Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

April 22, 2010

elty @sapeh, MAU … donk : 220410

Filed under: ELTY, jalan tol n properti — bumi2009fans @ 7:34 am

e-trading:
ELTY: Yakin Proyek di Bali Gaet Wisman

PT Bakrieland Development Tbk melalui proyek Pullman Bali Legian Nirwana optimistis dapat menggaet wisatawan asing yang selama ini mengunjungi Thailand. Terutama, akibat adanya krisis politik di Negeri Gajah Putih tersebut. Menurut Chief Marketing Officer untuk Hotel&Resort Bakrieland Development Deden E Sudarbo, keyakinan itu muncul karena di saat awal beroperasi pada pertengahan 2010, tingkat hunian Pullman bisa mencapai di atas 60%.

22/04/2010 – 06:43
‘Trading’ Saham yang Masih ‘Lagging’
Natascha & Vina Ramitha

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (22/4) diprediksikan melanjutkan penguatan. Beli saham yang masih lagging seperti ELTY, CTRA dan INDF.

Reza Nugraha, analis Bhakti Sekuritas memperkirakan, IHSG masih akan bergerak menguat hari ini. Pasar menantikan keluarnya laporan keuangan kuartal pertama 2010 pada sektor perbankan dan komoditas, yang diprediksikan positif.

“Optimisme perbankan muncul karena membaiknya penyaluran kredit. Sedangkan sektor komoditas seiring rebound-nya harga minyak,” paparnya kepada INILAH.COM,” Rabu (21/4) petang.

Menurutnya, ekspektasi pasar terhadap sektor perbankan terus meningkat, setelah PT Bank Danamon (BDMN) merilis kinerja yang memuaskan. Investor menilai, kinerja BDMN sudah membaik, padahal penetrasinya ke sektor ritel sangat kecil.

Pasar pun langsung berekspektasi lebih pada kinerja perbankan lain yang penetrasinya ke ritel notabene lebih besar, seperti PT Bank Mandiri (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI). “Apalagi penyaluran kredit pada kuartal pertama juga cukup agresif,” ujar Reza.

Selain perbankan, sektor lain yang juga menopang indeks adalah komoditas. Hal ini dipicu naiknya harga komoditas, berawal dari reboundnya harga minyak mentah.

Reza menilai, IHSG saat ini masih volatile karena belum menemukan sentimen lain untuk rebound. “Mungkin pola ini akan terus berlajut selama laporan keuangan terus dikeluarkan hingga akhir bulan,” imbuhnya.

Dalam kondisi seperti ini, Reza merekomendasikan saham-saham yang lagging terutama di sektor properti seperti PT Bakrieland Development (ELTY) dan PT Ciputra Development (CTRA). “Saya merekomendasikan trading buy saham-saham ini,” katanya.

Saham CTRA direkomendasikan terkait harganya yang masih lagging. Sedangkan ELTY diperkirakan tertahan jelang berakhirnya masa berlaku waran, yang kemungkinan akan memicu bertambahnya jumlah saham ini di pasar.

Kenaikan ELTY tertahan, meski potensi penguatannya sangat besar. Apalagi penjualan kuartal pertama di atas ekspektasi, dengan kontribusi terbesar dari Epicentrum. “Investor bisa beli ELTY dengan target harga Rp300,” ujar Reza.

Selain itu saham consumer goods PT Indofood (INDF) juga masih menarik. INDF cenderung sulit bergerak karena pasar masih menantikan penawaran saham perdana (IPO) anak perusahaan INDF, PT Indofood CBP Sukses Mamur (ICBP). Listing akan dilakukan pada kuartal kedua tahun ini. “Pasar mengantisipasi saham INDF pada target harga Rp4.500,” tandasnya.

Pada perdagangan Rabu (21/4), IHSG ditutup menguat hingga 21,556 poin (0,75%) ke level 2.912,826. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia terpantau ramai.Volume transaksi tercatat sebesar 7,74 miliar lembar saham, senilai Rp5,228 triliun dan frekuensi 141.735 kali. Sebanyak 108 saham naik, 92 turun dan 69 saham stagnan.

Saham PT Astra International (ASII) terpantau naik Rp1.250 menjadi Rp45.150. Hal ini menyusul meningkatnya data penjualan kendaraan nasional.

Beberapa emiten yang menguat antara lain PT Bank Mandiri (BMRI) naik Rp150 menjadi Rp5.350, PT Bank rakyat Indonesia (BBRI) terangkat Rp100 menjadi Rp8.450, PT Jasa Marga (JSMR) melambung Rp110 ke Rp2.100, PT Telkom (TLKM) menguat Rp150 menjadi Rp8.100, PT Bukit Asam PTBA naik Rp300 menjadi Rp17.900, serta PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp500 menjadi Rp15.150.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Goodyear (GDYR) turun Rp150 ke Rp14.100, PT Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp125 ke Rp3.450, PT Bumi Resources (BUMI) melemah Rp50 menjadi Rp2.350, PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp75 menjadi Rp2.500, PT International Nickel (INCO) drop Rp50 menjadi Rp5.100, PT Bank Central Asia (BBCA) terkoreksi Rp100 menjadi Rp5.750. [ast/mdr]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: