Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

April 5, 2010

2009 taon penderitaan unsp dan investornya … 050410

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 7:37 am

Minggu, 04 April 2010 | 12:24

KINERJA EMITEN

Kinerja emiten CPO tahun ini akan terdongkrak harga CPO

JAKARTA. Sepanjang tahun lalu, kinerja produsen minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) begitu seret. Meski sudah menggenjot volume penjualannya, pendapatan mayoritas emiten CPO tetap menurun. Penyebabnya, harga jual rata-rata komoditas ini menyusut selama 2009.

Pada paruh kedua tahun lalu, harga CPO memang sudah membaik. Tapi, harga CPO belum bisa melampaui harga di awal tahun 2008, yang melebihi US$ 1.000 per ton. Berdasarkan data Bloomberg, harga rata-rata CPO (FOB) pelabuhan Belawan dan Dumai di bursa Singapura pada 2009 senilai US$ 681,26 per ton. Harga rata-rata ini turun 19,2% dari harga rata-rata 2008 sebesar US$ 843,12 per ton.

Menurut Analis Syailendra Capital, Lanang Trihardian, tahun lalu harga rata-rata CPO memang turun dibandingkan 2008. Ia menghitung, harga rata-rata CPO 2009 sebesar 2.400 ringgit Malaysia per ton. Penurunan terutama terjadi di kuartal pertama 2009.
Salah atu produsen yang merasakan dampak buruk kejatuhan harga CPO sepanjang 2009 adalah PT Astra Agro Lestari Tbk

(AALI). Pada periode itu, harga jual CPO AALi merosot 12,5% menjadi Rp 6.242 per kilogram dari Rp 7.134 per kg di 2008.
Meski volume penjualannya naik 8,8%, kondisi itu tak bisa mendongkrak pendapatan AALI selama 2009. Tahun lalu, pendapatan AALI turun 9,03% menjadi Rp 7,42 triliun

Prospek harga CPO

Hal serupa dialami emiten CPO lainnya. Misalnya PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP). Pendapatan anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk ini melorot 16,81% menjadi Rp 3,2 triliun. Dus, laba bersihnya pun menyusut 36,88% menjadi
Rp 1,66 triliun.

Begitu pula dengan produsen CPO Grup Sinarmas, yakni PT SMART Tbk. Pada tahun lalu, pendapatan SMART terpangkas 11,76% menjadi Rp 14,2 triliun. Alhasil, laba bersihnya terperosok 28,47% menjadi Rp 748,5 miliar.

Meski demikian, ada dua emiten CPO yang kinerjanya masih moncer, yakni PT BW Plantation Tbk (BWPT) dan PT Gozco Plantations Tbk (GZCO). Tapi pendapatan kedua emiten ini masih di bawah Rp 1 triliun (lihat tabel).

Sejatinya, harga jual CPO BWPT mengalami penurunan sebesar 10,7%. Tapi, kondisi ini diimbangi dengan peningkatan volume penjualan 36,6%. Ini adalah persentase kenaikan volume penjualan terbesar dari emiten CPO yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

Adapun emiten CPO yang menderita penurunan pendapatan terbesar adalah PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP). Pendapatan UNSP sepanjang 2009 melorot hingga 20,68% menjadi Rp 2,33 triliun.

Analis Bahana Securities, Alfi Fadhliyah, memprediksi, kondisi tahun ini, merupakan kebalikan dari tahun lalu. “Kinerja emiten CPO tahun 2010 lebih banyak ditunjang oleh kenaikan harga,” katanya. Ia menebak, tahun ini harga rata-rata CPO mencapai US$ 750 per ton.

Sedangkan Lanang memprediksi, harga rata-rata CPO 2010 akan naik 10% dari tahun lalu. “Tahun ini harga rata-rata CPO bisa 2.600-2.700 ringgit per ton,” katanya. Kenaikan harga CPO memang sudah terlihat di awal tahun ini. Pada Rabu (31/3) lalu, harga CPO di bursa Singapura mencapai US$ 766,5 per ton.

Dari sisi valuasi saham, Lanang merekomendasikan saham LSIP dengan target Rp 11.000 per saham. Ia juga mematok target harga SGRO Rp 3.150 dan BWPT Rp 920 per saham. Adapun Alfi merekomendasikan saham LSIP dan memasang target
Rp 12.500 per saham. Menurutnya, profil tanaman LSIP masih muda. Sehingga, produktivitasnya tinggi.

Wahyu Tri Rahmawati
kontan

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: