Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Maret 29, 2010

btel pantesan NANJAK … 290310

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:03 pm

Selasa, 30 Maret 2010 | 08:44

KINERJA BTEL

Laba BTEL Anjlok 28%

JAKARTA. Laba bersih Bakrie Telecom Tbk (BTEL) anjlok hingga 28% dari Rp 137 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp 98 miliar di akhir tahun lalu. Padahal, pendapatannya meningkat 22,5% dari Rp 2,8 triliun menjadi Rp 3,43 triliun.

Pendapatan bersih perusahaan yang naik 24,5% dari Rp 2,2 triliun menjadi Rp 2,74 triliun pun tak mampu mengerek laba bersih BTEL. Dari siaran pers yang diterima KONTAN, manajemen BTEL mengaku, beban biaya bunga dan depresiasi yang cukup tinggi menggerus kinerja perusahaan.

Meski laba BTEL turun, anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk ini berhasil memenuhi target pertumbuhan pelanggannya sebesar 45,2% pada tahun 2009. Jika pada 2008 jumlah pelanggan BTEL tercatat 7,3 juta, pada akhir tahun lalu jumlahnya meningkat menjadi 10,5 juta pelanggan. Direktur Utama BTEL Anindya N. Bakrie menegaskan, akan tetap fokus pada pertumbuhan organik perusahaan.

Dyah Megasari kontan
Senin, 29/03/2010 18:05 WIB
Pendapatan Bakrie Telecom Tembus Rp 3 Triliun
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Pendapatan usaha PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) selama tahun 2009 telah menembus angka Rp 3 triliun. Dengan pendapatan usaha sebesar Rp 3,436 triliun maka anak usaha Bakrie Brothers ini telah berhasil meningkatkan pendapatannya year on year sebesar 22,5% mengingat pendapatan usahanya di tahun 2008 baru mencapai Rp 2,805 triliun.

Demikian disampaikan dalam siaran pers perseroan, Senin (29/3/2010).

Pendapatan usaha bersih perseroan meningkat sebesar 24,5% menjadi Rp 2,743 triliun di tahun 2009 dibanding sebelumnya Rp 2,202 triliun. Kenaikan pendapatan usaha tersebut terutama didorong oleh laju pertumbuhan pelanggan sebesar 45,2%.

Jika pada tahun 2008 jumlah pelanggan perseroan tercatat sebesar 7,3 juta pelanggan maka di tahun 2009 jumlah pelanggannya mencapai 10,6 juta. Dengan pencapaian ini, perseroan berhasil mencapai target pertumbuhan pelanggan yang memang dipatok sebesar 10,5 juta pelanggan. Untuk tahun 2010 perseroan mencanangkan peningkatan target hingga mencapai 14 juta pelanggan.

Selama tahun 2009, BTEL juga meluncurkan berbagai produk terbarunya seperti Hape Esia Fu bagi kelompok masyarakat yang merayakan hari raya Imlek, Hape Esia Slim, Hape Esia Gayaku, Hape Esia Musicbox dan yang terbaru Hape Esia Online.

Disamping pendapatan, lonjakan tinggi juga terlihat pada EBITDA (Earnings Before Interest, Tax, Depreciation & Amortization) dimana BTEL membukukan pertumbuhan sebesar 54,2% menjadi Rp 1,269 triliun dibanding sebelumnya Rp 823 miliar.

Namun mengingat beban biaya bunga dan depresiasi yang cukup tinggi maka laba bersih perseroan di tahun 2009 hanya mencapai Rp 98 miliar atau terkoreksi 28% dari pencapaian di tahun 2008 yang mencapai Rp 137 miliar.

(dro/qom)

Bakrie Telecom Cetak Pendapatan Rp 3,4 Triliun
SENIN, 29 MARET 2010 | 18:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Pendapatan PT Bakrie Telecom Tbk melonjak hingga menembus Rp 3,4 triliun atau naik 22, 5 persen tahun lalu ketimbang pendapatan pada 2008 yang sebelumnya tercatat Rp 2,8 triliun.

Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk, Anindya N Bakrie menjelaskan pendapatan usaha bersih ini juga meningkat 24,5 persen. Tahun lalu pendapatan bersih senilai Rp 2,743 triliun. “Kenaikan ini didorong laju pertumbuhan pelanggan hingga 45,2 persen,” ujar Anindya.

Pengusaha muda ini mengatakan lonjakan tinggi terlihat pada pendapatan sebelum amortisasi dan depresiasi, pajak dan bunga. Perusahaan ini mencatatkan pertumbuhan tahunan 54,2 persen. Pada 2008, EBITDA Bakrie tercatat Rp 823 miliar, sedangkan periode yang sama tahun berikutnya EBITDA meningkat menjadi Rp 1,269 triliun.

Meski begitu, perusahaan juga menanggung beban biaya bunga dan depresiasi yang tinggi. Laba perusahaan pada 2009 turun 28 persen dibandingkan 2008 dari Rp 137 miliar menjadi Rp 98 miliar. Pada 2008 jumlah pelanggan mencapai 7,3 juta pelanggan. Sedangkan tahun lalu 10,5 juta pelanggan. Tahun ini Bakrie membidik 14 juta pelanggan.

Kunci kesuksesan pendapatan perusahaan ini berasal dari bundling produk ponsel dan layanan nilai tambah. Mulai dari Hape Esia Fu, Hape Esia Slim, Hape Esia Gayaku, Hape Esia Musicbox, dan Hape Esia Online. Anindya menyatakan tetap memfokuskan layanan yang diminati masyarakat, seperti layanan suara dan pesan pendek.

Layanan nilai tambah, seperti Digital Music Download atau pun fitur nada sambung juga ikut menyumbang pendapatan. Meskipun persaingan sangat ketat, namun mereka yakin dengan inovasi dan produk yang dikeluarkan bakal mampu menggaet pelanggan. “Bukan sesuatu yang mudah tapi kami yakin mampu mengatasinya”, ujarnya.

Perusahaan ini hampir menyalip layanan berbasis CDMA milik PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk, Flexi.Perusahaan plat merah ini pada akhir tahun ini menargetkan 15 juta pelanggannya. Sedangkan layanan dari PT Indosat Tbk dengan StarOne, pelanggannya belum beranjak jauh dari angka 600 ribu orang.

DIAN YULIASTUTI

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: