergerak di bidang produk kimia, produkperminyakan, komoditas agro, danperdagangan,” ujarnya.

Menurut Yuanita Rohali, Bakrie Energy memulai bisnis komoditas sejak Desember 2009 dengan membeli komoditas kimia dari domestik dan asing masing-masing 50%.

Perseroan menargetkan pendapatan US$ 160 juta per tahun dari bisnis kimia. Proyek kimia tersebut diharapkan mulai berproduksi dalam 2,5 tahun mendatang. “Trading-nya bisa mencapai US$ 500-600 juta tahun ini,” tandasnya.

Bakrie Sumatera
Sementara itu, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) akan memperpanjang utang anak usaha Domba Mas (Domas) Group senilai total US$ 269 juta atau setara Rp 2,69 triliun hingga jangka waktu tujuh tahun.

“Perseroan telah mendapat persetujuan prinsip dan menandatangani term condition. Tingkat bunga, tenor, dan jaminannya sudah disepakati,” kata Direktur Utama Bakrie Sumatera Ambono Januarianto.

Dia menambahkan, pihaknya sedang memproses dokumen-dokumen yang diperlukan. Domba Mas memiliki utang kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai US$ 78 juta, Credit Suisse US$ 151 juta, dan Procter & Gamble P&G sejumlah US$ 40 juta.

Direktur Keuangan Bakrie Sumatera Harry M Nadir menjelaskan, utang dari Credit Suisse, P&G, dan Bank Mandiri akan diperpanjang masing-masing hingga 5,5 tahun, lima tahun, dan tujuh tahun dengan kisaran bunga 6-8%.

Pada RUPSLB kemarin, manajemen Bakrie Sumatera mendapat persetujuan pemegang saham untuk mengakuisisi enam perusahaan oleokimia serta tiga perusahaan kelapa sawit. Pemegang saham juga menyetujui langkah perseroan menerbitkan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau saham baru (rights issue) senilai Rp 4,9 triliun. “Agenda rights issue mendapat persetujuan 99,99%, sedangkan agenda akuisisi disetujui 100%,” tutur Ambono.
Pemegang Saham Bakrie Plantations Setujui Akuisisi

Selasa, 02 Februari 2010 | 21:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -Rapat umum pemegang saham luar biasa PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk menyetujui rencana akuisisi beberapa perusahaan untuk memperluas jaringan usaha mereka.

“Maksimal sampai akhir bulan sudah finalisasi transaksi,” ujar Direktur Utama Bakrie Plantations Ambono Januarianto usai rapat di Jakarta kemarin.

Rapat juga memutuskan melepas 9 miliar saham baru untuk memuluskan jalan menjadi perusahaan perkebunan berskala menengah-besar. “Sebanyak 99 persen pemilik saham setuju untuk melepas saham baru,” katanya.

Ambono menjelaskan, dana yang dihimpun dari penawaran umum terbatas ini sekitar Rp 31,6 triliun digunakan untuk peningkatan modal pada anak perisahaan dan oleh anak perusahaan akan digunakan untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan.

“Tapi tidak seluruh dana hasil right issue akan kami gunakan untuk akuisisi. Dana juga akan digunakan untuk pengembangan usaha dan untuk tambahan modal kerja sekitar Rp 1,71 triliun,” kata Ambono.

| Arie Firdaus |

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: