Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Mei 27, 2010

mimpi terBURUK rupa, bumi … 270510

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 7:01 am

27/05/2010 – 12:36
Dirjen Pajak: Penghentian Tuntutan KPC Tidak Semudah Itu
Rosdianah Dewi

Mochamad Tjiptarjo
(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Dirjen Pajak menilai kemenangan KPC bukan hal mutlak, meski telah menjadi keputusan MA. Pasalnya, penghentian penuntutan dugaan pengemplangan pajak harus sesuai prosedur.

“Penghentian tuntutannya tidak semudah itu. Ada aturan, tentu kita juga harus patuh sama hukum. Kita evaluasi pada waktu itu yang bersangkutan juga pernah mengajukan pra-peradilan ke PN (Pengadilan Negeri) Selatan, tapi ditolak,” ucap Dirjen Pajak Mochamad Tjiptarjo di Jakarta, Kamis (27/5).

Tjiptarjo mengatakan, penghentian penyidikan hanya dapat dilakukan jika memenuhi persyaratan, yakni wajib pajak (WP) meninggal, WP terbukti tidak bersalah, WP membayar denda dan kasus kadaluarsa.

Ia menuturkan, bukti permulaan yang selama ini dipermasalahkan sebenarnya sudah diketahui oleh pihak berwenang, yakni kepolisian dan Kejaksaan Agung. “Dokumen-dokumen kasus waktu mau melakukan penyilidikan sudah sepengetahuan Komwas yang berada di bawah Mabes Polri,” ujarnya.

Tjiptarjo menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui langkah apa yang akan dilakukan menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA), karena pihaknya belum menerima dokumen-dokumen tersebut. “Belum terima. Kita nanti pelajari keputusan itu, mengapa ditolak. Setelah itu baru mengambil langkah selanjutnya,” tandasnya. [mre]
Saham Bakrie terangkat
Ditjen Pajak lanjutkan penyidikan kasus pajak Kaltim Prima Coal
Kamis, 27/05/2010 04:01:42 WIB
Oleh:
JAKARTA: Hanya se lang 2 hari setelah Mah ka mah Agung me no lak permohonan pe nin jauan kem bali (PK) Dit jen Pa jak terkait pe nyidikan ka sus pajak PT Kaltim Prima Coal (KPC), har ga saham emi ten Grup Bak rie se rentak rebound.

Saham Bumi naik 19,88% ke Rp2.050, PT Bakrie and Brothers Tbk naik 23,08% ke Rp64, PT Energi Mega Persada Tbk naik 52% ke Rp114, PT Darma Henwa Tbk naik 38,33% ke Rp83, PT Bak rie Telecom Tbk naik 9,92% ke Rp144, PT Bakrie Sumatra Plan tations naik 29,63% ke Rp350, dan PT Bakrieland Deve lop ment Tbk naik 19,33% ke Rp142.

Lanang Trihardian, analis PT Syailendra Capital, mengatakan rebound untuk emiten Grup Ba k rie terjadi karena investor te lah mendapatkan kepastian rencana korporasi yang dilakukan Bumi.

In duk KPC, PT Bumi Re sour ces Tbk, mengumumkan kembali ren cananya untuk menambah mo dal tanpa hak memesan efek ter lebih dahulu (HMETD) atau nonpreemptive rights pada 24 Mei, hari yang sama saat kepu tus a n MA ten tang sengketa pajak KPC keluar.

Rencana itu tertuang dalam agenda rapat umum pemegang sa ham luar biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 24 Juni. Me nurut rencana, Bumi akan me­ner bitkan saham baru untuk meng onversi sebagian utang kreditur senilai US$500 juta.

Berdasarkan peraturan Ba pe pam-LK soal HMETD, emi ten atau perusahaan publik da pat me nerbitkan saham baru se ba nyak-banyaknya 10% dari modal disetor a.l. untuk memperbaiki po sisi keuangan perusahaan.

Dengan mengacu pada peratur an tersebut, Bumi dapat menerbitkan hingga 1,94 miliar sa ham dari total sa ham yang di ke luar kannya saat ini seb a nyak 19,40 mi liar saham.

Senior Vice Pre sident In vestor Relations Bumi Dileep Sri vastava me ng a takan target pe ngu rangan utang pada ta hun ini mencapai US$1 mi liar dari total utang US$3,4 mi liar. Separuh pengu rangan utang berupa konversi utang menjadi saham kepada pemodal strategis.

“Kami memasukkan agenda pembahasan [penambahan mo dal] kepada regulator kemarin [24 Juni]. Ini langkah pertama dari serangkaian pemangkasan utang dalam 12 bulan, sebagai mana yang telah kami umumkan ke pasar dan publik,” paparnya.

Kepala Biro Penilaian Ke uang an Perusahaan Sektor Riil Ba pe pam-LK Anis Baridwan membenarkan tentang adanya agenda RUPSLB Bumi. Dia membenar kan syarat di dalam nonpreemptive rights itu lebih longgar di ban­dingkan syarat rights issue karena bertujuan memudahkan emiten melakukan aksi korporasi.

Meski selalu dibantah, banyak pelaku pasar menengarai pener bit an saham baru ini sebagai bagian dari konversi utang senilai US$1,9 miliar dari China In­vest ment Corporation (CIC) yang di per oleh Bumi pada September 2009.

Seorang eksekutif pengendali Grup Bakrie yang tidak bersedia di ungkap jatidirinya membenar kan hal ini. Menurut dia, pe mo dal yang akan masuk adalah CIC sebagai bagian dari kerja sama strategis setelah pengelola investasi pemerintah China itu mengucurkan pinjam an.

CIC bahkan akan masuk pu la ke unit usaha Bumi yakni PT Bumi Resources M i ne ral pada saat IPO di pa ruh kedua ta hun ini, dengan nilai investasi US$200 juta-US$250 juta.

Dengan perkembangan harga terakhir, ka pitalisasi saham Grup Bakrie naik Rp11,69 triliun menjadi Rp63,78 triliun. Saham Grup Bakrie yang di­perdagangkan 10,29 juta lembar senilai Rp1,27 triliun, se tara dengan 18% dari total transaksi di bursa kemarin, Rp6,77 tr i liun.

Rebound saham Grup Bakrie ini bersama grup lain seperti As tra berada di barisan terdepan pe ngerek bursa, hingga indeks har ga saham gabungan (IHSG) ke ma rin ditutup naik 7,27% di level 2.696,78. Kenaikan 7,27% itu tertinggi dalam 18 bulan terakhir.

Dilusi saham publik

Meskipun ha nya ditawa rkan ke pemodal stra te gis, seorang ana lis menga ta kan penerbitan saham baru ini bakal mendilusi kepemilikan sa ham publik hing ga maksimal 10%. “Ini [aksi korporasi] yang ter bilang wajar ka rena be ban utang Bumi me mang besar se kali,” ujarnya.

Eksekutif itu menambahkan mundurnya pelaksanaan konversi utang menjadi saham melalui pe nambahan modal tanpa HMETD ini pada Januari lantaran adanya persoalan pajak Bumi dan anak usahanya, KPC dan PT Arut min Indonesia.

Sebelum pengumuman agenda RUPSLB pada Senin malam, sa ham Bumi tertekan aksi jual massif akibat spekulasi penawaran umum saham dengan HMETD (rights issue). Harga jual saham ba ru dalam aksi korporasi itu bah kan dikabarkan sebesar Rp1.400, sehingga harga saham tergerus dari level Rp2.425 pada 18 Mei menjadi Rp1.710, pada Selasa.

Setelah harga saham jatuh, broker Sinarmas Sekuritas dan Da na tama Makmur melancarkan aksi borong terhadap saham produsen dan eksportir batu bara terbesar na sional itu. Pada kurun waktu 24-25 Mei, Sinarmas memborong sa­ham Bumi bernilai Rp455,01 mi liar, sedangkan Danatama Rp75,44 miliar. Tekanan jual pun mereda, harga saham Bumi me lambung 19,88% atau Rp340 menjadi Rp2.050.

Ketika dikonfirmasi mengenai ke mungkinan Bursa Efek In do n e sia memeriksa dugaan kebocoran informasi aksi korporasi Bumi, Di rektur Pengawasan dan K­e pa tuhan Anggota Bursa Uriep Budhi Prasetyo tidak merespons pang gil an dan pesan singkat yang diki rimkan.

Dalam per kem bangan lain, Dit jen Pa jak tidak akan meng hen ti kan proses pe­nyi dikan du ga an pidana pajak oleh KPC mes ki pun Mah ka mah Agung (MA) telah me nolak permohonan PK instansi tersebut.

Direktur Inte li jen dan Pen yi dik an Ditjen Pa jak Pontas Pane me nyebutkan pu­tus an MA ter sebut tidak akan meme ngaruhi pro ses penyidikan ka rena Ditjen Pajak sebelumnya te lah dinyata kan menang dalam gu gatan pra pe radilan yang dila yan gkan oleh pihak KPC.

Pontas me nu turkan pu tus an MA ter sebut hanya ter kait de ngan proses administratif da lam pe ner bit an surat perintah peme riksaan bukti permulaan terha dap KPC.

Pada 24 Mei lalu, MA menolak permohonan PK Ditjen Pajak atas keputusan Peng adilan Pa jak pada 8 De sember 2009 yang memba talkan proses pe me rik­saan bukti per mu laan terhadap KPC ter kait de ngan du gaan mani pu lasi pajak Rp1,5 tri liun.

Presdir KPC En dang Ru chi at meng ung kap kan soal perbedaan penafsiran pajak yang membelenggu produsen batu bara ter besar itu tetap dise rahkan kepada lem baga hukum, seperti kepol i si an dan ke jaksaan. “Kami meng ikuti atur an yang berlaku saja.”

Politisi Partai Golkar Priyo Budi Santoso membantah adanya in ter vensi dalam proses pengadilan Ditjen Pajak melawan KPC terkait dengan persoalan pajak perusaha an milik keluarga Bakrie tersebut.

“Itu tidak ada hubungannya de ngan Setgab. Jadi tidak ada in ter vensi apapun. Tangan Golkar ti dak sampai untuk mengintervensi proses hukum,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum Par tai Golkar Aburizal Bakrie saat ini menjadi Ketua Harian Se k retariat Gabungan Koalisi Pen dukung Pemerintah. Ter ben­tuk nya Setgab Koalisi itu hampir ber samaan dengan mundurnya Sri Mulyani Indrawati dari ja bat an Menkeu. Kemarin, Sri Mul yani meninggalkan Tanah Air un tuk menduduki pos baru sebagai Di rektur Pelaksana Bank Dunia di Washington D.C.

Soekotjo Soeparto, Koordinator Bi dang Hubungan Antar Lem ba ga Komisi Yudisial, mengatakan pihaknya akan menjadikan pu tus an PK kasus pajak KPC sebagai prioritas untuk dipelajari. “Itu seandainya disetujui rapat [ple no].” (pudji.lestari@bisnis.co.id/ tomy. sasangka@bisnis.co.id)

Reportase: 08/Irvin Avriano A./ Ratna Ariyanti/Nurbaiti/Achmad Aris/Anugerah Perkasa/John Andhi Oktaveri/Bastanul Siregar /Sutan Eries Adlin

Oleh Pudji Lestari & Tomy Sasangka

Bisnis Indonesia

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: