Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 4, 2010

trub jadi mengkonversi saham anak usaha … 040610

Filed under: Saham Trub — bumi2009fans @ 8:30 am

Jumat, 04/06/2010
Truba batalkan PLTU Kuala Tanjung
Wika garap proyek pabrik aluminium Antam US$314 juta
Cetak
JAKARTA: Raksasa konstruksi PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk membatalkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kuala Tanjung, Sumatra Utara, senilai US$274,3 juta.

Sekretaris Perusahaan Truba Alam Gamala V. Katoppo menyatakan hal tersebut diputuskan karena perseroan belum juga mendapatkan mitra strategis untuk menggarap proyek pembangkit listrik swasta berkapasitas 2X135 megawatt (MW) itu.

“Namun, kami akan melanjutkan kembali proyek PLTU Kuala Tanjung sampai ada mitra yang digandeng. Untuk sementara, kami fokus pada bisnis yang selama ini sudah kami jalankan,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Truba sebelumnya mengumumkan telah menggandeng Ratchaburi, perusahaan konstruksi asal Thailand, untuk menggarap proyek itu. Perseroan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas 230 megawatt (MW) yang sudah beroperasi.

Selain PLTU Kuala Tanjung, Truba mempunyai empat PLTU dengan total kapasitas 470 MW yang dalam proses pengerjaan. Tiga pembangkit itu adalah PLTU Bangka dengan kapasitas 2×12 MW, PLTU Pontianak 2×30 MW, dan PLTU CP Bahari 4×30 MW.

Gamala menekankan kendati proyek PLTU Kuala Tanjung macet, perseroan memproyeksikan tahun ini masih bisa mencatat pertumbuhan bisnis minimal sama seperti 2009. Optimisme itu didasarkan atas perolehan kontrak sepanjang tahun berjalan yang sudah melampaui target.

Sampai awal Juni 2010, lanjutnya, perseroan telah meraup kontrak US$130 juta, atau 30% lebih besar dari target yang ditetapkan, US$100 juta. Dia berharap jumlah itu mengalami kenaikan seiring dengan perolehan kontrak baru.

Adapun, kontrak baru terakhir didapatkan PT Truba Jaya Engineering, anak usaha Truba Alam, senilai US$16 juta dari PT Roberts Schaefer Soros Indonesia untuk pengerjaan civil, structural, mechanical erection, dan OLC & TBCT Duplication Project.

Direktur Utama Truba Jaya Erman Suparno mengatakan pengerjaan proyek itu dimulai 10 Mei 2010. Saat ini, perseroan membidik sejumlah kontrak konstruksi industri kimia, minyak dan gas, serta listrik senilai Rp10 triliun.

“Kontrak-kontrak itu masih dalam tender yang kami ikuti. Kami berharap dapat memenangkan tender tersebut, sehingga dapat mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan,” katanya.

Rabu pekan ini, Truba Alam mengumumkan melepas kepemilikannya di PT Manunggal Multi Energi melalui anak usahanya PT Maxima Infrastruktur ke PT Galaksi Nusantara Kencana sebagai bagian dari konversi utang ke saham senilai Rp162,5 miliar.

Dalam keterbukaannya ke otoritas bursa, Gamala mengatakan setelah konversi utang ke saham itu, Galaksi menguasai 87,99% saham Manunggal Multi, dan saham Maxima terdilusi menjadi 12,01% dari semula 90,1%.

Proyek Wika

Sementara itu, satu konsorsium kontraktor yang dipimpin PT Wijaya Karya Tbk akan menggarap proyek pengembangan chemical grade alumina dari PT Indonesia Chemical Alumina di Tayan, Kalimantan Barat, senilai US$314 juta pada akhir 2010.

Wika akan mengerjakan engineering, procurement, and construction pabrik pengolah aluminium berkapasitas 300.000 ton CGA per tahun yang ditargetkan beroperasi 2014 itu bersama PT Nusea dan kontraktor asal Jepang, Tsukishima Kikai Co Ltd.

“Karena proyek itu mulai dikerjakan secara penuh pada tahun depan, maka perolehan proyek tersebut akan memberikan kontribusi kepada kami mulai 2011. Proyek dikerjakan selama 40 bulan,” ujar Sekretaris Perusahaan Wika Natal Argawan Pardede di Jakarta, kemarin.

Namun demikian, Natal menambahkan status konsorsium kontraktor saat ini masih sebagai first candidate, sehingga perseroan masih menunggu letter of intent dari Indonesia Chemical, anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (Antam) itu, agar bisa dinyatakan sebagai pemenang tender.

Hingga kuartal I/2010, Wika telah mengerjakan kontrak senilai Rp1,48 triliun dari total nilai kontrak tahun berjalan Rp11,73 triliun. Kontrak yang sudah diperoleh itu baru sekitar separuh dari target tahun ini, Rp20,82 triliun atau naik 21,1% dari tahun sebelumnya. (Ratna Ariyanti) (bambang.jatmiko@bisnis.co.id)

Oleh Bambang P. Jatmiko
Bisnis Indonesia
e-trading:
TRUB: Belum Pastikan Lunasi Obligasi
PT Truba Jaya Engineering belum memastikan kesiapan dana pelunasan obligasi I/2007 perusahaan senilai Rp200 miliar. Dalam keterbukaan informasi emiten kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Direktur Utama Truba Jaya Erman Suparno mengatakan perseroan masih melakukan beberapa upaya untuk melunasi obligasi yang akan jtauh tempo pada 8 Juli itu. Selain Truba Jaya, penerbitan obligasi korporasi lain, PT Trimegah Securities Tbk juga melakukan keterbukaan informasi terkait dengan obligasi perseroan yang akan jatuh tempo pada 15 Juli.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: