Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 2, 2010

skandal data : boem1 #1 … 020810

Filed under: Utang Bumi & Grup — bumi2009fans @ 6:01 am

Beda Data Bumi-Dewa Tak Pengaruhi Keuangan
Selisih pendapatan Dewa dari KPC-Arutmin dengan biaya pokok pendapatan Bumi US$15,3 juta.
MINGGU, 1 AGUSTUS 2010, 16:44 WIB Arinto Tri Wibowo, Purborini

VIVAnews – PT Bumi Resources Tbk menjelaskan bahwa tidak terdapat
dampak terhadap kinerja keuangan perseroan terkait koreksi rincian akun biaya pokok pendapatan dari PT Darma Henwa Tbk, Pama, Thiess, dan Cipta Kridatama terhadap utang usaha masing-masing kontraktor tersebut.

“Ini hanya masalah reklasifikasi dan tidak material serta tidak berdampak terhadap laporan keuangan perseroan maupun angka biaya pokok pendapatan,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, Dileep Srivastava, dalam keterbukaan publik yang disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.

Mengenai adanya selisih biaya pokok pendapatan Bumi Resources setelah direvisi dengan pendapatan Darma Henwa dari anak usaha Bumi, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia, menurut Dileep, hal tersebut karena penyajian biaya untuk Darma Henwa atas Kaltim Prima Coal yang meliputi penyesuaian akuntansi sehubungan dengan back charges operasional dan reklasifikasi.

Adapun tidak adanya penyajian untuk biaya Darma Henwa atas Arutmin karena pengeluaran tersebut di bawah 10 persen dari total biaya pokok pendapatan atas anak usaha Bumi itu.

Sebelumnya, terdapat selisih pendapatan Darma Henwa dari KPC dan Arutmin dengan biaya pokok pendapatan Bumi setelah direvisi sebesar US$15,3 juta.

Pendapatan Darma Henwa dari KPC dan biaya pokok pendapatan Bumi atas anak usaha itu mencatat selisih US$2,41 juta. Sementara itu, selisih pendapatan Darma Henwa dari Arutmin dengan biaya pokok pendapatan Bumi setelah direvisi atas anak usaha perseroan mencapai US$12,88 juta.

Total pendapatan Darma Henwa dari KPC dan Arutmin mencapai US$156,56 juta, sedangkan biaya pokok pendapatan Bumi Resources setelah dikoreksi menjadi US$141,26 juta.

Adapun perseroan menjelaskan mengenai rincian biaya pokok pendapatan telah menyajikan kontraktor yang memiliki transaksi lebih dari 10 persen total pembelian barang dan jasa untuk kegiatan produksi. (hs)
• VIVAnews

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: