Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

April 23, 2010

trub MASA DEPANmu … 230410

Filed under: Saham Trub — bumi2009fans @ 11:04 pm

PLN dukung proyek 15.000 MW
Minggu, 25/04/2010 21:15:34 WIBOleh: Nurbaiti

BALI (Bisnis.com): PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyambut baik rencana pemerintah membangun pembangkit listrik berkapasitas 15.000 megawatt (MW) di luar proyek 10.000 MW tahap I dan II, guna mencapai target eletrifikasi listrik menjadi 100% setelah 2014.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengungkapkan pada dasarnya rencana pembangunan proyek pembangkit berkapasitas besar itu sejalan dengan rumusan retreat di Bali yang menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7,7% pada 2014.

Guna mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7,7% tersebut, lanjut dia, disyaratkan penanaman investasi minimal Rp10.000 triliun. Hanya saja, kata dia, target investasi Rp10.000 triliun itu terdiri atas dana APBN dan BUMN (50%) dan sisanya perusahaan swasta (50%).

“Kalau tidak ada investasi minimal Rp10.000 triliun itu, target pertumbuhan ekonomi 7,7% itu tidak akan mungkin tercapai. Jadi nantinya negara akan menyediakan capex Rp5.000 triliun yang akan digunakan untuk pembangunan pembangkit 15.000 MW oleh PLN dan jalan raya sepanjang 20.000 kilometer oleh PU [Kementerian Pekerjaan Umum]. Saya yakin akan terserap oleh PLN,” ujarnya di sela kunjungan kerja ke PLN Tabanan, malam ini.

Menurut dia, proyek pembangkit listrik 15.000 MW tersebut akan difokuskan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi menjadi 100% setelah 2014 di seluruh Indonesia. Dia mengatakan perseroan tengah mengkaji rencana pembagian lokasi pembangunan proyek tersebut.

Untuk wilayah Sumatra dan Kalimantan, jelas dia, perusahaan setrum pelat merah itu tetap memfokuskan pada penggunaan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit. Sementara itu, untuk wilayah Sulawesi akan difokuskan pada penggunaan energi terbarukan.

“Kalau Papua nantinya akan menggunakan tenaga air karena sumbernya banyak di sana, sedangkan nuklir saya usulkan di luar Jawa. Saya yakin proyek pemerintah Rp5.000 triliun ini akan terserap di PLN. Kalau saja listrik cukup, Indonesia akan semakin maju dan target pertumbuhan ekonomi berapapun, juga akan tercapai,” kata Dahlan.

Dia mencontohkan kondisi kelistrikan di wilayah Medan yang sudah lepas dari byar pet sejak satu setengah bulan lalu, konsumsi listrik di wilayah tersebut naik menjadi 107 MW. Itu artinya, lanjut dia, tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat juga semakin berkembang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengaggendakan pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 15.000 MW, di luar proyek 10.000 MW tahap I dan II.

Menurut dia, setiap 1% pertumbuhan ekonomi dibutuhkan 1,2-1,5 kali peningkatan pasokan listrik.

“Untuk proyek 10.000 MW tahap I dan II itu hanya untuk tambal defisit. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita tumbuh di atas 7% [2014], kita harus tambah [pasokan listrik] 3000 MW per tahun dan itu saja tidak cukup untuk elektrifikasi 100%, hanya untuk 80%. Karenanya harus ada [pembangunan pembangkit listrik 15.000 MW,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Artinya, lanjut Hatta, pertumbuhan ekonomi sebesar 7% pada 2014 juga dibutuhkan peningkatan 10% melalui pembangunan pembangkit listrik baru dengan kapasitas produksi 3000 MW per tahunnya hingga 2014. (ln)

23/04/2010 – 04:00
Ayo! Cermati TRUB, MASA, NIKL & FPNI

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Dengan pergerakkan indeks yang naik cukup tajam, investor banyak memainkan saham lapis kedua. Saham seperti TRUB, MASA, NIKL dan FPNI memiliki prospek bagus.

Hal itu dikatakan pengamat pasar modal, Robin Setiawan kepada INILAH.COM kemarin. “Saham blue chip sudah ketinggian sehingga investor asing maupun lokal mencari saham lapis kedua dengan prospek bagus,” katanya.

Robin menjelaskan, untuk saham Truba Alam Manungal (TRUB) dan Titan Kimia Nusantara (FPNI) yang diuntungkan dengan produk oil chemical yang menjadi incaran investor asing. Sebab dalam sektor energi secara luas, komoditas ini memiliki prospek bagus ke depan. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan energi masa depan.

Sedangkan saham Multistrada Arah Sarana (MASA) diuntungkan dengan perkembangan industri otomotif yang mendukung usaha produsen ban. Perkembangan industri ban sejalan dengan perkembagan industri otomotif yang memiliki prospek bagus ke depan. Dengan nilai kurs rupiah yang stabil maka menguntungkan kinerja keuangan MASA pada kuartal I 2010. “Apalagi penjualan MASA 80% diekspor sehingga penjualan menggunakan dolar AS namun biaya produksi relatif rendah,” jelasnya.

Sentimen positif lainnya adalah naiknya harga plat baja di dunia sehingga mendorong peningkatan kinerja Latinusa (NIKL). Untuk kondisi ini sangat positif bagi NIKL karena Krakatau Steel sebagai induknya akan diuntungkan dengan harga plat baja saat ini. Investor asing pun menyatakan tertarik membeli saham Krakatau Steel sehingga otomatis menguasai latinusa sebagai anak usaha Krakatau Steel. [hid]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: