Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juli 6, 2010

bumi mineral YAKIN di luar … lah : 060710

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 3:13 pm

Indofood CBP incar Rp4 triliun
Danatama hanya sanggup jual saham Bumi Mineral US$150 juta
Selasa, 06/07/2010 03:22:21 WIB
Oleh:
JAKARTA: PT Indofood CBP Sukses Makmur berencana menghimpun dana dari pasar modal senilai minimal Rp4 triliun dalam aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada semester II/2010.

“Rencananya perusahaan ingin nilai IPO-nya besar, nilainya bisa Rp4 triliun-Rp5 triliun. Saat ini perusahaan sedang memproses dokumentasi awalnya,” kata eksekutif yang terlibat dalam proses itu kepada Bisnis, tadi malam.

Indofood CBP (Consumer Branded Products) adalah anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk, hasil dari restrukturisasi divisi mi instan dan penggabungannya dengan lima anak usaha perseroan yang lain.

Kelima perusahaan tersebut adalah PT Indosentra Pelangi, PT Gizindo Primanusantara, PT Indobiskuit Mandiri Makmur, dan PT Ciptakemas Abadi. IPO Indofood CBP otomatis menambah jumlah emiten Grup Salim dari enam perusahaan yang terdaftar saat ini.

Keenam emiten Grup Salim itu adalah PT Indosiar Karya Media Tbk, PT Fast Food Indonesia Tbk, PT Indomobil Sukses International Tbk, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Di lantai bursa, nilai kapitalisasi pasar Grup Salim mencapai Rp114,081 triliun dengan bobot indeks 4,81%. Dari sisi kapitalisasi dan bobot indeks, grup ini menempati posisi ketiga setelah Grup BUMN (Rp679,50 triliun dan 28,65%) dan Grup Astra (Rp289,37 triliun dan 12,20%).

Ketika dihubungi tadi malam, Direktur Indofood Fransiscus Welirang mengaku belum mendapatkan laporan rinci mengenai soal itu. “Saya tidak ikut perencanaan korporasi secara mendetail, silakan tanya ke sekretaris perusahaan,” katanya.

Sayang, Sekretaris Perusahaan Indofood Werianty Setiawan yang coba dikontak memilih tidak merespons. Namun, pada Mei lalu Direktur Indofood Thomas Tjhie mengatakan IPO Indofood CBP akan digelar pada kuartal IV/ 2010.

Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membayar utang perseroan. “Utang konsolidasi dengan anak usaha Rp25 triliun, sedangkan utang perusahaan sendiri Rpl7 triliun. Kami akan menggunakan dana IPO Indofood CBP untuk membayar utang,” kata Thomas.

Lepas 20%

Di tempat terpisah, Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito mengatakan saat ini otoritas bursa memang sedang memproses dokumen perseroan guna meraih kontrak awal atau kontrak pendahuluan pencatatan saham.

Namun, meski berani memastikan nilai IPO-nya di atas Rp2 triliun dengan melepas 20% saham, Eddy belum dapat mengonfirmasi jumlah target pasti dana yang diincar Indofood CBP karena masih menunggu proses valuasi harga dan masa pembentukan minat investor.

“Sampai sekarang sebetulnya belum bisa dipastikan karena masih tergantung proses pricing. Indofood CBP juga telah menunjuk PT Kim Eng Securities dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi pencatatan saham perseroan itu,” katanya.

Dalam catatan Bisnis, perusahaan sekuritas asing yang ditunjuk itu adalah Credit Suisse dan Deutsche Bank.

Analis PT JP Morgan Securities Stevanus Juanda dalam risetnya per 1 Juli, menilai pencatatan saham Indofood CBP mampu menjadi salah satu katalis pendongkrak harga saham induk usahanya, Indofood Sukses Makmur.

Menurut dia, peningkatan harga itu dapat mengulangi kejadian peningkatan harga ketika IndoAgri dicatatkan di bursa Singapura. Hal itu telah terjadi pada 8 Februari 2007 ketika harga saham Indofood terapresiasi 29,5%.

Dia juga memprediksi price to earning ratio (PER) Indofood CBP akan berada pada kisaran 11,3 kali sampai 12,1 kali. Penghitungan itu, tuturnya, berdasarkan kapitalisasi pasar IndoAgri dan estimasi valuasi Bogasari yang berada di kisaran 7-9 kali PE.

JP Morgan juga meningkatkan rekomendasi target harga saham dari level Rp4.500 ke level Rp5.000 pada 11 Juni selama 12 bulan sejak riset itu dirilis. Harga saham Indofood kemarin terkoreksi 0,56% ke level Rp4.425 dan membentuk kapitalisasi pasar senilai Rp38,85 triliun.

Bumi Mineral

Eddy mengungkapkan selain Indofood CBP, emiten yang siap listing pada semester II/2010 adalah PT Berau Coal Energy dan PT Bumi Mineral Resources. Dokumen Berau Coal sudah berada di Bapepam-LK untuk mendapatkan pernyataan efektif.

Dia mengatakan Bumi Mineral, anak usaha PT Bumi Resources Tbk, akan melepas sekitar 16% sahamnya kepada publik. Calon emiten tersebut juga sudah menunjuk PT Danatama Makmur sebagai penjamin emisi bersama dengan beberapa sekuritas asing.

Sementara itu, eksekutif yang mengetahui persoalan ini mengatakan pengendali Grup Bakrie ingin IPO Bumi Resources Mineral dilangsungkan di luar negeri. Untuk itu, Credit Suisse dan UBS diminta membantu proses penjaminan emisi dan penjualannya.

Namun, sampai saat ini kedua broker asing tersebut belum mengonfirmasi kesediaan mereka untuk terlibat sebagai penjamin emisi. “Tanpa kedua penjamin emisi asing itu, PT Danatama Makmur selaku penjamin emisi lokal hanya sanggup menjual saham US$150 juta,” tuturnya.

Dalam perkembangan lain, beredar rumor di pasar bahwa PT Harum Energy, produsen batu bara dengan produksi sekitar 10 juta ton per tahun, memutuskan menunda rencana IPO dari jadwal semula bulan depan ke waktu yang belum ditentukan.

Harum yang telah menunjuk Goldman Sachs, Deutsche Bank, PT Mandiri Sekuritas, dan Ciptadana Securities sebagai penjamin IPO, semula menargetkan dapat melepas 20%-25% sahamnya dengan target perolehan dana US$300-US$400 juta.

Presdir Ciptadana Securities Ferry Budiman Tanja yang dihubungi terkait dengan mundurnya IPO Harum membantah rumor tersebut. “IPO Harum tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana awal, kuartal III/2010 sekitar Agustus-September,” katanya.

Sementara itu, PT Garuda Indonesia (Persero) mulai menggelar tender penjamin pelaksana emisi dan lembaga penunjang IPO-nya. Maskapai penerbangan terbesar di Indonesia itu menargetkan dapat mencatatkan sahamnya di bursa pada semester II/2010. (10/Pudji Lestari/Bastanul Siregar/Wisnu Wijaya) (irvin.avriano@bisnis.co.id)

Oleh Irvin Avriano A.

Bisnis Indonesia

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: