Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Mei 10, 2010

the bakries (again) post her new appointment (2): 100510

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 6:48 am

09/05/2010 – 21:49
Nasib Saham Bakrie Usai Mundurnya Sri Mulyani
Asteria

Sri Mulyani
(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Mundurnya Sri Mulyani dari jabatan menteri keuangan, langsung memicu berbagai spekulasi di ranah ekonomi, salah satunya lantai bursa. Hal ini tak lain terkait saham Grup Bakrie.

Pada pertengahan pekan ini, fokus investor tiba-tiba beralih kepada pengunduran diri Sri Mulyani dari kursi menteri keuangan karena memperoleh jabatan baru sebagai Managing Director Bank Dunia. Beredar kabar bahwa kepergian Sri Mulyani ini membawa dampak positif jangka pendek bagi saham kelompok Bakrie.

Terutama karena selama ini pihak Bakrie merasa, langkahnya dihalang-halangi Menteri Keuangan yang menjabat sejak 2004 silam tersebut. Mulai dari kasus lumpur Lapindo, pencekalan pengusaha batubara karena tunggakan pembayaran royalti kepada negara, suspensi perdagangan enam emiten grup Bakrie hingga kisruh Newmont.

Dalam wawancara dengan harian Wall Street Journal, Sri Mulyani pun mengakui adanya ketegangan antara dirinya dan Bakrie. Hal itu bermula ketika dia menentang suspensi saham PT Bumi Resources (BUMI). “Aburizal Bakrie tak senang dengan saya,” kata Sri Mulyani ketika itu.

Namun, untuk jangka panjang, duduknya Sri Mulyani sebagai petinggi Bank Dunia, dinilai pasar akan menekan kelompok bisnis ini. Pasar berspekulasi bahwa Bakrie akan dipersulit mencari dana eksternal dari bank-bank investasi besar yang kebanyakan dari Amerika. Terutama karena perbankan ini diawasi ketat oleh Bank Dunia.

Sementara aliran dana masuk, yang dinilai karena faktor Sri Mulyani sebagai menteri keuangan, saat ini sebagian sudah terbang dari Indonesia. Hal ini membuat saham BUMI jeblok. Pasalnya, hot money ini cukup banyak yang tertanam di grup Bakrie.

Terkait rumor tersebut, pengamat pasar modal Irwan Ibrahim mengatakan, rencana Sri Mulyani mundur sebenarnya sudah terdengar sejak 4 bulan lalu. “Sehingga, hal ini tidak berimbas signifikan pada pergerakan saham Bakrie, termasuk BUMI,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, kemarin.

Anjloknya saham BUMI pertengahan pekan lalu, bersamaan dengan kabar mundurnya Sri Mulyani, lebih disebabkan jatuhnya harga minyak ke bawah level USUS$80 per barel. “Namun, kondisi ini tidak lama karena harga minyak pada semester dua akan berada di level 85-90 per barel,” paparnya.

Menurutnya, investor di sektor tambang kebanyakan adalah asing, dengan pendanaan terbesar adalah CIC. “Mereka melakukan investasi jangka panjang, sehingga cenderung mengabaikan masalah politik,” katanya.

Irwan pun memprediksikan untuk jangka pendek, BUMI masih akan terseret faktor negatif dari harga minyak yang akan turun ke level USS$75 per barel. Selain faktor likuiditas terkait krisis finansial Yunani. “BUMI masih akan turun pekan depan dengan support di 2000,” katanya.

Senada dengan analis Valbury securities Nico Omer Jonckheere yang mengatakan, investor Bakrie lebih melihat sentimen fundamental ketimbang politiknya. “Mereka masih cenderung obyektif melihat data-data,” ujarnya.

Sulitnya pendanaan dari bank asing juga dibantah Nico. Hal ini mengingat minimnya korelasi antara Sri Mulyani di Bank Dunia dengan perbankan Amerika dan kinerja perusahaan Bakrie, “Jadi, bagaimana Sri Mulyani bisa menghalangi pendanaan mereka,” ucapnya.

Lebih lanjut Nico mengatakan, saat ini sentimen BUMI belum bagus. Terutama bila dibandingkan saham sektor sejenis, seperti PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), PT Bukit Asam (PTBA) dan PT Adaro Energy (ADRO), yang memiliki fundamental lebih baik. [mdr]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: