Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Maret 15, 2010

kejadian di enrg … 150310

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 3:46 pm

Energi Mega laporkan semburan gas di Segat-2
Senin, 15/03/2010 14:37:21 WIBOleh: Wisnu Wijaya

JAKARTA (Bisnis.com): PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan terjadinya kecelakaan berupa semburan gas di lokasi sumur Segat-2 di blok Ventu PSC (Riau Sumatra) saat perawatan yang berlanjut dengan kegiatan evakuasi dari non-essential site personnel dari lokasi Segat-2.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia sore ini disebutkan hingga laporan terakhir, tidak ada anggota masyarakat yang terluka atau kerusakan.

Sumur Segat-2 pertama kali dibor pada 2005. Dirut Energi Mega Imam P. Agustino mengatakan Energi Mega akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.

Aliran gas itu tidak berdampak terhadap kinerja produksi dari blok Bentu PSC dan Korinci Baru PSC. (wiw)
Blok Bentu PSC Milik ENRG Alami Kebocoran Gas
Senin, 15 Maret 2010 – 15:44 wib
TEXT SIZE :
Candra Setya Santoso – Okezone

Foto: Koran SI
JAKARTA – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan terjadi kebocoran aliran gas di lokasi sumur Segat-2, Blok Bentu PSC, Riau, Sumatera, pada saat aktifitas perawatan (work over) yang berlanjut dengan kegiatan evakuasi dari non-essential site personnel dari lokasi Segat-2. Sumur Segat-2, pertama kali di bor pada 1995.

Insiden ini terjadi pada 14 Maret 2010 kemarin, tepat pukul 14.10 WIB waktu setempat. “Tidak ada anggota masyarakat yang terluka ataupun keusakan property berdasarkan laporan terakhir,” ujar Direktur Utama ENRG Imam P Agustino, dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Senin (15/3/2010).

Pihak perseroan akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut kepada publik. “Aliran gas tersebut tidak berdampak terhadap kinerja produksi dari blok Bentu PSC dan Korinci Baru PSC,” ungkapnya.

Sekadar mengingatkan, selama kuartal III-2009, pesreroan berhasil mencapai peningkatan produksi minyak sebesar 30 persen dan produksi gas yang cukup konsisten dari periode yang sama tahun lalu. Selain itu, perseroan melalui anak usahanya, PT EMP Energi Indonesia (EEI) menargetkan peningkatan produksi gas abadi Blok Masela PSC di 2016 mencapai 4,5 juta ton per LNG dan 13 ribu barel per hari. Sebelumnya, perseroan harus merogoh dana mencapai USD77,25 juta, atas akuisisi 10 persen participating interest di Blok Masela PSC.

“Kami berharap produksi secara komersial dapat dimulai di 2016 sebesar 4,5 juta ton per LNG dan 13 ribu barel kondensat cadangan terukur,” ujar Iman, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nilai akuisisi ini merupakan transaksi material karena melebihi 10 persen dari total penjualan bersih perseroan terkonsolidasi dan melebihi 20 persen dari ekuitas perseroan terkonsolidasi pada periode yang berakhir 30 Juni 2009.

Mengenai pendanaannya, perseroan masih mengkaji beberapa alternatif pendanaan. Sementara terkait perjanjian farm-out 10 persen participating interest di Blok Masela ini masih menunggu persetujuan RUPSLB, BP Migas, pemegang saham Inpex Masela Ltd, dan penandatanganan Joint Operating Agreement.

Gas Abadi Blok Masela PSC adalah lapangan gas yang mampu mempertahankan produksi LNG dan kondesat tersebut selama lebih dari 30 tahun.
(css)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: