Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 1, 2010

enrg tru$ mencari pendanaan … 010610

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 6:06 pm

Energi Mega alokasikan US$630 juta genjot produksi
Selasa, 01/06/2010 16:33:03 WIBOleh: Bambang P. Jatmiko
JAKARTA (Bisnis.com): PT Energi Mega Persada Tbk mengalokasikan dana investasi hingga US$630 juta untuk meningkatkan produksi minyak dan gas dalam 3 tahun ke depan.

Jumlah itu bisa bertambah, menyusul rencana perusahaan minyak dan gas ini masuk ke bisnis coal bed methane (CBM).

Direktur Keuangan Energi Mega Didit Ratam mengungkapkan perseroan akan fokus untuk mengembangkan sejumlah blok yang dinilai prospektif dan memberikan kontribusi yang signifikan.

“Untuk tahun ini, kami mengalokasikan dana sebesar US$150 juta, tahun depan US$260 juta, dan pada 2012 sebesar US$220 juta,” ujarnya hari ini.

Menurut Didit Ratam, selain akan menggenjot produksi minyak dan gas, perseroan akan mengembangkan bisnis CBM. Saat ini, Energi Mega telah mendapatkan dua blok yang siap dieksplorasi, yaitu di Blok Sangata 2 PSC dan Blok Tabulako PSC.

Dalam 3 tahun pertama, dana yang dibutuhkan untuk eksplorasi per tahun mencapai US$60 juta, atau sekitar US$20 juta per tahunnya. “Setelah 3 tahun, produksi CBM siap untuk menuju ke skala keekonomian. Ada sejumlah opsi untuk mendanai pengembangan CBM, baik melalui pinjaman bank maupun penerbitan obligasi,” lanjut Didit.

Namun demikian, dia tidak merinci jumlah yang dibutuhkan untuk pengembangan CBM setelah mencapai produksi komersial.

Sementara itu, Direktur Utama Energi Mega Imam Agustino mengungkapkan perseroan membidik lima blok migas untuk diakuisisi. Dana pengambilalihan di luar belanja modal yang dijatah untuk tahun ini.

“Akuisisi dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara anorganik. Namun, untuk saat ini kami masih fokus pada finalisasi pembelian Blok Masela dari Inpex,” lanjut Imam Agustino.(yn)
Energi Mega Bantah Siap Rights Issue
Perseroan, cenderung memilih obligasi atau pinjaman bank sebagai sumber pendanaan.
SELASA, 1 JUNI 2010, 16:15 WIB
Antique, Purborini

VIVAnews – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membantah akan mengeluarkan hak memesan efek terlebih dahulu (preemptive rights) pada tahun 2010 guna pembiayaan belanja modal dalam tiga tahun ke depan.

“Kita tidak akan menerbitkan rights issue sampai saat ini,” jelas CFO Energi Mega Persada Didit A. Ratam usai diskusi di Jakarta, Selasa, 1 Juni 2010.

Perseroan, kata dia, cenderung memilih obligasi atau pinjaman bank sebagai sumber pendanaan. “Obligasi lebih mungkin karena debt to equity ratio kita kecil,” ujar Didit.

Menurut Didit, sampai tiga tahun ke depan perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$630 juta. Dana tersebut di luar investasi proyek Coal Bad Methane. Berturut-turut, tahun 2010 US$150 juta, 2011 US$260 juta, dan 2012 US$220 juta.

Tahun ini perseroan menggunakan dana US$100 juta untuk mengakuisisi 10 persen blok Masela dari Inpex Corporation sebesar US$100 juta, membayar beban keuangan US$41,3 juta, dan Rp908,8 miliar untuk modal kerja Energi Mega dan anak usahanya.

Tahun 2016, perseroan berniat meningkatkan kapasitas produksi setara dengan 200 ribu barel minyak per hari. Saat ini, kapasitas produksi baru mencapai 30 ribu barel per hari. “Kita akan melakukannya, baik dengan organik atau anorganik,” ujar Didit.

Direktur Utama ENRG, Imam P Agustino mengatakan perseroan tengah membidik lima blok migas. “Lima blok itu ada di luar negeri dan dalam negeri,” kata dia.

Namun, dia enggan menyebutkan letak dan cadangan sumber dayanya. “Kita masih pelajari,” ujar Imam.

Sedangkan pemenuhan dana untuk itu, kata Didit, masih akan dipenuhi melalui dana internal dan realisasi waran. Saat ini, perseroan memiliki 5 miliar lembar waran yang masih di-exercise senilai Rp190.

Sementara itu, harga saham saat ini berada pada posisi Rp 130 per lembar saham. (kd)

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Energi Siapkan US$20 Juta untuk Eksplorasi
Eksplorasi akan dilakukan pada blok PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia.
SELASA, 1 JUNI 2010, 17:21 WIB
Antique, Purborini

VIVAnews – PT Energi Mega Persada Tbk menyiapkan dana eksplorasi Coal Bad Methane (CBM) sebesar US$10-20 juta pada 2011.

“Untuk ekplorasi dulu, karena kami belum bisa produksi,” kata Chief Financial Officer (CFO) Energi Mega Persada, Didit A Ratam, di Jakarta, Selasa 1 Juni 2010.

Didit menambahkan, eksplorasi akan dilakukan pada blok PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia. “Kami memilih ini karena jarak dengan LNG Bontang 50 kilometer,” ujar dia.

Ia memperkirakan, produksi baru bisa dilakukan dalam 2-3 tahun ke depan. Namun, Didit belum bisa menentukan nilai investasinya. “Kami masih harus mengkajinya lagi, karena di Indonesia belum ada,” kata dia.

Rencananya, Didit melanjutkan, produksi CBM perseroan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik PT Bumi Resources Tbk. “Perseroan melihat Bumi membutuhkan untuk power plant pada dua konsesi itu,” tuturnya. Prioritas kedua CBM akan disalurkan untuk gas kota dan LNG.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah tengah mengkaji kontrak kerja untuk CBM. Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Evita Legowo, langkah itu dilakukan guna memenuhi target konsumsi energi gas dan CBM pada 2025 sebesar 30 persen.

Saat ini, kontrak yang masih ada sebesar 20 CBM PSCs. Dengan term of conditions FTP (File Transfer Protocol) untuk share sebesar lima persen dan non share 10 persen. Sementara itu, reliquishment diatur dalam tiga tahun dengan persentase 10-20 persen dan enam tahun 35-80 persen. (art)

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: