Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 5, 2010

3rd GEN the bakries 2 go … 050810

Filed under: Terkait BUMI&GRUP — bumi2009fans @ 10:49 am

Bakrie Chair & kiprah generasi ketiga

Article Rank

Pekan lalu wartawan Bisnis Indonesia Lahyanto Nadie diundang menghadiri peresmian lembaga think-tank Bakrie Chair yang diprakarsai Anindya Bakrie, generasi ketiga keluarga besar Bakrie.
Berikut adalah tulisan seputar perhelatan peresmian tangki pemikir yang berpusat di Washington D.C., Amerika Serikat itu. leasure….Bakrie ru“P panya tancapkan kuku di Washing ton, tempat Ani [Sri Mulyani Indrawati] berkantor,“ begitu pesan singkat yang dikirim seorang rekan dari Jakarta. Ketika dikonfirmasi ke Aburizal Bakrie saat bertemu di lobi Hotel J.W.
Marriott, Washington D.C., Ketua Umum Partai Golkar itu, berkilah. “Ah nggak, kebetulan saja ibu kota itu Washington dan Bu Ani ada di sini,“ katanya.
Ical dan Ani, begitu keduanya akrab dipanggil, memang nama yang kerap dikait-kaitkan. Maklum, mereka sering dikabarkan berseteru, dan akhirnya Ani memilih mundur sebagai Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II serta menerima tawaran menjadi Direktur Pelaksana World Bank .

Ical berada di Washington untuk menyaksikan hajat putra sulungnya, Anindya N. Bakrie, yang meluncurkan Bakrie Chair for Southeast Asian Studies di Carnegie Endowment for International Peace, Washington D.C., Senin pekan lalu.

Para pejabat penting dari Gedung Putih, Pentagon dan keluarga Presiden AS Barack Obama hadir dalam acara pendirian itu.
Ani juga diundang, sayang dia tak hadir. Jika keduanya bertemu, mungkin mereka akan berjabat tangan dan bertegur sapa.
Momen itu akan menjadi bidikan kamera wartawan foto.

Bakrie Chair adalah program riset kebijakan dari Bakrie Center Foundation dalam bidang strategis seperti politik, ekonomi dan sosial budaya untuk kawasan Asean. Program ini bertujuan memberikan informasi dan masukan berbobot kepada pemangku kepentingan internasional secara periodik seperti dalam bentuk publikasi, seminar maupun lobi tingkat dunia.
Mewah dan semarak Peluncuran Bakrie Chair terke san mewah dan semarak. Tokoh penting AS mendukung program itu yang tecermin dari kehadiran dan pernyataan mereka tentang lembaga riset karya generasi ketiga Bakrie tersebut.

“Saya senang dan mendukung kontribusi Bakrie untuk dunia internasional sehingga makin memperkenalkan Indonesia dengan citra yang positif,“ kata Maya Soetoro, adik Presiden Barack Obama.

Jeffrey Bader, National Security Council, White House, hadir dalam peluncuran itu. Tokoh lainnya adalah Stapleton Roy, mantan Dubes AS untuk Indonesia yang memegang berbagai posisi penting di Deplu AS.

Sementara itu, pejabat senior dari Pentagon yang menangani kawasan Asia Tenggara, Robert Scher, berpendapat bahwa hal itu merupakan inisiatif yang bagus untuk memperkuat hubungan AS dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Murray Hiebert, Senior Director Asia Development International Division US Chambers of Commers, mengatakan bahwa program Bakrie Chair merupakan upaya yang bagus guna memperdalam kajian untuk kawasan Asia Tenggara.

Wakil Duta Besar Indonesia di Washington, Salman Al Farisi, menyambut baik peluncuran Bakrie Chair. Menurut dia, hal itu merupakan terobosan yang sangat penting dalam hubungan Indonesia dengan AS. Pada jamuan makan malam di The Metropolitan Club hadir pula Duta Besar Singapura untuk AS, Raymond Wong.

Aburizal Bakrie tampak sumringah ketika menyaksikan putra sulungnya tampil sebagai pembicara di forum internasional itu.
Bersama sang istri, Tatiek Bakrie, dia memboyong seluruh anak, menantu dan cucunya. Tentu saja termasuk si cantik artis Nia Ramadhani, istri Ardi Bakrie.

Sukses menancapkan kuku di AS, Anindya berencana buka kantor di Singapura dan Australia, juga mungkin di Beijing. Kini PR selanjutnya adalah mencari direktur lembaga itu untuk memimpin kantor Washington.
Kandidatnya diharapkan anak bangsa yang memiliki reputasi internasional.

Pendiri dan sekaligus chairman Bakrie Chair, Anindya N Bakrie, menyatakan Washington dipilih sebagai tempat berdirinya lembaga tersebut karena AS merupakan negara terpenting bagi kawasan Asia Tenggara dan Indonesia, di luar China dan India. Selain masalah pertumbuhan ekonomi dan perdagangan, AS ikut memainkan peran dalam menjaga stabilitas di kawasan. Satu armada perang (US Seventh Fleet) AS ditempatkan di Asia Tenggara.

Dalam pidatonya, Anin menilai kawasan Asia Tenggara bisa menjadi daerah penyangga dalam konstelasi persaingan antara China dan India. China mempunyai pengaruh terbatas di kawasan Northeast. Sebaliknya India mempunyai pengaruh di kawasan Asia Selatan. “Dan kita harus melakukan sesuatu,“ kata Presdir PT Bakrie Telecom itu.

Menurut Anin, salah satu yang menjadi perhatiannya adalah sikap yang mendua dari AS terhadap Asia Tenggara. Sebagai contoh, Presiden Obama telah beberapa kali menunda kunjungan ke Indonesia dan Australia. “Semua itu dapat dimengerti karena adanya persoalan domestik. Bangsa Indonesia tidak bisa menolong tapi tentu kecewa,“ ujarnya.

Hubungan antara Indonesia dan AS, kata Anin, merupakan hubungan cinta dan benci. Generasi muda Indonesia sangat menyukai MTV, makanan, media, pendidikan dan bintang film Hollywood.

“Madonna dan Michael Jackson mengalahkan gamelan,“ ujarnya, yang disambut derai tawa pengunjung yang kebanyakan bule. Tetapi orang Indonesia, tambahnya, tidak menyukai aksi kekerasan pasukan di Irak dan Afghanistan.

Dimintai komentar secara terpisah, J. Kristiadi, pengamat politik dan peneliti senior dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), menilai lang Studies (CSIS), menilai lang kah keluarga Bakrie mendiri kan lembaga think-tank Ba krie Chair untuk memper luas pengaruhnya dalam membangun segala re putasi.

“Langkah itu jelas persi apan menuju kursi presi den. Sebagai ketua umum Partai Golkar, tentu dia [Aburizal Bakrie] punya target menjadi presiden.

Tinggal tunggu waktu, ka pan hal itu akan disampai kan kepada publik,“ kata nya.

Ketika berbincang dalam suasana temaram ditemani dentingan musik di Bud dentingan musik di Bud dha Bar, Massachusetts Ave NW, Washington DC, Anin menjelaskan bahwa sesuai pesan kakeknya, Achmad Bakrie–yang mendirikan dan merintis usaha kelompok Ba krie–setiap langkah anak dan cucunya harus dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas.
Anin lalu mengutip hadis Nabi Muhammad bahwa bekal hidup di akhirat hanya amal yang baik, ilmu yang bermanfaat dan anak yang saleh. (lahyanto.nadie@bisnis.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: