Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 8, 2010

the zigzag bnbr, again : 080610

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 6:16 pm

08/06/2010 – 18:44
BNBR Jajaki ‘Co Investment’ Terhadap 5 Investor
Agustina Melani

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) menjajaki co investment kepada 5 investor termasuk fund manager global.

Hal itu disampaikan Chief Executive Officer (CFO) PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) Bobby Gafur, Selasa (8/6). Bobby menuturkan, pihaknya telah bertemu investor dalam non deal roadshow ke Hong Kong dan London beberapa waktu lalu. Pihaknya menawarkan co investment kepada fund manager global. “Kita tawarkan co invesment dari yang kecil dan besar kepada fund manager global,” ujar Bobby.

Seperti diketahui, Perseroan berencana menerbitkan obligasi dolar AS senilai US$250 juta. Krisis ekonomi Eropa dan kondisi Amerika Serikat (AS) belum pulih membuat perseroan menunda penerbitan obligasi global tersebut. “Krisis utang Eropa dan kondisi Amerika Serikat belum pulih membuat struktur keuangan berubah. Perseroan menawarkan co investment untuk kegiatan investasi BNBR,” tutur Bobby.

Perseroan menawarkan obligasi global untuk refinancing utang dan investasi. [mel/cms]
08/06/2010 – 18:21
BNBR Dukung Merger Flexi-Esia
Agustina Melani

(inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) akan mendukung kerjasama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan PT Bakrie Telecom Tbk dengan catatan memberikan nilai tambah untuk Perseroan.

Chief Executive Officer (CEO) BNBR, Bobby Gafur mengatakan industri telekomunikasi memberikan kontribusi besar untuk Perseroan. Bila kerjasama Telkom dengan Bakrie Telecom memberikan nilai tambah maka Perseroan akan mendukung kerjasama tersebut. Tapi Perseroan belum mendapatkan informasi proposal, baik dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT Bakrie Telecom Tbk. “Kita belum tahu proposalnya dari Telkom dan BTEL sendiri belum memberikan informasi ke kita,” kata Bobby saat ditemui seusai RUPST PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk di Jakarta, Selasa (8/6).

Menurut Bobby, penggabungan frekuensi dan infrastruktur antara Esia dan Fleksi memberikan sinergi bagus dan efisien. Bobby menuturkan pihaknya belum mengetahui bentuk dalam kerjasama seperti operator, operasional dan frekuensi. “Kalau kerjasama bagus di frekuensi dan infrastruktur untuk esia dan flexi,” tambah Bobby.

Bobby menegaskan bila terjadi kerjasama antara BTEL dengan Telkom asalkan memberikan nilai tambah maka perseroan akan mendukung.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Rinaldi Firmansyah mengatakan pihaknya akan mengkaji untuk membidik BTEL. [mel/cms]
Selasa, 08/06/2010 18:06 WIB
Bakrie Brothers Batalkan Obligasi Konversi US$ 250 Juta
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan menyiapkan pendanaan model terbaru berbentuk co-investment untuk menggantian penundaan penerbitan Equity-Link Notes (convertible bonds) senilai US$ 250 juta.

Untuk mencapai kemitraan strategis tersebut, perseroan sedang menjajaki lebih dari lima investor guna mendapatkan dana. Perseroan bahkan telah melakukan roadshow ke beberapa negara, termasuk Hongkong.

Demikian disampaikan CEO BNBR Boby Gafur saat ditemui di Hotel Mid Plaza Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selasa (8/6/2010).

“Bentuknya akan co-invesment. Kita sudah roadshow, sudah lama. Ada beberapa yang minat, kecil ataupun besar. Di atas lima investor, dari Fund Manager,” terang Boby.

Pembatalan rencana penerbitan Equity-Link Notes US$ 250 juta ini merupakan imbas dari krisis yang terjadi di Eropa sampai saat ini. AS pun diyakini perseroan belum pulih benar dari krisis.

“Situasi saat ini belum bisa karena krisis masih terjadi. Struktur-struktur finansial lain akan dipilih sebagai investasi. Roadshow untuk equity,” paparnya.

Dana obligasi tadinya akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) utang dan investasi perseroan di tahun 2010. Convertible bond direncanakan dapat dilunasi dengan dana tunai (cash settlement).

“Kita sudah bayar sebagian utang, jumlahnya saya lupa,” terang Boby.

Hingga kini, utang jangka panjang (MSN) BNBR berada di posisi Rp 5,12 triliun, yang jatuh tempo pada tahun 2012. Untuk utang jangka pendek non repo, perseroan mempunyai beban sebesar Rp 1,51 triliun, sedangkan utang repo sebesar Rp 220 miliar.

BNBR juga memprioritaskan refinancing utang jangka pendek dengan pinjaman jangka panjang. Kemudian, prioritas di bidang keuangan lainnya, perseroan akan melunasi dan mengganti repo dengan fasilitas (pinjaman) perbankan.

(wep/dro)

08/06/2010 – 09:09
BUMI Bakal Terdongkrak Akuisisi BTEL
Ahmad Munjin

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Saham PT Bumi Resources (BUMI), Selasa (8/6) diprediksi menguat seiring positifnya sentimen dari grup Bakrie terkait penjajakan akuisisi BTEL oleh TLKM. Strong buy BUMI!

Pengamat pasar modal, Willy Sanjaya mengatakan, potensi penguatan saham BUMI hari ini salah satunya dipicu sentimen positif dari grup Bakrie. Hal ini terkait aksi PT Telkom (TLKM) yang sedang menjajaki akuisisi PT Bakrie Telecom (BTEL), salah satu anak usaha Bakrie.

Wacana itu, menurutnya sudah diangkat hingga DPR melalui Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah. “Karena itu, BUMI akan mengarah ke level resistance Rp1.820 dan Rp1.720 sebagai level support-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (7/6).

Pada perdagangan kemarin, saham BUMI ditutup melemah Rp110 (5,91%) menjadi Rp1.750 dibandingkan akhir pekan lalu di level Rp1.860. Harga tertingginya mencapai Rp1.790 dan terendah Rp1.690. Volume transaksi mencapai 253,4 juta unit saham senilai Rp443,5 miliar dan frekuensi 6.748 kali.

Berita terkait akuisisi itu, lanjut Willy menjadi kabar gembira bagi saham-saham yang bernaung di bawah The Seven Brothers termasuk BUMI. “Trigger-nya bisa di saham BTEL sehingga harga saham sejuta umat ini pun terangkat,” tambahnya.

Di sisi lain, penutupan saham BUMI kemarin yang mengalami tekanan tajam sudah diiringi besarnya volume transaksi. Karena itu, berpeluang naik kembali hari ini ke level Rp1.820.

Willy menilai, tekanan jual terhadap BUMI kemarin tidak masuk akal. Hal itu semata faktor goncangan regional. Dia berharap, pasar dan kondisi market regional bisa kembali mereda setelah sebelumnya terimbas kasus-kasus utang di Eropa seperti Hongaria. “Sebab, setiap kali kasus Eropa merebak, indeks akan terguncang kembali termasuk BUMI,” ucapnya.

Jika pasar regional kembali melaju dengan tenang, saham BUMI dipastikan menguat. Sementara pergerakan bursa AS sudah mulai tenang sebab di Eropa pun kemarin hanya minus 7-20 poin.

Apalagi, harga batubara di Newcastle kembali menguat ke level US$98 per metrik ton dari sebelumnya US$96. “Karena itu, menyimpan saham BUMI untuk long term sangat menjanjikan,” tuturnya.

Willy menargetkan harga saham BUMI hingga akhir tahun ini di level Rp3.800-an. Ia juga memperkirakan, setelah Piala Dunia 11 Juli mendatang, pasar kembali aktif. “Jika hari ini tidak ada berita buruk kembali, BUMI akan menguat,” ucapnya.

Ia mengakui memang cukup sulit bagi BUMI untuk menguat lebih jauh. Sebab, pekan ini sudah memasuki bulan Piala Dunia. Sebagian besar fokus pelaku pasar termasuk domestik tertuju ke Afrika Selatan tempat perhelatan akbar sepakbola itu dilangsungkan.

“Pelaku pasar mengikuti pesta empat tahunan,” imbuhnya. Pada saat Piala Dunia, transaksi tipis dan perdagangan sepi. Hal itu selalu terjadi setiap 4 tahun sekali dan dua tahun sekali di Piala Eropa.

Sementara itu, tambah Willy, dari dalam negeri tidak ada hal-hal yang berpengaruh negatif ke pasar. Saat ini pasar tinggal menunggu fit and proper test Gubernur Bank Indonesia (BI) di mana Darmin Nasution akan segera menduduki posisi puncak di bank sentral itu.

Untuk itu, Willy merekomendasikan hold dan strong buy atas BUMI untuk jangka menengah dan long term. Sebab, level saat ini sudah sangat murah. “Untuk jangka pendek, pelaku pasar sebaiknya bermain cepat karena sekarang sudah masuk momentum Piala Dunia,” tandas Willy. [mdr]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: