Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Maret 16, 2010

unsp beraksi korporasi @airpl … 160310

Filed under: Terkait BUMI&GRUP, Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 8:51 pm

UNSP Closing Tambah Saham di Agri International
Rabu, 17 Maret 2010 – 10:11 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah selesai melakukan pembelian saham PT Agri International Resources Pte Ltd (AIRPL) dari Spinnaker Global Emerging Markets Fund Limited pada 11 Maret lalu.

“Pada akhirnya perseroan memiliki 675 lembar saham yang merupakan 73,85 persen dari seluruh saham dalam AIRPL,” jelas Corporate Secretary UNSP Fitri Barnas dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (17/3/2010).

Sebelumnya perseroan telah melakukan penutupan untuk transaksi penerbitan first tranche notes senilai USD77,336 juta. Adapun rencana awal perseroan bisa menerbitkan notes tersebut bisa dilakukan sampai dengan jumlah USD100 juta (fixed rate equity linked notes) dan yang jatuh tempo pada 2013.

Notes tersebut telah diambil oleh Spinnaker Global Emerging Market Fund Limited, Lim Asia Multi Strategy Fund Inc, Highview Point Master Fund Ltd, dan Millenium Global Hogh Yiled Fund Limited. Dana hasil dari penerbitan notes digunakan oleh perseroan sebagai pembayaran atas penyertaan dan atau peningkatan penyertaan.

Peningkatan penyertaan akan dilakukan perseroan di Agri International Resources Pte Ltd, Singapura. Saat ini perseroan memiliki sebanyak 334 saham atau 36,54 persen. Dengan adanya penambahan penyertaan, maka porsi perseroan di Agri International Resources akan menjadi 538 saham, atau 58,86 persen.

Selain itu, dia juga akan melakukan penambahan penyertaan pada IndoGreen International Limited, Malaysia. Adapun penyertaan saham UNSP pada IndoGreen tersebut adalah 150 saham atau sebesar 18,45 persen.

Sehubungan dengan penerbitan notes tersebut, perseroan dan anak usaha perusahaan perseroan yaitu, PT Bakrie Pasaman Plantations, PT Agrowijaya, PT Agro Mitra Madani, PT Huma Indah Mekar, dan PT Air Muring telah menandatangani dokumen-dokumen terkait dengan penerbitan notes tersebut.

Dokumen tersebut antara lain Purchase Agreement, Agency Agreement dan Trust Deed. Transaksi ini juga telah memperoleh persetujuan dari dewan komisaris perseroan, sehingga transaksi tersebut telah sesuai dengan anggaran dasar perseroan. Dia juga mengatakan jika transaksi tersebut tidak termasuk transaksi afiliasi dan transaksi material.(ade)
17/03/2010 – 06:31
UNSP Tuntaskan Pembelian Saham Agri Resources
INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah menutup transaksi perjanjian jual beli saham dengan Spinnaker Global Emerging Markets Fund Limited di Agri International Resources Pte. Ltd (AIRPL).

Hal ini disampaikan Fitri Barnas, Corporate Secretary UNSP dalam keterbukaan informasinya ke BEI seperti dikutip INILAH.COM, Rabu (17/3). Transaksi jual beli ini ditutup pada 11 Maret 2010 lalu sebagai tindak lanjut atas transaksi peningkatan penyertaan UNSP di AIRPL.

Dengan berakhirnya transaksi tersebut, Perseroan kini memiliki 675 lembar saham atau setara dengan 73,85% dari seluruh saham di AIRPL. [cms]

JAKARTA (Bisnis.com): PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memperbesar kepemilikan saham di Agri International Resources Pte Ltd (AIRPL) dengan membeli saham milik Spinnaker Global Emerging Markets Fund Limited.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia hari ini disebutkan transaksi jual beli saham AIRPL ditutup pada 11 Maret 2010 sebagai tindak lanjut atas transaksi penyertaan UNSP pada perusahaan itu.

Setelah pembelian saham tersebut, Bakrie Plantations kini memiliki 675 unit saham AIRPL atau 73,85% dari seluruh saham dalam AIRPL.

Transaksi pembelian saham itu tidak termasuk kategori afiliasi dan mengandung unsur benturan kepentingan.

Sebelumnya, Spinnaker , Lim Asia Multi-Strategy Fund Inc, Highview Point Master Fund Ltd, dan Millenium Global High Yield Fund Limited, memborong surat utang terkait dengan saham (fixed rate equity-linked notes) senilai US$77,34 juta yang diterbitkan oleh UNSP.

Bakrie Plantations menutup penjualan surat utang itu yang nilainya lebih rendah dari rencana semula yakni US$100 juta.

Dana hasil penerbitan surat utang yang jatuh tempo pada 2013 itu akan digunakan oleh UNSP untuk menambah porsi kepemilikan saham di AIRPL dan IndoGreen International Limited. (wiw)

12/03/2010 – 11:28
UNSP tutup Transaksi First Tranche Notes Senilai US$77,3 Juta
Mosi Retnani Fajarwati

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah melalukan penutupan transaksi penerbitan first tranche Notes sebesar US$77,336 juta.

Awalnya perseroan akan menerbitkan sampai dengan jumlah US$100 juta fixed rate equity-linked notes yang jatuh tempo pada 2013 mendatang.

Demikian disampaikan perseroan dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/3). “Notes telah diambil oleh Spinnaker Global Emerging Markets Fund Limited, Lim Asia Multi-Strategy Fund Inc., Highview Point Master Fund Ltd., dan Millenium Global High Yield Fund Limited,” ungka Direktur UNSP Herry M Nadir, dalam keterangan tersebut.

Perseroan berencana menggunakan dana dari hasil penerbitan notes tersebut untuk pembayaran atas penyertaan dan peningkatan penyertaan pada Agri International Resources Pte. Ltd (AIRPL) dan IndoGreen International Limited (IGI).

AIRPL merupakan suatu badan hukum yang tunduk pada hukum negara Singapura dan didirikan pada Juni 2007 oleh perseroan. Awalnya perseroan memiliki 334 saham (36,54%), dan usai peneyertaan maka jumlah saham perseroan meningkat menjadi 538 saham (58,86%) dari total saham yang ada.

Sementara IGI adalah badan hukum yang tunduk pada hukum daerah federal Labuan, Malaysia, yang didirikan pada Mei 2008, dengan penyertaan saham perseroan sebanyak 150 saham (18,45%) dari total saham yang ada.

Perseroan telah melakukan penandatanganan dengan anak usahamya yaitu PT Bakrie Pasaman Plantations, PT Agrowijaya, PT Agro Mitra Madani, PT Huma Indah Mekar, dan PT Air Muring terkait penerbitan Notes tersebut, namun tidak terbatas pada purchase agreement, agency agreement, dan trust deed.

“Transaksi ini tidak termasuk transaksi afiliasi dan benturan kepentingn tertentu, serta tidak merupakan transaksi material,” pungkasnya. [mre/cms]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: