Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Juli 24, 2010

skandal deposito: menkeu SANG pilatu$ : 240710

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 8:12 am

Jumat, 23/07/2010 19:51:49 WIB
Menkeu dukung sanksi 4 emiten
Oleh: Agust Supriadi
JAKARTA (Bisnis.com): Menteri Keuangan Agus Martowardojo mendukung keputusan otoritas bursa menjatuhkan sanksi kepada empat emiten, tiga di antaranya emiten Grup Bakrie, menyusul kesalahan pencatatan deposito di PT Bank Capital Tbk.

“Apa yang diputuskan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), kami yakini itu sudah merupakan suatu tindakan yang memang harus dilakukan. Jadi kami mendukung dan memahami. Selanjutnya tentu itu adalah suatu aktifitas sesuai dengan protokol dan standar proses di bursa,” ujar dia di kantornya, sore tadi.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan dinamika yang terjadi di pasar bursa. Yang terpenting, setiap kekeliruan yang terjadi harus segera dicari inti masalahnya untuk kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk sanksi atau peringatan. “Dan setelah itu kami meneruskan kegiatan seperti biasa.”

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum melakukan pembicaraan khusus dengan para pejabat di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) dan BEI terkait langkah tindaklanjut berikutnya dari kesalahan pencatatan deposito di PT Bank Capital Tbk tersebut. Intinya, kasus tersebut harus dijadikan pelajaran bagi institusi-intsitusi di bawah Kementerian Keuangan untuk menjaga tata kelola yang baik.

“Saya selalu pesankan kepada Bappepam atau institusi di bawah Kemenkeu untuk selalu menjaga tatakelola yang baik. Jadi saya meyakini mereka akan menjalankan ini dengan baik,” paparnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, BEI menjatuhkan surat peringatan ketiga dan sanksi denda masing-masing Rp500 juta kepada empat emiten yang tiga di antaranya emiten Grup Bakrie, menyusul kesalahan pencatatan deposito (mismatch) di PT Bank Capital Tbk. Keempat emiten yang terkena sanksi itu adalah PT Bakrie and Brothers Tbk, PT Energi Mega Persada Tbk, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, dan PT Benakat Petroleum Energy Tbk. (mrp)
Soal BACA, BI Lempar ke Bapepam
Jum’at, 23 Juli 2010 – 14:54 wib

Rheza Andhika Pamungkas – Okezone

JAKARTA – Karut marutnya penempatan dana deposito oleh empat emiten besar yang tiga di antaranya dari Grup Bakrie di PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA), ditanggapi dingin oleh Bank Indonesia (BI).

Bahkan, BI enggan mengomentari masalah tersebut dan melemparkan masalah ini ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Hal ini ditegaskan Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah saat ditemui wartawan usai salat Jumat di Halaman Gedung BI, Jakarta, Jumat (23/7/2010).

“Itu tanya Bapepam saja lah, saya enggak bisa. Pokoknya kalau yang BACA, saya enggak mau mengomentari yang individual bank,” ujarnya.

Halim menambahkan, pihaknya akan terus selalu Kami mengawasi bank, seperti mengenai kesalahan-kesalahan kalau ada masalah-masalah administratif. “Tentu ini obyek pengawasan kami. Tidak hanya BACA saja,” pungkasnya.

Sekadar informasi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanki terberat berupa peringatan ketiga dan denda sebesar Rp500 juta untuk masing-masing bagi empat emiten, yakni PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI).

“Sanksi itu dijatuhkan bursa terkait kesalahan penyajian laporan keuangan triwulan I-2010 masing-masing emiten tersebut yang disampaikan kepada bursa,” jelas Direktur Utama BEI Ito Warsito saat konferensi pers, kemarin.

Menurutnya, Setelah diberi waktu yang cukup para emiten tersebut tidak dapat memberikan data yang diminta bursa secara memadai, terkait kesalahan penyajian penempatan dana dalam bentuk deposito.

“Kasus kesalahan penyajian itu dapat melunturkan kepercayaan para investor terhadap laporan keuangan para emiten, karena para emiten tersebut tidak segera merevisi laporan keuangan triwulan I-2010 yang salah walaupun mereka sudah menyadari kesalahan tersebut,” tambah Ito.

Selanjutnya, Ito berharap para emiten berhati-hati dalam menyajikan laporan keuangan mereka karena kesalahan penyajian dapat menyesatkan para investor dan pembaca laporan keuangan lainnya.(ade)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: