Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 24, 2010

bumi bagi dividen … AKHIRNYA : 240610

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 12:10 pm

Kamis, 24/06/2010
4 Kreditur siapkan konversi utang dengan Bumi

JAKARTA: Empat kreditur PT Bumi Resources Tbk berpotensi menyerap saham baru yang diterbitkan produsen dan eksportir batu bara terbesar nasional itu saat penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada September.

Dalam pengumuman yang diterbitkan Bumi kemarin disebutkan empat kreditur yang mungkin terlibat dalam penambahan modal tanpa HMETD adalah Country Forest Limited-anak usaha China Investment Corporation (CIC), Raiffeisen Zentralbank Osterreich AG, Credit Suisse, dan JP Morgan Chase Bank N.A.

Bumi akan mengonversi utang keempat kreditur tersebut menjadi kepemilikan saham dengan menawarkan sebanyak 1,94 miliar saham baru bernilai Rp4,59 triliun atau setara dengan US$495,89 juta.

Konversi utang ini diharapkan terlaksana paling lambat 30 September, mundur 2 bulan dari sebelumnya dijadwalkan pada 30 Juli. Sayangnya, Sekretaris Perusahaan Bumi Dileep Srivastava menolak memerinci berapa besar porsi saham baru yang bakal diserap oleh keempat kreditur itu.

“Saya tidak bisa memerincinya. Tunggu saja hasilnya pada September. Sesuai permintaan otoritas kami menargetkan itu terlaksana pada bulan itu. Tetapi kami berharap bisa lebih cepat,” tuturnya, kemarin.

Bumi berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada hari ini guna meminta persetujuan rencana penambahan modal ini.

Masih dari pengumuman yang sama, manajemen menyebutkan Bumi saat ini masih dalam tahap akhir finalisasi dengan para kreditur tersebut. Pelunasan dapat dilakukan kepada satu atau lebih kreditur, bergantung pada kesepakatan antara perseroan dan masing-masing kreditur.

Manajemen berkomitmen memangkas utangnya hingga US$1 miliar pada tahun ini, di mana separuhnya melalui penambahan modal tanpa HMETD. Dileep mengatakan manajemen menyiapkan sejumlah opsi untuk melunasi utang sekitar US$500 juta lainnya.

“Kami akan menggunakan dana dari kas internal, di samping opsi yang lain. Salah satu sumber pendanaan lainnya adalah dari dividen anak usaha kami termasuk PT Newmont Nusa Tenggara,” ujar Dileep.

Kepala Riset PT Bhakti Securities Edwin Sebayang mengatakan bahwa langkah perseroan tidak membawa dampak yang signifikan dalam mengurangi jumlah utang Bumi mengingat tidak ada aliran uang yang masuk ke perseroan.

“Saya melihat posisi tawar-menawar Bumi dengan kreditur rendah sekali. Ada banyak cara yang dapat membantu perseroan, salah satunya restrukturisasi dengan memperpanjang tenor,” ujarnya, kemarin.

Kekhawatiran investor, lanjutnya, bertumpu pada rasio utang terhadap ekuitas dan besarnya pembayaran pokok serta bunga yang harus ditanggung perseroan. Kemampuan perseroan dalam mendatangkan pendanaan guna membiayai belanja modal pada masa mendatang juga dipertanyakan.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) harga saham Bumi turun 1,04% atau Rp20 ke level Rp1.910 kemarin, menjadikannya bernilai kapitalisasi pasar Rp37,06 triliun. (Ratna Ariyanti/Pudji Lestari) (bambang. jatmiko@bisnis.co.id)

Oleh Bambang P. Jatmiko
Bisnis Indonesia
Kamis, 24/06/2010 08:52:10 WIB
IMAS, BUMI, BNBR gelar RUPS hari ini
Oleh: Elsya Refianti

JAKARTA (Bisnis.com): Sebanyak 16 emiten dijadwalkan akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada hari ini.

Ke-16 perusahaan itu adalah PT Indomobil Sukses Inernational Tbk, PT Sat Nusapersada Tbk, PT Rukun Raharja Tbk, PT Katarina Utama Tbk, PT Trust Finance Indonesia Tbk, PT Unitex Tbk, PT Intanwijaya Internasional Tbk, PT Cowell Development Tbk, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk, PT Abdi Bangsa Tbk, PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk, PT Bumi Citra Permai Tbk, PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk, PT Bank Kesawan Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Bakrie & Brothers Tbk.

RUPS Indomobil Sukses Inernational (IMAS) akan digelar di Wisma Indomobil, Jl MT Haryono Kav 8 Jakarta, pada pukul 10.00 WIB dengan agenda berupa pengesahan atas perhitungan tahunan tahun buku 2009, persetujuan laporan direksi tentang keadaan dan jalannya perseroan tahun buku 2009, penetapan kebijaksanaan berkaitan dengan pemberian gaji dan tunjangan kepada anggota direksi dan dewan komisaris, penunjukan kantor akuntan publik tahun buku 2010.

RUPSLB Abdi Bangsa (ABBA) rencananya akan digelar pada pukul 10.00 WIB di Hotel Grand Mahakam, Jl Mahakam I No. 6 Jakarta, yang akan membahas agenda berupa persetujuan pemegang saham atas rencana PUT (rights issue) V dalam rangka penerbitan HMETD, persetujuan pemegang saham atas transaksi material, persetujuan pemegang saham atas rencana perseroan untuk melakukan pengambilalihan sebagaian saham PT Adhara Dhanapa Mahardhika dan PT Emas Indonesia Duaribu, persetujuan pemegang saham atas rencana perubahan susunan komisaris dan direksi.

Bank Nusantara Parahyangan (BBNP) akan menggelar RUPS pada pukul 09.00 WIB di Gedung Kantor Pusat PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk di Jl Juanda No 95 Bandung. Agendanya adalah persetujuan laporan direksi mengenai kegiatan perseroan selama tahun buku 2009 dan rencana bisnis bank tahun 2010, laporan dewan komisaris mengenai pelaksanaan pengawasan perseroan, persetujuan neraca dan perhitungan laba rugi perseroan untuk tahun buku 2010, persetujuan penetapan penggunaan laba perseroan tahun buku 2009, persetujuan penyesuaian remunerasi dan tunjangan lainnya bagi dewan komisaris dan direksi, penunjukan kantor akuntan publik.

Bumi Resources (BUMI) akan menggelar RUPS pada pukul 10.00 WIB di Balai Kartini, Jl Jend Gatot Subroto Jakarta. Agenda rapatnya adalah persetujuan atas laporan pertanggungjawaban direksi, pengesahan neraca dan perhitungan laba/rugi, persetujuan rencana penggunaan laba tahun buku 2009, penunjukan akuntan publik tahun buku 2010.

BUMI juga akan melangsungkan RUPSLB dengan agenda persetujuan untuk menjaminkan/mengagunkan/membebani dengan hak jaminan kebendaan sebagian besar atau seluruh aset/harta kekayaan perseroan yang dimiliki secara langsung atau tidak langsung kepada para krediturnya, baik kreditur perseroaan maupun kreditur anak perusahaan, persetujuan untuk penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan Peraturan Bappepam-LK no. IX.D.4 dan persetujuan perubahan struktur permodalam serta perubahan anggaran dasar sehubungan dengan perubahan struktur permodalan tersebut, pengangkatan kembali susunan direksi perseroan.

Selanjutnya adalah RUPS Bakrie & Brothers (BNBR) pada pukul 10.00 di Hotel Nikko di Jl MH Thamrin 59 Jakarta, yang akan membahas laporan direksi tentang jalannya perseroan dan tatausaha keuangan tahun buku 2009, persetujuan dan pengesahan neraca serta perhitungan laba/rugi tahun buku 2009, penentuan dan persetujuan penggunaan keuntungan yang diperoleh perseroan tahun buku 2009, penunjukan serta penentuan akuntan publik untuk mengaudit buku perseroan tahun buku 2010.

BNBR juga akan melangsungkan RUPSLB dengan agenda rapat berupa persetujuan pembebanan dan/atau pengalihan atas aset yang dimiliki/akan dimiliki langsung atau tidak langsung untuk keperluan penjaminan terhadap pinjaman dan/atau fasilitas keuangan lainnya, perubahan anggaran dasar perseroan.

RUPS PT Cowell Development (COWL) Tbk akan digelar mulai pukul 10.00 WIB di Hotel Redtop, Jl Pecenongan 72 Jakarta, dengan membahas agenda berupa laporan tahunan perseroan termasuk pengesahan laporan keuangan dan laporan pengawasan dewan komisaris tahun buku 2009, penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2009, realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum dan hasil pelaksanaan waran, penunjukan akuntan publik tahun buku 2010, penetapan gaji atau honorarium dan tunjangan bagi dewan komisaris perseoran serta pelimpahan wewenang kepada dewan komisaris untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan anggota direksi, perubahan direksi dan dewan komisaris perseroan.

Arpeni Pratama Ocean Line (APOL) bermaksud menggelar RUPS pada pukul 14.00 WIB di Jakarta dengan agenda rapat berupa persetujuan laporan tahunan perseroan tahun buku 2009, penunjukan akuntan publik tahun buku 2010, penetapan remunerasi bagi anggota direksi dan komisaris perseroan tahun buku 2010, serta perubahan susunan direksi.

Agenda RUPS Bank Kesawan (BKSW) yang akan digelar mulai pukul 14.00 WIB di Hotel Alila, Jl Pecenongan Kav 7-17 Jakarta adalah persetujuan laporan tahunan perseroan tahun buku 2009, penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2009, penunjukan akuntan publik tahun buku 2010, penetapan tugas, wewenang, honorarium/gaji dan tunjangan lainnya anggota direksi dan dewan komsiaris perseroan, perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, dan laporan penggunaan dana hasil PUT I tahun buku 2009 serta perubahan lokasi pembukaan kantor.

RUPS Trust Finance Indonesia (TRUS) bakal digelar mulai pukul 10.00 WIB di Hotel Borobudur Jakarta, dengan agenda berupa laporan tahunan direksi dan pengesahan neraca serta perhitungan laba rugi tahun buku 2009, penetapan penggunaan laba perseroan tahun buku 2009, penetapan akuntan publik tahun buku 2010, dan pemberhentian serta pengangkatan pengurus perseroan.(er)
Kamis, 24/06/2010 11:47 WIB
BUMI Bagi Dividen Rp 27,68 per Saham
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sepakat membagikan dividen tunai tahun buku tahun 2009 sebesar Rp 27,68 per saham atau sekitar 30% dari laba bersih perseroan yang sebesar US$ 190,448 juta.

Demikian hasil RUPS Tahunan di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (24/6/2010).

Pada tahun 2009, BUMI mencatat pendapatan sebesar US$ 3,219 miliar dengan laba bersih sebesar US$ 190,448 juta. Dividen tunai yang akan dibagikan sebesar 30% dari laba bersih atau sebesar US$ 57,134 juta.

Nilai per sahamnya ditetapkan sebesar Rp 27,68 per saham.

(wep/dro)
24/06/2010 – 11:39
BUMI Bagi Dividen Rp27,68 Per Saham
Agustina Melani

INILAH.COM, Jakarta – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memutuskan untuk membagikan dividen Rp27,68 per lembar saham.

Hal ini diputuskan dalam RUPST yang dilaksanakan Kamis (24/6) ini.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal 1-2010 sebesar 38%.

Laba bersih kuartal 1-2009 BUMI tercatat sebesar US$71,14 juta. Hasil ini diperoleh dari US$124,53 juta dikurangi penyesuaian pajak US$55,4 juta. Berarti, BUMI meraup kenaikan laba bersih 38,01%.

Utang pajak BUMI juga turun menjadi US$369,1 juta, dibandingkan periode yang sama 2009 sekitar US$626,06 juta.

BUMI juga membukukan pendapatan sekitar 22,11% menjadi US$1,016 miliar, dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar US$832,663 juta. Selain itu, perseroan juga berhasil mengantongi laba selisih kurs

sekitar US$32,147 juta, ketimbang sebelumnya rugi sekitar US$8,575 juta. [mel/cms
24/06/2010 – 14:41
Dileep Diangkat Menjadi Direktur BUMI
Agustina Melani

INILAH.COM, Jakarta – Hasil RUPST PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memutuskan mengangkat Dileep Srivastava sebagai direktur. Posisi sebelumnya adalah Vice President Investor Relation.

“Tidak ada perubahan komisaris tapi ada perubahan susunan direksi,” kata Dileep usai RUPS BUMI di Jakarta, Kamis (24/6).

Selain Dileep, Andrew Beckham akan menjabat sebagai Direktur dan Chief Financial Officer (CFO) sedangkan Ari Hudaya tetap menjabat sebagai Direktur Utama dan Eddy Soebari sebagai Direktur.

Dalam kesempatan sama, hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BUMI juga menyetujui pelaksanaan penambahan modal dengan non preempetive issue atau penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Dileep menuturkan, penambahan modal tanpa HMETD maksimum 10% dari modal disetor atau 1,94 miliar lembar saham . Harga penawaran sekitar 2,366 per lembar saham. Target dana sekitar US$495,89 juta. “Non prempetive issue tidak ada penundaan. Kita akan sampaikan hasil ke Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada September 2010,diharapkan pelaksanaan secepatnya,” kata Dileep.

Dileep menuturkan, penggunaan dana hasil non prempetive issue untuk mengurangi pinjaman. Dikabarkan empat kreditur akan mengambil non prempetive issue antara lain Country Forest Ltd anak usaha China Invesment Corporation (CIC), Raeffeise Zentralbank Osterreich, Credit Suisse dan JP Morgan Chase Bank NA.

Terkait utang jatuh tempo ke JP Morgan sekitar US$145 juta dan Credit Suisse yang harus dibayar pada tahun ini, Dileep enggan menyebutkan asal dana untuk membayar utang jatuh tempo tersebut. “Utang jatuh tempo hanya rutin,” tambah Dileep.

Selain itu, hasil RUPSLB juga menyetujui perseroan untuk melego aset anak usaha. RUPST dan RUPSLB PT Bumi Resources Tbk (BUMI) disetujui sekitar 75% pemegang saham. [hid]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: