Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Februari 9, 2010

politik ituuuuuuuuuu … 090210

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 5:50 pm

Serangan Angket Dibalas Kasus Bakrie
Selasa, 09 Februari 2010 | 08:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Untuk kedua kalinya dalam satu bulan terakhir, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar para pengemplang pajak diusut tuntas. “Tidak boleh dibiarkan. Harus dituntaskan,” kata Yudhoyono kemarin.

Bunyamin Saiman, Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia, menilai isyarat tegas Yudhoyono itu ditujukan kepada pelaku pengemplang pajak yang saat ini menjadi lawan politiknya.

Adalah Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar, yang tiga perusahaan tambang batu bara miliknya tengah dibelit kasus dugaan penggelapan pajak senilai Rp 1,2 triliun. Golkar merupakan salah satu partai pengusung bergulirnya Panitia Angket Century di Dewan Perwakilan Rakyat, yang bisa berujung pada pemakzulan pemerintah yang berkuasa.

Sekelompok orang dari Komite Penyelamat Harta Negara kemarin berunjuk rasa mendukung Yudhoyono mengusut kasus pajak Bakrie. “Kami mendesak agar Aburizal Bakrie ditetapkan sebagai tersangka,” kata koordinator aksi, Ibnu Jauhari.

Juru bicara Bakrie, Lalu Mara Satriawangsa, menilai pernyataan Yudhoyono tersebut tidak menyangkut Bakrie. “Tidak perlu mempolitisasi pernyataannya (Yudhoyono),” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu kepada Tempo kemarin.

Lalu Mara mengatakan menghormati apa yang disampaikan Yudhoyono dan tidak berpikir ada kaitannya dengan politik. “Pajak bukanlah instrumen politik, namun instrumen investasi,” katanya. “Berbahaya jika pajak dijadikan instrumen politik.”

DWI RIYANTO AGUSTIAR | GUATIDHA BUDIARTIE | ANTON SEPTIAN | RENNY FITRIA SARI | SETRI
EKONOMI
09/02/2010 – 17:21
Ical: Keluarga Bakrie Hanya Minoritas di Group Bakrie

Aburizal Bakrie
(Inilah.com/Agus Priatna)
INILAH.COM, Kendari – Keluarga Bakrie hanya pemegang saham minoritas di Group Bakrie. Seperti di PT Bumi Resources Tbk (BUMI), saham keluarga Bakrie hanya sebesar 7%, sedangkan selebihnya dikuasai masyarakat sebagai perusahaan go public.

Hal ini ditegaskan Aburizal Bakrie usai melantik dan mengukuhkan pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Sultra di Kendari, Selasa (9/2).

“Saya tegaskan, saham keluarga Bakrie pada semua perusahaan di bawah Group Bakrie itu minoritas, cuman menjalankan saja, tapi pemiliknya mayoritas adalah masyarakat. Jadi bisnis Bakrie bukan lagi personal, bukan lagi keluarga, melainkan menjadi institusi tersendiri, sehingga ancaman apapun yang datang terhadap perusahaan itu tidak akan mempengaruhi sikap politik saya,” ujarnya. [cms]

EKONOMI
09/02/2010 – 17:10
Ical: Saya Bukan Penunggak Pajak

Aburizal Bakrie
(Inilah.com)
INILAH.COM, Kendari – Ketua Umum Partai Golkar yang juga mantan Menko Kesra Aburizal Bakrie menegaskan, dirinya bukan penunggak pajak menyusul adanya pihak yang menyebut perusahaan di bawah Bakrie Group sebagai salah satu penunggak pajak terbesar.

“Saya bukan penunggak pajak, sebab kalau yang dimaksud adalah perusahaan dan perusahaan itu bisa berbeda pendapat dengan Direktorat Jenderal Pajak. Oleh karena itu, perbedaan itu harus diselesaikan di pengadilan,” kata Aburizal usai melantik dan mengukuhkan pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Sultra di Kendari, Selasa (9/2).

Menurut Ical, sapaan akrab Aburizal, perbedaan pendapat antara perusahaan dan Ditjen pajak belum dapat dikatakan tunggakan, karena hal itu harus diputuskan dalam pengadilan.

“Di dalam pengumuman tunggakan pajak itu, ada puluhan perusahaan penunggak pajak, dan kesemuanya membantah. Kalau yang membantah hanya satu perusahaan, kemungkinan yang salah adalah perusahaan, tapi ini keseluruhan termasuk BUMN. Oleh karena itu, yang terbaik adalah persoalan tunggakan itu diselesaikan di pengadilan, bukan di media massa,” ujar Ical.

Dalam kesempatan tersebut, selain menolak disebut penunggak pajak, Ical juga meminta pihak yang menyebut adanya pengemplang pajak yang melakukan politisasi kasus Bank Century untuk membuktikan pernyataan itu.

“Saya tidak menggerakkan politisasi, dan pernyataan seperti itu harus dibuktikan, jangan asal sampai ada kebohongan publik. Soal Century itu murni kepentingan rakyat dan tidak ada kaitannya dengan pajak,” ujarnya.

Aburizal juga menjelaskan, semua anggota partai yang duduk di parlemen adalah politisi, tetapi tidak berhak mengangkat masalah tunggakan pajak sebagai instrumen untuk menekan pemerintah.

“Kalau seumpama persoalan Bank Century ini dikatakan sebagai politisasi, maka maksud pernyataan itu ditujukan kepada siapa, saya nggak tau,” tambahnya. [*/cms]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: