Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juni 26, 2010

bnbr berekspansi … 260610

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 11:31 am

25/06/2010 – 20:56
Garap Tol, Gas & Pembangkit Listrik
BNBR Gandeng Investor Korea & China
Agustina Melani

(IST)
INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) menggandeng investor strategis dari Korea dan China untuk proyek pipanisasi gas, jalan tol dan pembangkit listrik.

Perseroan optimis dapat mencapai nilai proyek tersebut US$500 juta untuk seluruh ketiga proyek tersebut. “Total proyek dapat mencapai US$300 juta-US$500 juta untuk proyek kita yaitu jalan tol, pipanisasi gas dan pembangkit listrik,” tutur Presiden Direktur Bakrie and Brothers Tbk, Bobby Gafur, Jumat (25/6).

Booby menambahkan, perseroan siap menggandeng investor luar negeri untuk merealisasikan proyek tersebut. Valuasi proyek berjangka waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Ada dua investor asal Korea dan China yang sudah menjual partner perseroan khususnya untuk pembangkit listrik. “Dari proyek tersebut kita menjadi dominan kepemilikan sahamnya,” tambah Bobby.

Sedangkan di bisnis jasa keuangan, perseroan menganggarkan dana US$200 juta-US$300 juta termasuk nilai investasi pada portofolio BNBR yang telah ada. “Ini investasi bisa berupa akuisisi perusahaan melalui co-investment sekitar US$200 juta-US$300 juta. Akuisisi ini juga sejalan dengan yang ada di dalam industri kita,” tutur Bobby.

Saat ini perseroan menjajaki kerjasama dengan tiga perusahaan dengan mekanisme co-investment. Selain itu, perseroan akan mencari pendanaan untuk menyerap hasil rights issue bakrie telecom.

Pada kesempatan sama, perseroan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujui perubahan susunan direksi. Susunan direksi antara lain Presiden Direktur Bobby Gafur, posisi direktur

dijabat oleh Eddy Soeparno, Dody Taufiq Wijaya, Siddharta Moersjid dan Sri Dharmayanti. Sedangkan presiden komisaris dipegang oleh Irwan Sjarkawi, Komisaris Independen dipegang Mohammad Ikhsan dan Komisaris Nugroho Purbowinoto dan Armansyah Yamin. [mel/hid]
25/06/2010 – 20:48
BNBR Arahkan Bakrie Energy di Perdagangan BBM
Agustina Melani

(IST)
INILAH.COM, Jakarta – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) akan mengembangkan anak usaha baru yaitu Bakrie Energy yang bergerak dalam bidang perdagangan bahan bakar.

Direktur PT Bakrie and Brothers Tbk, Bobby Gafur menuturkan perseroan telah mendapatkan keuntungan dari operasional Bakrie Energy pada Januari 2010. “Triwulan pertama sudah untung di perdagangan bahan bakar untuk perusahaan perkebunan dan tambang. Kami targetkan mendapatkan laba bersih dari cash Bakrie Energy sekitar Rp100 miliar hingga Rp150 miliar,” ujar Bobby, Jumat (25/6).

BNBR juga berencana untuk meningkatkan kepemilikan saham di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi 23%-25% pada semester kedua 2010. Hal tersebut sejalan dengan meningkatan kepemilikan di anak usaha yang

lain yaitu PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP). “Kita akan meningkatkan portofolio BUMI yang kita punya dari 23 persen menjadi 25 persen yang sebelumnya 19,59 persen,” tutur Bobby.

Bobby menambahkan, perseroan terus masih mengkaji sumber pendanaan untuk meningkatkan saham di anak usahanya termasuk mekanisme pembelian saham BUMI melalui pasar sekunder atau membeli dari pemegang saham sebelumnya. “Ini masih confidential, ini strategi kita untuk meningkatkan kepemilikan kita nanti,” kata Bobby.

Langkah penambahan kepemilikan oleh BNBR dapat dilakukan dengan eksekusi saham baru yang diterbitkan BUMI pada September. BUMI berencana menerbitkan 1,94 miliar saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Harga pelaksanaan sekitar Rp2,366 dengan target dana sekitar Rp4,59 triliun. [mel/hid]

Laba Bakrie Energy Rp 150 Miliar
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Jumat, 25 Juni 2010 | 18:09 WIB

KOMPAS.COM/IGNATIUS SAWABI

JAKARTA, KOMPAS.com – Bakrie and Brothers menaruh harapan besar terhadap anak perusahaannya, Bakrie Energy yang baru saja dioperasikan awal tahun 2010. Dalam kuartal pertama tahun 2010 saja, Bakrie Energy telah berhasil memberikan keuntungan kepada perusahaan.
“Rp 100 miliar – Rp 150 miliar net profit dari Bakrie Energy,” tutur Presiden Direktur Bobby Gafur S Umar usai Rapat Umum Pemegang Saham di Hotel Nikko, Jumat (25/6/2010).
Bobby menilai bisnis baru BNBR ini memiliki prospek yang cerah. Perusahaan yang bergerak dalam bidang bahan bakar untuk mendukung perkebunan dan pertambangan ini diharapkan akan memberikan keuntungan yang lebih tinggi ke depannya.
BNBR memang mengharapkan kontributor keuntungan terbesar berasal dari usaha-usahanya yang baru untuk mengurangi utang yang masih tersisa Rp 1,6 triliun. Selain itu, BNBR akan melakukan revitalisasi untuk mengurangi utang. Utang-utang jangka pendek dan berisiko tinggi akan di-refinancing.
BNBR Bakrie & Brothers Tbk RUPS 24-06-2010 10:00:00 Hotel Nikko Jakarta, Diamond 2&3 Room, Lobby Level, Jl. MH. Thamrin 59, Jakarta 1. Laporan Direksi mengenai jalannya Perseroan dan tatausaha keuangan pada tahun buku 2009
2. Persetujuan dan pengesahan Neraca dan Perhitungan Laba/Rugi pada tahun buku 2009
3. Penentuan dan persetujuan penggunaan keuntungan yang diperoleh Perseroan pada tahun buku 2009
4. Penunjukkan dan penentuan Akuntan Publik utk mengaudit buku Perseroan pada tahun buku 2010
46 BNBR Bakrie & Brothers Tbk RUPSLB 24-06-2010 10:00:00 Hotel Nikko Jakarta, Diamond 2&3 Room, Lobby Level, Jl. MH. Thamrin 59, Jakarta 1. Persetujuan pembebanan dan/atau pengalihan atas aset yang dimiliki / akan dimiliki langsung atau tidak langsung Perseroan utk keperluan penjaminan terhadap pinjaman dan/atau fasilitas keuangan lainnya
2. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan

Iklan

dewa puyEnK … 260610

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 6:27 am

Jumat, 25/06/2010 18:39:55 WIB
DEWA belum tetapkan strategi perkecil utang
Oleh: Irvin Avriano A.

JAKARTA (Bisnis.com): Kontraktor pertambangan anggota kelompok usaha Bakrie PT Darma Henwa Tbk (DEWA) belum dapat memastikan strategi yang akan ditempuh perseroan tahun ini untuk memperkecil kerugian perseroan tahun lalu.

“Kami belum dapat menjelaskan secara detail,” ujar Sekretaris Perusahaan Darma Henwa Wiria Widodo kepada pers hari ini.

Tahun lalu, perseroan membukukan total pendapatan US$201,46 juta, meningkat sebesar 8,46% dari perolehan pada 2008 sebesar US$220,1 juta.

Meskipun pendapatannya meningkat, laba bersih perseroan anjlok sebesar 117,45% dari laba bersih sebesar US$10,58 juta menjadi rugi bersih sebesar US$1,84 juta pada periode yang sama.

Pada kuartal I/2010, perseroan membukukan pendapatan sebesar US$44,78 juta dan rugi bersih sebesar US$3,49 juta.

Harga saham Darma Henwa ditutup stagnan di level Rp79 per lembar sore ini dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp1,72 triliun.

Sepanjang tahun berjalan, saham perseroan memberikan pengembalian negatif sebesar 35,8%.

Saat ini, tutur Wiria, perseroan sedang terfokus pada dua proyek kontraktor tambang di lokasi tambang batu bara PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia, anak usaha Grup Bakrie lain PT Bumi Resources Tbk.

Penambangan KPC itu berlokasi di Bengalon, Kalimantar Timur, sedangkan Arutmin di Asam asam Kalimantan Selatan. (wiw)

DEWA Darma Henwa Tbk RUPS 25-06-2010 15:00:00 Hotel Ritz Carlton Bali Room 2 lantai , Jl. Lingkar luar Mega Kuningan Kav.E.1.1. NO.1 Mega Kuningan Jakarta 1. Pengesahan terhadap laporan direksi dan laporan keuangan perseroan yang berakhir pada tahun buku 31 Desember 2009.
2. Pengesahan terhadap kaporan rugi laba perseroaan yang berakhir pada tahun buku 31 desember 2009
3. Penunjukan kantor akuntan publik untuk audit eskternal tahun buku 2010

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.