Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Mei 29, 2010

unsp maseh meneroponk … 290510

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 10:29 am

Jumat, 28/05/2010 13:25:07 WIB
Pemerintah berjanji Food Estate Papua tetap jalan
Oleh : Linda T. Silitonga
OSLO, Norwegia (Bisnis.com):Pemerintah tetap melanjutkan program Food Estate di Merauke, Papua, meski ada kesepakatan melakukan moratorium selama dua tahun yang tidak memperkenankan alih fungsi lahan hutan gambut dan hutan alami.

Moratorium itu muncul setelah adanya kesepakatan dengan Norwegia yang mengucurkan bantuan guna mencegah deforestasi di dalam negeri. Letter of intent (LoI) kedua negara disebutkan sebagai syarat reallsasi bantuan sukarela US$ 1 miliar untuk mencegah deforestasi dan degradasi lahan gambut dan lahan hutan alam di dalam negeri.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakn pihak Norwegia juga tidak meminta pada Indonesia untuk menghentikan proyek Food Estate di Merauke, apalagi memasukkannya dalam kesepakatan yang harus dipatuhi oleh Indonesia dalam letter of intent (LoI) sebagai syarat realisasi bantuan sukarela US$ 1 miliar untuk mencegah deforestasi dan degradasi lahan gambut dan lahan hutan alam di dalam negeri.

“Saya tidak mengatakan gagal karena memang belum. Yang sudah itu 250.000 hektar sementara kawasan hutan yang dikonversi belum,” kata Zulkifli pada pers di sela kunjungan kerjanya di Oslo Climate and Forest Conference hari ini.

Zulkifli mengutip data yang dikemukakan Menteri Pertanian yang mengatakan Food Estate luasnya 1,2 juta hektare, dan antara lain yang satu juta hektar menyentuh lahan hutan, dan untuk mengubah peruntukan hutan tersebut harus ada tata ruang yang diusulkan gubernur dan disetujui DPR.

Food Estate Merauke, Papua merupakan realisasi dari cita –cita Indonesia untuk memilki suatu kawasan lumbung pangan nasional.

Terkait dengan usulan menawarkan proyek percontohan bagi pencegahan deforestasi dan degradasi yang disepakati terkait penggunaan bantuan pemerintah Norwegia sebesar US$ 1 miliar, dia mengatakan belum disepakati.

Memang, ujarnya, pemerintah Indonesia telah menawarkan proyek percontohan pada pemerintah Norwegia antara lain di Kampar merupakan daerah yang lahan gambutnya dalam antara 3-12 meter untuk dilakukan restorasi.

Lainnya yang ditawarkan adalah di Kalimantar Barat dan itu jadi penyangga dari Kapuas. Satu kawasan yang berbatasan dengan Malaysia atau di Kalimantan Timur yang berada di wilayah Malino.

Berikutnya adalah di Papua,mengingat di kawasan tersebut sebagian besar kawasan lahan gambut yang kedalamannya antara 1-2 meter. Di daerah yang nantinya disepakati Norwegia dilakukan moratorium sekurangnya dua tahun terutama hutan alami tidak boleh dikonservasi kepada untuk penggunaan lain.

“Jadi kawasan hutan kita baik hutan produksi tidak boleh dikonversi, tidak boleh ditebang lagi tapi dilakukan restorasi,” kata Zulkifli.(fh)
bisnis.com

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: