Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Maret 29, 2010

elty PASTINYA … 290310

Filed under: ELTY — bumi2009fans @ 7:48 am

Senin, 29 Maret 2010 | 11:12

AKSI KORPORASI

ELTY Buyback Saham Senilai 25,39 Miliar

JAKARTA. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) kembali melakukan aksi pembelian saham kembali (buyback). Transaksi terakhir yang dilakukan pada tanggal 24 dan 26 Maret 2010. Total pembelian saham kembali selama dua hari senilai Rp 25,39 miliar.

Nuzirman Nurdin, Sekertaris Perusahaan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) merinci pada tanggal 24 Maret kemarin dia membeli sebanyak 105 juta saham. Dimana setiap lembar mereka beli seharga Rp 235,4 per saham. Artinya pada tanggal itu, ELTY telah mengeluarkan dana sebesar Rp 24,72 miliar.

Sedangkan di tanggal 26 Maret, ELTY hanya membeli sekitar 2,5 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp 250 per saham atau senilai Rp 625 juta. Aksi tersebut akan berlangsung sampai tanggal 14 April 2010. “Jumlah maksimal saham yang diijinkan untuk dibeli kembali senilai Rp 510 miliar,” imbuh Nuzirman, dalam keterbukaan informasi di BEI.

Avanty Nurdiana
kontan
Bakrieland Buyback 120 Juta Saham
Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi dalam upaya menggandeng mitra strategis.
SENIN, 29 MARET 2010, 08:56 WIB
Antique

(ANTARA/Audy Alwi)

VIVAnews – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dalam minggu terakhir melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya, dengan rentang harga Rp 230 hingga Rp 250 per lembar saham. Dengan demikian, jumlah total saham yang telah dibeli kembali perseroan berjumlah 120.750.000 (120,75 juta) lembar saham.

“Kami kembali melakukan buyback, karena harga saham Bakrieland saat ini sangat rendah (undervalue) dan sama sekali tidak mencerminkan nilai perusahaan yang sesungguhnya, yang didukung prospek yang cerah, serta neraca perusahaan yang sehat,” ujar Presiden Direktur & CEO Bakrieland Hiramsyah S Thaib dalam siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Senin, 29 Maret 2010.

Dia menambahkan, nilai buku (book value) Bakrieland per 31 Desember 2009, yang sebesar Rp 233 per lembar saham dapat menjelaskan kondisi undervalue saham Bakrieland tersebut. Di samping pertimbangan undervalue, pembelian saham kembali dilakukan Bakrieland juga sebagai antisipasi dalam upaya menggandeng mitra strategis (strategic partner).

Sebab, kata Hiramsyah, kondisi makro Indonesia yang semakin baik ke depan dapat membuat banyak investor/mitra strategis asing berinvestasi di Indonesia dengan cara menggandeng mitra lokal yang kuat. “Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ini, ke depan Bakrieland berencana melanjutkan program buyback,” tuturnya.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
29/03/2010 – 08:11
ELYT ‘Buyback’ Saham Rp250 per Lembar
Susan Silaban

INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melaporkan telah melakukan buyback dengan kisaran Rp230-250 per lembar saham sehingga jumlah sahamnya telah mencapai Rp120,75 juta lembar saham.

Demikian diungkapkan Direktur Utama ELTY Hiramsyah S. Thaib dalam keterangan resminya seperti diterima INILAH.COM, Senin (29/3).

Hiramsyah menguraikan, dengan nilai buku perseroan pada 31 Desember 2009 sekitar Rp233 per saham sedangkan pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu diposisi Rp250, maka perseroan harus melakukan buyback.

Hingga 31 Desemebr 2009, ELTY berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan walaupun tipis sekitar 0,5% menjadi Rp1,06 triliun dari sebelumnya Rp1.05 triliun. Kendatipun naik tipis, untuk 2010 ini perseroan menargetkan bakal meraih pendapatan sekitar 20-30%.

“Perolehan ini didukung dari rampungnya pembangunan jalon tol Kanci-Pejagan,” urai Hiramsyah. [san/cms]
Obligasi Bakrieland di-hedging US$44 juta
Program beli balik saham perseroan masih berlanjut

JAKARTA: PT Bakrieland Development Tbk, perusahaan properti terintegrasi anak kelompok Bakrie, melakukan lindung nilai (hedging) US$44 juta atau 30% dari obligasi konversi yang diterbitkan US$155 juta.
Presiden Direktur & CEO Bakrieland Hiramsyah S. Thaib menuturkan perseroan telah menunjuk Credit Suisse sebagai agen penempatan dalam proses penawaran kepada investor keuangan institusional melalui anak perusahaan, BLD Investments Pte Ltd.

“Kami belum bisa menyebutkan nilai persis hedging tersebut dipatok di level berapa. Untuk agennya, selain Credit Suisse, kami juga menunjuk perusahaan sekuritas yang lain,” ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan harga konversi per saham ditetapkan sebesar Rp310 per saham. Dengan mengacu pada harga tersebut, jumlah saham yang akan dikonversi 4,35 miliar saham atau setara dengan 21,86% dari total saham.

Hiramsyah menambahkan hasil penawaran terbatas ini juga dialokasikan untuk pembiayaan kembali utang yang belum lunas dari anak perusahaan serta perusahaan afiliasinya. Obligasi konversi tersebut diterbitkan dengan jangka waktu 5 tahun, dengan kupon sebesar 8,62%.

Beli balik saham

Sekretaris Perusahaan Bakrieland Nuzirman Nurdin menuturkan perseroan telah melakukan buyback (beli balik) atau pembelian kembali senilai Rp25,39 miliar pada 24 Maret dan 26 Maret, dari batas waktu 14 April dan jumlah maksimal Rp510 miliar.

Dengan dibantu Mandani Sekuritas, buyback dilakukan dengan rentang harga Rp230 hingga Rp250 per lembar saham. Dengan demikian maka jumlah total saham yang dibeli kembali oleh Bakrieland berjumlah 120.750.000 lembar saham.

“Kami buyback karena harga saham Bakrieland sangat rendah (undervalue), tidak mencerminkan nilai perusahaan. Nilai buku kami per 31 Desember 2009 sebesar Rp233 per lembar menjelaskan undervalue ini.”

Pembelian saham kembali juga dilakukan sebagai antisipasi dalam upaya menggandeng mitra strategis. Berdasarkan itu pula, Bakrieland berencana melanjutkan program pembelian saham kembali tersebut.

Pada bagian lain, Hiramsyah mengatakan pendapatan perseroan tahun lalu naik 0,5%, dari 2008, dan nilai aset naik 39,1% karena penyelesaian proyek jalan tol Kanci-Pejagan.

Adapun, laba usaha terkoreksi 26,2% karena sebagian beban proyek dicatatkan 2009, sedangkan pendapatan dicatatkan 2010. Laba bersih terkoreksi 51,4% karena pada 2008 Bakrieland meraup laba Rp130,8 miliar dari divestasi dan selisih kurs.

“Tahun ini kami optimistis kinerja tumbuh 20%-30% karena ada tambahan pendapatan Rp150 miliar dari ruas jalan tol Kanci-Pejagan.”

Jumat pekan lalu, harga saham perseroan ditutup menguat Rp50 menjadi Rp250, dengan kapitalisasi Rp4,94 triliun. (bambang.jatmiko@bisnis.co.id/bastanul.siregar@bisnis.co.id)

Oleh Bambang P. Jatmiko & Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia
Kabar Korporasi
Senin, 29/03/2010 08:11:30 WIBOleh: M. Yunan Hilmi
JAKARTA (Bisnis.com): Berikut adalah ringkasan berita utama yang terkait dengan bursa saham dan investasi dari berbagai sumber koran nasional di antaranya PT Semen Gresik Tbk menargetkan kinerja tahun ini masih tumbuh di atas 10%.

PT Semen Gresik Tbk menargetkan kinerja tahun ini masih tumbuh di atas 10%, menyusul ekspektasi percepatan stimulus pemerintah menggenjot proyek infrastruktur yang berujung pada kenaikan permintaan semen nasional. (Bisnis Indonesia)

PT Bakrieland Development Tbk, perusahaan properti terintegrasi anak kelompok Bakrie, melakukan lindung nilai (hedging) US$44 juta atau 30% dari obligasi konversi yang diterbitkan US$155 juta. (Bisnis Indonesia)

Axiata Group Bhd menetapkan harga penjualan 18,8% saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) sebesar Rp3.300 per unit. Total permintaan saham XL mencapai Rp22 triliun atau kelebihan permintaan hingga empat kali dari target divestasi sebesar Rp5,56 triliun. (Investor Daily)

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat laba bersih sepanjang 2009 sebesar Rp165 miliar, naik 102% dibandingkan dengan 2008 sekitar Rp81 miliar. Kenaikan laba tersebut disertai peningkatan pencapaian usaha menjadi Rp7,72 triliun, dari periode yang sama 2008 sekitar Rp6,63 triliun atau meningkat 16,3%. (Investor Daily)

Aksi jual saham PT Delta Dunia Tbk (DOID) oleh para investor terus berlangsung. Sepanjang pekan lalu, harga saham sudah melorot 17,39%. Pada 19 Maret, harganya masih bertengger di Rp1.380 per saham, Namun, Jumat lalu, sudah mendarat di posisi Rp1.140 per saham (Kontan)

PT Semen Gresik Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,33 triliun atau naik 33%dibangdingkan dengan 2008 Rp2,52 triliun. (Koran Tempo)

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk meraup laba bersih sebesar Rp5,09 triliun pada 2009 atau naik 30,60% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp3,89 triliun. Kenaikan laba bersih perseroan turut mengerek naiknya laba bersih per saham dari Rp889 menjadi Rp1.116 per saham. (Koran Tempo)

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melakukan pembelian kembali saham alias buy back senilai Rp25,39 miliar. Jumlah maksimal saham yang diizinkan untuk dibeli kembali senilai Rp510 miliar. (Neraca)(BIIU/yn)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: