Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 25, 2010

pembersihan bnbr … tas, tas, tas : 250610

Filed under: Tak Berkategori — bumi2009fans @ 11:43 pm

Jumat, 25/06/2010 17:10 WIB
Para Petinggi Grup Bakrie Hengkang dari BNBR
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membubarkan jajaran manajemen dan mencopot para petinggi-petinggi sebelumnya guna melakukan regenerasi kepemimpinan dalam jajaran direksi dan komisaris perseroan.

Demikian disampaikan usai RUPS Tahunan yang digelar di hotel Nikko, Jakarta, Jumat (25/6/2010).

Sebelumnya, BNBR memiliki dua jenis manajemen yang disebut sebagai Board of Director (BOD) dan Board of Management (BOM). Namun dengan alasan menghindari adanya rangkap jabatan, perseroan memutuskan membubarkan BOM dan hanya memiliki BOD.

Orang-orang yang dikenal sebagai petinggi-petinggi grup Bakrie seperti Nalinkant A Rathod, Ari Saptari Hudaya dan Dileep Srivastava hengkang dari BNBR.

Berikut daftar BOM BNBR sebelumnya:

CEO : Bobby Gafur S Umar.
Chief : Investor Relations Officer Dileep Srivastava.
Chief : Risk Officer Dody Taufiq Wijaya.
Chief : Financial Officer Eddy Suparno.
Chief : Investment Officer Michael E Lucente.
Chief : Communication & Administration Officer Siddharta Moersjid.

Sedangkan susunan BOD BNBR sebelumnya adalah:

Direktur Utama : Nalinkant A Rathod.
Direktur : Ari Saptari Hudaya.
Direktur : Dileep Srivastava.
Direktur : R.A. Sri Dharmayanti.

Setelah RUPS hari ini, hanya terdapat BOD yang terdiri atas

Direktur Utama : Bobby Gafur S. Umar.
Direktur : Eddy Soeparno.
Direktur : Dody Taufiq Wijaya.
Direktur : Siddharta Moersjid.
Direktur : R.A. Sri Dharmayanti.

Sementara susunan dewan komisaris tidak berubah yakni:

Komisaris Utama : Irwan Sjarkawi.
Komisaris Independent : Mohamad Iksan.
Komisaris : Nugroho I Purbowinoto.
Komisaris : Armansyah Yamin.

(dro/qom)
Susunan Direksi dan Komisaris Bakrie Brothers
Sementara itu, direksi yang tidak lagi menjabat adalah Ari S Hudaya dan Dileep Srivastava.
JUM’AT, 25 JUNI 2010, 16:41 WIB
Arinto Tri Wibowo, Purborini

VIVAnews – Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya memutuskan susunan direksi baru dan komisaris perseroan.

Dalam RUPS yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat 25 Juni 2010, Bobby Gafur S Umar resmi diangkat sebagai direktur utama dan chief executive officer (CEO) menggantikan Nalinkant A Rathod.

Sebelumnya, Bobby Gafur menjabat sebagai managing director dan CEO Bakrie & Brothers. Sementara itu, direksi yang tidak lagi menjabat adalah Ari S Hudaya dan Dileep Srivastava. “Komisaris Utama Irwan Sjarkawi,” kata Direktur Bakrie & Brothers, Siddharta Moersjid, dalam pesan singkatnya kepada VIVAnews.

Berikut susunan lengkap direksi dan komisaris Bakrie & Brothers:

Direksi:
Direktur Utama: Bobby Gafur S Umar
Direktur: RA Sri Dharmayanti, Dody Taufiq Wijaya, Siddharta Moersjid, dan Eddy Suparno.

Komisaris:
Komisaris Utama: Irwan Sjarkawi
Komisaris: Armansyah Yamin, Nugroho I Purbo Winoto
Komisaris Independen: Mohamad Ikhsan

Sebelumnya, Dody Taufiq Wijaya menjabat sebagai chief risk officer, Eddy Suparno (chief financial officer), dan Siddharta Moersjid (chief communication & administration officer).

Sementara itu, Michael E Lucente yang menjabat sebagai chief investment officer telah mengundurkan diri.

• VIVAnews
Bakrie Investasi Infrastruktur US$500 Juta
Bakrie & Brothers juga akan menambah kepemilikan di Bumi Resources hingga 25 persen.
JUM’AT, 25 JUNI 2010, 18:11 WIB
Antique, Purborini

Bobby Gafur S. Umar (Bakrie & Brothers)
BERITA TERKAIT
Susunan Direksi dan Komisaris Bakrie Brothers
Bobby Gafur Jadi Dirut Bakrie Brothers
Mackenzie Beli Bertahap Saham Bakrie Brothers
Bakrie Tunda Terbitkan Obligasi Konversi
Grup Bakrie Bayar Pajak Rp 2,1 Triliun
Web Tools

VIVAnews – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) menargetkan investasi US$300-500 juta dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

“Kami akan mengembangkan usaha infrastruktur melalui Bakrie Indo Infrastructure yang 100 persen milik Bakrie & Brothers,” kata Direktur Utama Bakrie & Brothers, Bobby Gafur S Umar, di Jakarta, Jumat 25 Juni 2010.

Bobby menuturkan, usaha tersebut berupa pipanisasi, pembangkit listrik, dan jalan tol. Untuk pipanisasi, perseroan akan menggandeng mitra dari China. “Tapi belum bisa disclosed sekarang,” ujar dia.

Sementara itu, untuk pembangkit listrik, menurut dia, Bakrie akan menggandeng perusahaan pembangkit dari Korea. “Mereka sudah lama untuk usaha ini,” ujar Bobby. Terkait jalan tol, perseroan akan membangun 150-250 kilometer pada ruas Cimanggis-Cibitung.

Namun, Bobby tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai komposisi atau pun bentuk kerja sama dengan para mitra tersebut. “Belum bisa detail,” kata dia.

Dia mengakui, pilihan perseroan menggandeng mitra karena melihat situasi krisis Yunani. “Kami kemarin menunda obligasi karena krisis, lihat situasi dulu, untuk itu kami gandeng partner,” ujar Bobby.

Tidak hanya infrastruktur, perseroan juga akan berinvestasi di bidang keuangan. “Kami akan investasi tambahan senilai US$200-300 juta,” kata dia yang mengaku akan membeli utang atau co-investment dalam bentuk trading.

Investasi tersebut, Bobby mengatakan, salah satunya menambah kepemilikan pada anak perusahaan PT Bumi Resources Tbk hingga 25 persen. Dia juga mengakui akan menambah kepemilikan pada PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk hingga 50,5 persen.

Bobby menambahkan, perseroan akan menjaminkan aset perseroan hingga 50 persen. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut. “Detailnya belum,” kata dia.

Dia menuturkan, Bakrie & Brothers juga akan membiayai kembali (refinancing) utang jatuh tempo tahun ini. Sepanjang 2009, perseroan mampu menekan rugi bersih dari Rp16,45 triliun pada 2008 menjadi Rp1,6 triliun. (art)

• VIVAnews
Jumat, 25/06/2010 18:16 WIB
Bakrie Brothers Jajaki Beli 5,5% Saham BUMI
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berencana meningkatkan kepemilikan saham mereka di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi 23-25% pada semester II 2010. Itu berarti, jumlah saham yang akan dibeli antara 3,5% hingga 5,5%.

Demikian disampaikan Presiden Direktur BNBR, Bobby Gafur S Umar usai RUPS Tahunan di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin Jakarta, Jumat (26/5/2010).

“Kita akan naikkan portofolio yang kita punya jadi 23-25% dari sebelumnya 19,5%,” paparnya.

Ia menambahkan, perseroan masih terus mengkaji sumber pendanaan untuk menambah saham di anak usahanya tersebut. Termasuk mekanisme pembelian saham BUMI, baik melalui pasar sekunder ataupun membeli dari pemegang saham lainnya.

“Itu masih confidential. Ini strategi kita untuk meningkatkan kepemilikan. Nanti ketahuan kalau disebut,” paparnya.

Sementara BNBR juga belum dapat membeberkan apakah akan menyerap saham baru yang akan diterbitkan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). “Itu kita sedang valuasi lebih dalam,” katanya.

BNBR juga berencana mengembangkan anak usaha baru mereka yang bergerak dalam perdagangan bahan bakar yakni PT Bakrie Energy. Sebab sejak didirikan pada Januari 2010 perseroan sudah mendapat keuntungan dari operasional Bakrie Energy.

“Triwulan-I sudah untung di perdagangan bahan bakar untuk perusahaan perkebunan dan tambang. Kami targetkan mendapat net profit dari cash operation Bakrie Energy sekitar Rp 100-150 miliar,” ucapnya.

(wep/dro)

Bakrie and Brother Tak Bagi Deviden
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Jumat, 25 Juni 2010 | 17:43 WIB

ilustrasi
Logo PT Bakrie & Brothers Tbk
JAKARTA, KOMPAS.com – Bakrie and Brothers (BNBR) kembali tidak membagikan dividen atau sisa hasil usaha kepada para pemegang sahamnya karena merugi dalam kinerja tahun 2009. Hal ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel Nikko, Jumat (25/6/2010).

Namun, Presiden Direktur BNBR Bobby Gafur S Umar mengatakan perusahaan berhasil menekan kerugian dari Rp 16,465 triliun menjadi Rp 1,6 triliun. RUPS berharap di 2010 kinerja perusahaan akan membaik dan berbalik menjadi keuntungan.

RUPS Luar Biasa berikutnya juga menyepakati tiga direksi baru sebagai tambahan armada untuk memperkuat manajemen perusahaan ke depan, khususnya bidang keuangan, risk management, serta sumber daya manusia dan administratif. RUPS juga menyetujui penjaminan aset perusahaan lebih dari 50 persen.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: