Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Mei 25, 2010

the bakrie ikutan nender @$2,2M … 250510

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:04 am

Selasa, 25/05/2010
15 Investor potensial ikut tender

JAKARTA: Sebanyak 15 investor lolos tahapan prakualifikasi untuk pembangunan salah satu proyek infrastruktur yang ditawarkan dalam Infrastructure Asia 2010, yaitu proyek jalur kereta api batu bara Puruk Cahu-Bangkuang di Kalimantan Tengah senilai US$2,2 miliar.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjukkan 10 di antara mereka merupakan investor lokal, sedangkan lima lainnya adalah investor asing. Investor-investor itu adalah Vestindo Primaland (Singapura), Itochu Corporation (Jepang), IL & Transportation Network Limited (India), serta China Communication Construction (China).

Kemudian, Soma-Ircon-Avantika Consorsium (Konsorsium Perusahaan India dan Indonesia), PT Jasa Power Indonesia, PT MAP Resouces Consortium, PT Darshanaa & Consortium, PT Bakrie Indo Infrastructure, PT Mega Guna Ganda Semesata, PT Industri Kereta Api, PT Barito Pacific Group, PT Mandiri Sani Pratama, PT Trans Kutai Kencana, dan PT Sarida Utama.

Lukas Hutagalung, konsultan bidang perencanaan infrastruktur Bappenas, menjelaskan investor yang lolos prakualifikasi akan diseleksi lagi sebelum dapat mengikuti proses tender. Biasanya, perusahaan yang masuk prakualifikasi adalah yang memiliki total aset minimal US$10 juta.

“Yang kesulitan rata-rata investor lokal karena mereka tidak sanggup memenuhi persyaratan tersebut, sehingga mereka harus membentuk konsorsium, jadi butuh waktu sekitar 2 minggu,” katanya kemarin.

Proyek jalur kereta api batu bara Puruk Cahu-Bangkuang di Kalimantan Tengah merupakan salah satu proyek infrastruktur yang ditawarkan pemerintah dalam Infrastructure Asia 2010 di Jakarta pada April.

Nilai proyek naik

Proyek ini juga telah masuk dalam Public Private Partnership (PPP) Book 2009. Nilai awal proyek ini sebelumnya dikalkulasikan sebesar US$1,5 miliar. Namun, kemudian naik menjadi US$2,2 miliar.

Lonjakan nilai proyek tersebut, menurut Lukas, terjadi setelah melalui proses review lebih mendetail. Angka yang semula ditetapkan US$1,5 miliar hanya untuk pembangunan jalur kereta saja, padahal masih dibutuhkan pengadaan jalur dari sumber pengerukan batu bara hingga pelabuhan untuk aktivitas eksportasi.

Lukas menambahkan penandatanganan kontrak diharapkan dapat dilakukan pada pertengahan Juni 2011. Adapun, pembangunan fisik proyeknya dapat dilaksanakan pada akhir 2011 dan diperkirakan memakan waktu 2 tahun-3 tahun.

Oleh Dewi Astuti
Bisnis Indonesia

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: