Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Mei 31, 2010

bumi dilanda sentimen negatif, jela$ : 310510

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 4:23 pm

31/05/2010 – 10:04
Satrio Utomo
Arah Market Belum Jelas, BUMI ‘Flat’

INILAH.COM, Jakarta – Saham PT Bumi Resources (BUMI), Senin (31/5) diprediksikan begerak flat. Selain faktor penurunan harga batu bara, arah market pun belum jelas. Hold saja BUMI!

Pengamat pasar modal, Satrio Utomo mengatakan, potensi mendatarnya laju saham BUMI awal pekan ini, salah satunya dipicu oleh kondisi market yang tidak terlalu mendukung. Sebab, tren IHSG ^JKSE secara umum saat ini masih turun.

Memang, imbuhnya, dalam dua hari terakhir IHSG rebound cukup besar. Namun, pasar harus melihat apakah ini bisa berlanjut atau tidak di pekan ini. Begitu juga dengan pergerakan bursa regional yang juga arahnya masih belum jelas. “Batubara pun turun ke level US$96 per metrik ton,” katanya kepada Ahmad Munjin INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Kamis (27/5) saham BUMI ditutup melemah Rp25 (1,21%) menjadi Rp2.025 dengan intraday Rp2.075 dan Rp1.940. Volume transaksi mencapai 219,8 juta unit saham senilai Rp443,2 miliar dan frekuensi 5.195 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Setelah melemah Rp25, bagaimana Anda memperkirakan pergerakan saham BUMI awal pekan ini?

Peluangnya flat. Salah satunya dipicu oleh penurunan harga batubara ke level US$96,84 per metrik ton. Padahal, sebelumnya sempat menyentuh level US$108 per metrik ton dan di level US$106 di awal Mei ini. Hal ini, jadi berita yang tidak terlalu baik bagi saham sejuta umat ini. Apalagi, jika berkaca pada harga 2008, di mana batubara mencapai US$140 per metrik ton.

Akan bergerak di kisaran berapa?

BUMI akan bergerak dalam kisaran support Rp1.950 dan Rp2.050 sebagai level resistance-nya. Sebelumnya, kisaran support BUMI berada di level Rp2.150-2.250. Tapi, posisi penutupan akhir pekan lalu di level 2.025, kisaran 2.100-1.200 menjadi kisaran resistance-nya. Itu pun, karena peluang pergerakannya flat hari ini, agak susah untuk kembali ke atas level Rp2.100.

Bagaimana dengan sentimen market?

Apalagi, dengan kondisi market yang tidak terlalu mendukung menambah sulit pergerakan saham BUMI. Sebab, tren IHSG ^JKSE secara umum saat ini masih turun. Memang, dalam dua hari terakhir IHSG ^JKSE rebound, cukup besar, tapi pasar harus melihat apakah bisa berlanjut atau tidak di pekan ini. Begitu juga dengan pergerakan bursa regional yang juga arahnya masih belum jelas.

Di level berapa, pembelian aman untuk BUMI?

Jika melihat pergerakan tiga hari terakhir, level aman untuk masuk di saham BUMI di level Rp1.800-1.850. Namun ini tergantung kondisi market. Sebab, BUMI sendiri secara teknis sedang mencari kisaran harga baru. Kalau bukan Rp1.600-an, berarti di level Rp2.150-an. Kecuali jika BUMI secara tiba-tiba akan membagikan dividen senilai Rp500 per saham. Baru BUMI akan naik tajam.

Apakah non preemtive issue BUMI masih harus dicermati pasar?

Terkait rencana BUMI melakukan rights issue tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau non preemtive issue, menurut saya, pasar harus mencari tahu di level harga berapa. Bisa jadi, karena ini non preemtive issue harganya bisa di level tinggi.

Saya sarankan agar pasar melihat pernyataan resmi manajemen di level berapa issue tersebut. Tapi, sebelum hal itu ada kejelasan, BUMI hari ini lebih terpengaruh laju market dan penurunan harga batubara. Karena itu, BUMI sangat susah untuk naik ke level Rp2.500 kembali.

Lantas, apa rekomendasi Anda?

Hold untuk BUMI! Sebab, bukan hanya BUMI yang terkoreksi, tapi market secara umum pun arahnya masih belum jelas. Semua orang saat ini masih berhitung, apakah indeks jadi bullish atau hanya pullback naik sebentar untuk kemudian turun kembali.[jin/ast]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: