Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

April 14, 2010

sekilas keuangan dan kepemilikan okas … 140410

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 7:47 am

Apr 13th, 2010 | Rubrik BEDAH NERACA

PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK

Anak Usaha Angkat Performa Ancora

Apr 13th, 2010 | Rubrik BEDAH NERACA
PT ANCORA INDONESIA RESOURCES TBK
Anak Usaha Angkat Performa Ancora
Produsen produk kimia, PT Ancora Indonesia Resources Tbk, membukukan penjualan sebanyak Rp 1,3 triliun atau meningkat 28 % sepanjang 2009 dari posisi sebelumnya Rp 1,03 triliun. Namun meningkatnya penjualan hanya bisa mendongkrak laba bersih sebesar 15 % menjadi Rp 18,7 miliar dibandingkan posisi tahun lalu, Rp 16,16 miliar .
Peningkatan pendapatan perseroan merupakan kontribusi kinerja dua anak perusahaan, yaitu PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) dan PT Bormindo Nusantara. Selama tahun 2009, MNK membukukan penjualan Amonium Nitra sebesar 194.262 juta ton, atau naik 23% dibanding tahun sebelumnya. Di mana pabrik MNK sendiri memproduksi sekitar 18% atau 36.212 metrik ton, sedangkan sisanya impor.
Pabrik MNK sendiri memberikan kontribusi sebesar 60% dari laba kotor. Ekspansi pabrik sendiri sedang dilakukan dan direncanakan dapat mulai beroperasi pada kuartal II 2011, dengan total produksi sebesar 100 ribu metik ton. MNK tercatat mengalami kenaikan pendapatan aksesoris peledakan, seperti detonator bosster dan lain-lain sebesar 58%, sedangkan untuk jasa peledakan meningkat 28% dibanding tahun 2008.
Bormindo sendiri mencatat kenaikan laba usaha jika dibandingkan posisi tahun lalu. Kenaikan disebabkan terjadi peningkatan utilisasi rig sebesar 84%. “Tahun lalu merupakan capaian yang baik oleh perseroan, dan kami terus akan berkembang melalui anak usaha dan harapannya profitabilitas dapat meningkat dua kali lipat di tahun depan,” ucap Direktur Utama perseroan Dharma Djojonegoro.
Jumlah aset perseroan juga meningkat 56% dari Rp 643,6 miliar di tahun 2008 menjadi Rp 1,005 triliun pada akhir tahun 2009. Untuk jumlah ekuitas perseroan meningkat sampai 11% menjadi Rp139,8 miliar menjadi Rp 126,5 miliar pada 2008. “Penyebab utama dari kenaikan di tahun ini adanya peningkatan kontribusi dari 2 anak usaha perseroan yaitu MNK (Multi Nitrotama Kima) dan Bormindo Nusantara,” ujar Dharma.
Ke depan Ancora sedang mengincar satu tambang batubara dengan cadangan 30-50 juta ton, untuk meningkatkan produksi mereka dari posisi saat ini hanya 192 ribu ton. Targetnya, akuisisi ini sudah dapat selesai pada akhir 2010, dan dapat berkontribusi bagi perseroan di kuartal II 2011. “Akuisisi memang diharapkan tahun ini selesai. Kami sedang mencapai tambang yang cukup signifikan, dengan reserve antara 30-50 juta ton,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini akusisi sedang memasuki tahap proses due dilligence. Ada beberapa lokasi dan perusahaan tambang batubara yang tengah diincar, dengan lokasi bidikan di Sumatera dan Kalimantan Timur. “Kita lagi jajaki di kedua itu, namun yang penting reserve dan kemudahan pengeluaran batubara atau logistical. Itu jadi pertimbangan perseroan. Namun kami belum bisa menyebut, nanti bisa merusak pasar,” katanya.
Lanjutnya, perseroan memang tengah giat untuk meningkatkan jumlah kapasitas produksi dalam negeri. Ini terkait dengan semakin meningkatnya permintaan emas hitam ini di pasar domestik. Dengan adanya penambahan produksi, diharapkan bisa mengdongkrak pendapatan mereka di tahun 2011. Permintaan batubara nasional sendiri mencapai 250 juta ton di 2009, dan diperkirakan angka ini terus naik hinga 270 juta ton dan 345 juta ton di 2010 dan 2011.
“Kami ingin tambang yang sudah produksi. Nantinya dana akuisisi akan dimaksimalkan dari pinjaman bank. Idealnya sih 70:30 (bank dan internal), tapi kita sih inginnya semua dari bank. Totalnya kami belum tahu, karena nilai akuisisi sendiri belum terbentuk,” ujar Direktur Keuangan OKAS Meliza Musa.

Batalkan Obligasi
Sementara itu, MNK memastikan membatalkan rencana eksekusi obligasi senilai Rp 370 miliar. Semula obligasi ini digunakan sebagai dana pengembangan pabrik baru Amonium Nitrat (AN). Untuk menggantikannya, perseroan telah mendapat pinjaman dana sebesar US$ 37 juta dari Bank Permata, dengan tingkat kupon 7%.
Menurut Director Finance & Administration MNK, Aulia M. Oemar, kepastian pembatalan obligasi ini disebabkan karena tingginya tingkat bunga yang diminta oleh investor. Hingga perseroan lebih memilih pinjaman bank, dengan suku bunga yang lebih rendah.
“Investor minta suku bunga yang lebih mahal dibanding pinjaman bank. Mereka minta di atas 15% jadi kita putuskan untuk postpone. Kalau bank suku bunga 7%, tapi dalam mata uang dollar, kalau diconverd ke rupiah sekitar 9%,” ujar Aulia.
Pinjaman sendiri telah ditandatangani oleh kedua belah pihak hari ini, dengan nilai US$ 37 juta atau setera dengan Rp 344 miliar. Pinjaman kredit berjangka waktu 4 tahun, termasuk masa tenggang (grace periode) 15 bulan. Tingkat kupon sendiri ditetapkan sebesar 7%.
Nilai pinjaman ini untuk melengkapi dari total investasi perseroan dalam pembangunan pabrik, yang sebesar US$ 58 juta. Sisanya akan didapat dari dana internal dan juga injeksi dari induk usaha, OKAS. “Posisi kas kami sampai Desember 2009, Rp 112,198 miliar, dan sebagian besar persiapan expantion plan untuk MNK,” ujar Direktur Keuangan OKAS Meliza Musa.
Pabrik baru AN sendiri rencananya akan berkapasitas 100 ribu metrik ton per tahun. Dengan panambahan ini, diperkirakan jumlah produksi bahan peledak untuk tambang ini akan naik hingga 137 ribu metrik ton per tahun. “Pembangunan rencananya akan selesai pada awal kuartal II 2010, dan bisa mulai beroperasi setelah itu. Kita pastikan juga, dengan pabrik baru maka akan terjadi peningkatan profitabilitas,” ungkap Aulia.
Lanjutnya, “selisih antara produksi dengan penjualan AN, akan terpangkas karena pabrik baru kita. Selama ini, sisa AN kita impor dari negara Korea, Chili dan lain-lain,” paparnya.

PROFILE
Security Code : OKAS
Office Address : Sudirman Plaza Complex, Plaza Marein Lt. 11B
Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910
Mail Address : ancora@ancorair.com
Phone : 021-57936793; 021-57936791
Fax : 021-57939913
Listing Date : 29 Maret 2006
Board : Pengembangan
Main Business : Perdagangan
Corporate Secretary : Meliza Musa
Mail Address : meliza.musa@ancorair.com
Mobile Phone : 0811167797

SHAREHOLDERS
PT. Ancora Resources 60,24%
UBS AG, Singapore 17,18%
Pictet and CIE S/A 11,74%
Masyarakat 10,84%

SUBSIDIARY
PT. Multi Nitrotama Kimia 50%
PT. Bormindo Nusantara 60%
PT. Ancora Shipping 99,8%

Sumber : Bursa Efek Indonesia
(pph)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: