Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 1, 2010

baru tau doi, bumi emang gitu … 010610

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 9:34 am

BEI Masih Tunggu Penjelasan Bumi Resources
Selasa, 1 Juni 2010 – 07:37 wib

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai aksi korporasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) cenderung sarat kepentingan kelompok tertentu tanpa mengindahkan kepentingan investor publik.

“Kalau kita lihat, BUMI selalu inkonsisten,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Edy Sugito di Jakarta.

Eddy menuturkan,BUMI kerap mengumumkan aksi korporasi yang belum jelas. Seharusnya emiten milik keluarga Bakrie itu perlu membuat kajian dan perencanaan matang sebelum menyebarkan informasi ke publik.Sebab,sekecil apa pun informasi yang terkait dengan emiten itu langsung direspons pelaku pasar sehingga merugikan investor minoritas. “Apalagi, BUMI kan market driver (penggerak pasar),” imbuhnya.

Menurut Eddy, bursa telah mengirimkan surat kepada manajemen BUMI untuk menjelaskan rencana aksi korporasi terbarunya, terutama mengenai skema penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Penjelasan yang dinginkan bursa mencakup struktur, penggunaan dana, serta pihak-pihak terkait di dalam transaksi.

“Kita sudah kirim surat dan belum mendapat penjelasannya. Yang pasti, sebelum 14 hari setelah mendaftarkan ke Bapepam-LK tanggal 25 Mei, BUMI harus memberitahukan ke publik mengenai aksi korporasi itu,” tegasnya.

Senior Vice President Investor Relations BUMI Dileep Srivastava membantah tuduhan bahwa perseroan tidak konsisten dengan rencana aksi korporasi yang diumumkannya. Dia justru menilai ada pihak yang mencari keuntungan dengan melansir kabar rights issue yang justru merugikan BUMI.

“Berita tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab.Yang benar,BUMI akan menerbitkan saham baru tanpa HMETD seperti yang telah disampaikan kepada otoritas pasar modal beberapa waktu lalu,” sanggahnya.

Seperti diketahui,BUMI berencana menerbitkan saham baru tanpa HMETD atau non- preemptive rights senilai USD450–550 juta. Aksi korporasi tersebut sekaligus membantah kabar yang menyebutkan BUMI akan melakukan rights issue senilai Rp6,5 triliun. Kabar ini sempat membuat saham BUMI pada perdagangan Senin (24/5) anjlok 23,29 persen dari Rp2.125 ke Rp1.630.

Penerbitan saham tanpa HMETD ini nantinya dibarengi dengan rencana perseroan mengonversi utang menjadi saham. China Investment Corporation (CIC) disebut-sebut akan mengambil alih saham yang akan diterbitkan BUMI.

CIC melalui anak usahanya,Country Forest Limited, merupakan salah satu kreditor utama BUMI.Total utang BUMI terhadap CIC per Desember 2009 tercatat sebesar USD1,9 miliar.

Analis Bhakti Securities Edwin Sebayang menilai, aksi korporasi ini sebenarnya akan berdampak positif bagi BUMI. Sebab, porsi utangnya berkurang dengan adanya konversi saham. “Ini sebenarnya sama saja dengan debt to equity swap. Dalam jangka menengah akan mengurangi beban bunga BUMI yang tahun lalu naik sampai tiga kali lipat,” jelasnya.(Whisnu Bagus /Koran SI/wdi)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: