Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Februari 18, 2010

asien-K @enrg, mayoritas dah …180210

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 10:56 pm

Kepemilikan Bakrie di Energi Tinggal 28 Persen
Kamis, 18 Februari 2010 | 15:20 WIB

TERKAIT:
RUPSLB ENRG Bahas “Rights Issue” dan Akuisisi
PAMA Investasi 400 Juta Dollar AS
Produksi EMP Sedikit di Bawah Target
GramediaShop: Strategi Pemasaran Asuransi Syariah
GramediaShop: Jalan Emas
JAKARTA, KOMPAS.com — Porsi kepemilikan saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) di beberapa anak usahanya selalu naik turun. Kali ini penurunan kepemilikan BNBR terjadi di PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Pascapenerbitan saham baru atau rights issue ENRG, kepemilikan BNBR di perusahaan minyak dan gas bumi itu tergerus sebesar 16,89 persen.

Herwin W Hidayat, Investor Relations ENRG, menjelaskan, setelah rights issue 26,18 miliar saham, investor publik memiliki 70,42 persen saham. “Sedangkan 28,12 persen saham dimiliki BNBR, baik secara langsung maupun tidak langsung,” katanya, kemarin. Selain itu, PT Danatama Makmur dan PT Madani Securities, selaku pembeli siaga rights issue itu, juga memiliki 1,46 persen saham Energi Mega.

Padahal, berdasarkan prospektus rights issue yang dipublikasikan akhir tahun lalu, BNBR masih menguasai 45,01 persen saham ENRG secara langsung dan tak langsung. BNBR hanya punya 0,02 persen saham secara langsung. Sedangkan 18,78 persen saham mereka miliki melalui PT Brantas Indonesia dan 26,21 persen saham lewat PT Kondur Indonesia. Artinya, pasca-rights issue, kepemilikan BNBR di ENRG terpangkas 16,89 persen.

“Turunnya kepemilikan BNBR karena tidak mengeksekusi sebagian haknya,” kata Herwin. Memang, sebelumnya, pada 9 Desember 2009 BNBR telah membuat pernyataan kesanggupan untuk membeli rights issue 4,9 miliar saham atau 18,84 persen dari total saham baru ENRG.

“BNBR telah melakukan subscription senilai Rp 912 miliar sesuai surat kesanggupannya,” kata Herwin. Padahal, dengan kepemilikan 45,01 persen saham, harusnya BNBR membeli 11,78 miliar saham baru.

Meski BNBR tidak mengeksekusi semua haknya, kedua pembeli siaga tadi juga hanya membeli sedikit saham baru ENRG. Jadi, siapa yang memborong saham baru itu sehingga kepemilikan publik di bawah 5 persen naik jadi 70,42 persen?

Vice President of Investment Bank Danatama Makmur Vicky Ganda Saputra mengatakan, pihaknya melakukan strategic placement dengan melepas saham baru ENRG itu ke investor asing. “Ada tujuh hingga delapan investor,” katanya. Jumlah saham placement itu sebanyak 7,4 miliar saham. (Kontan/Abdul Wahid Fauzi)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: