Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Mei 25, 2010

ingat selalu HUKUM RUMOR bursa saham ala gw … 250510

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 11:24 am

25/05/2010 – 08:27
Bantahan ‘Rights Issue’ Manjur Kikis Tekanan Jual BUMI?

… kalo elo uda kenal blog2 gw sejak jadul, maka elo pasti uda kenal yang gw sebut sebagai HUKUM RUMOR bursa :  http://transaksisaham.wordpress.com/2009/12/19/saham2-contoh-bobo-dan-calon-digoreng-gorenk-191209/

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membantah akan melakukan penawaran umum terbatas atau rights issue. Namun apakah bantahan ini manjur menahan tekanan jual pada perdagangan hari ini.

“Tidak ada alasan BUMI untuk melakukan rights issue. BUMI belum ada rencana untuk melakukan rights issue,” ujar Vice President Investor Relation BUMI Dileep Srivastava lewat pesan singkat yang diterima INILAH.COM, kemarin sore.

Manajemen BUMI, lanjut Dileep, membantah akan melepas 20% kepemilikan saham BUMI di PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).

Gara-gara isu inilah saham BUMI terus merosot hingga menyenguh level terendahnya turun Rp345 menjadi Rp1.780 pada penutupan perdagangan saham Senin (24/5). Anjloknya saham BUMI kemarin sekaligus menjadi pemicu pelemahan IHSG sebesar 0,51% ke level 2.609,61.

Melemahnya saham BUMI juga ikut menjerumuskan saham Grup Bakrie lainnya seperti saham PT Bakrieland Development (ELTY) turun Rp30 menjadi Rp129, PT Energi Mega Persada (ENRG) melemah Rp23 ke Rp96, dan PT Bakrie Telecom (BTEL) terkoreksi Rp3 menjadi Rp139 per lembar saham.

Demikian pula saham PT Darma Henwa (DEWA) turun Rp10 menjadi Rp70, PT Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) melemah Rp65 poin ke Rp335 dan PT Bakrie and Brothers (BNBR) turun Rp8 menjadi R[54 per lembar saham.

Menurut analis AM Capital, Yustian Hartono kemarin, CLSA melakukan penjualan terbesar, diikuti JP Morgan dan OSK Nusadana Securities Indonesia. Aksi jual terhadap saham BUMI ini dipicu rencana BUMI untuk melakukan rights issue di bawah harga pasar senilai Rp1.800 per saham.

Analis saham Milenium Danatama Securities Ahmad Riyadi memapakan saham BUMI tertekan akibat aksi investor asing yang banyak melakukan aksi jual. “Asing keluar dan membuat investor lokal panik,” katanya.

Boleh jadi rumor tersebut telah membuat sejumlah investor asing melakukan aksi jual secara massal pada saham BUMI yang kemudian diikuti oleh investor-investor domestik.

Namun apakah investor hari ini masih akan menjauhi saham BUMI. Ada kekhawatiran bahwa otoritas bursa akan melakukan suspensi terhadap saham ini. Rumor rights issue itu jelas merugikan BUMI.

Investor khawatir jika harga rights issue jauh di bawah harga pasar tersebut jadi dilaksanakan. Ini juga menjadi indikasi bahwa perseroan menilai sahamnya sudah over value. Rumor negatif tampaknya masih menghantui saham BUMI sepanjang hari ini. [mdr]

25/05/2010 – 09:51
Ajukan ‘Non Preemptive Rights’, ‘Buy’ BUMI

(inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengundur pelaksanaan RUSPLB menjadi 24 Juni 2010 dari rencana sebelumnya 22 Juni 2010, dengan salah satu agendanya untuk meminta persetujuan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau non preemptive rights.

Manajemen juga membantah rumor yang beredar di pasar yang menyebutkan BUMI akan melakukan rights issue. Sementara itu, BUMI melalui PT Multi Daerah Bersaing (MDB) menawar 7% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NTT) senilai US$400 juta, lebih rendah dari yang diajukan NTT US$444 juta. Eksekusi terhadap divestasi 7% saham NTT diperkirakan dijadwalkan pada minggu depan.

Berdasarkan catatan Samuel Securities, mengikuti peraturan Bapepam maka jumlah maksimal saham yang dapat diterbitkan melalui non preemptive rights sebanyak 1,94 miliar lembar atau 10% dari jumlah saham beredar. Harga pelaksanaan non preemptive rights minimal Rp2,328 per saham (premium

30,7% dari penutupan kemarin), berdasarkan harga rata-rata tertimbang saham BUMI di pasar reguler selama 25 hari. “Kami merekomendasikan buy untuk saham BUMI,” ujar Samuel. [cms]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: