Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Maret 31, 2010

unsp kok senyum seh … 310310

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 10:39 pm

China dan India Butuh Lebih Banyak Minyak Sawit
Rabu, 31 Maret 2010 | 21:24 WIB

KOMPAS/LASTI KURNIA
Pekerja memantau vibrating screen untuk menyaring minyak sawit di PT Sari Lembah Subur (SLS), Pelalawan, Riau, Selasa (23/2). Di kawasan tersebut PT SLS mengoperasikan dua buah pabrik dengan kapasitas produksi 90 ton per jam, di mana 90 persen dari produksi ini untuk memasok kebutuhan industri berbahan baku minyak sawit di Indonesia.
TERKAIT:
Ekspor Minyak Sawit Ditargetkan Naik 50 Persen
Unilever Hentikan Pembelian Minyak Sawit Sinar Mas
Indonesia Harus Berani Pakai Standar Sendiri
Pembeli Eropa Mengingkari Komitmen Minyak Sawit Berkelanjutan

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemulihan ekonomi global turut memacu kenaikan permintaan minyak nabati. Minyak sawit kini menjadi semakin diminati karena harga yang murah dan suplai banyak. Produsen minyak nasional berpeluang meningkatkan ekspor sambil mendesak pemerintah mengatasi praktik yang mengganggu citra Indonesia di pasar internasional.

Kami minta pemerintah turut berperan supaya produsen minyak sawit lokal dan petani bisa menikmati fluktuasi harga internasional.
— Musa

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Muhammad Fadhil Hasan, Rabu (31/3/2010), di Jakarta, dan Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun yang dihubungi di Medan.
Permintaan minyak sawit India yang diperkirakan meningkat dari 6,5 juta ton pada 2009 menjadi 7,3 juta ton tahun ini. Demikian juga China, para analis pasar minyak nabati memperkirakan peningkatan kesejahteraan akan memicu kenaikan impor minyak sawit China sedikitnya 750.000 ton.
Kondisi ini yang membuat peluang Indonesia meningkatkan volume ekspor semakin terbuka lebar. Hal ini didukung produksi minyak sawit Malaysia yang diprediksi turun dari 17,5 juta ton tahun 2009 menjadi 17,2 juta ton akibat peremajaan tanaman.
Menurut Oil World, lembaga riset pasar minyak nabati yang berbasis di Jerman, konsumsi minyak dan lemak dunia akan mencapai 169 juta ton tahun 2010. Minyak sawit berperan 22,7 persen (45,9 juta ton) dan tumbuh tertinggi dari minyak nabati lain selama tiga tahun terakhir.
Kenaikan permintaan tentu berdampak pada harga. Namun, harga minyak sawit satu minggu terakhir bergerak turun setelah pada awal Maret berfluktuasi antara 800 dollar AS dan 850 dollar AS per ton di Rotterdam.
“Harga ini membuat tarif bea keluar minyak sawit April menjadi 4,5 persen. Tetapi kalau saat ini, harga domestik malah cenderung turun karena penguatan rupiah (terhadap dollar AS),” ujar Derom.
Direktur Utama PT Anugerah Langkat Makmur Musa Rajek Shah yang dihubungi di Medan, mengungkapkan, produsen minyak sawit domestik berharap mereka dapat menikmati kenaikan harga internasional seperti eksportir. Selama ini, produsen minyak sawit yang menjual di pasar domestik kerap tertekan bea keluar yang berpengaruh kepada pembelian tandan buah segar kelapa sawit petani.
“Kami minta pemerintah turut berperan supaya produsen minyak sawit lokal dan petani bisa menikmati fluktuasi harga internasional,” kata Musa.
Kampanye negatif
Berkait tudingan Greenpeace, organisasi nonpemerintah internasional lingkungan, produksi minyak sawit PT SMART Tbk tidak lestari, Derom, yang juga Wakil Presiden II Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) mengatakan, pihaknya belum ada menerima pengaduan dari para pihak yang terlibat. RSPO memiliki mekanisme pengaduan terhadap praktik yang melanggar asas kelestarian untuk penyelesaian terpadu.
“RSPO tidak memberikan tanggapan karena belum ada pengaduan (dari anggota RSPO),” kata Derom.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: