Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 9, 2010

rumah, pokoke … 090810

Filed under: jalan tol n properti — bumi2009fans @ 7:59 am

Jumat, 06/08/2010 18:35 WIB
Tipe Menengah Terfavorit, Penjualan Rumah Melonjak 11,67%
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Penjualan properti residensial atau rumah hunian melonjak hingga 11,67% selama triwulan II-2010. Peningkatan penjualan properti residensial itu sejalan dengan tingginya permintaan rumah khususnya tipe menengah hingga 15,8%.

“Permintaan dan penawaran properti residensial relatif stabil dengan rumah tipe menengah yang paling diminati,” demikian hasil survei properti residensial triwulan II-2010 yang dikutip dari situs BI, Jumat (6/8/2010).

Kondisi penawaran rumah maupun permintaan rumah yang relatif stabil ini diperkirakan masih akan berlanjut pada triwulan III-2010, dengan rumah tipe menengah diperkirakan akan mengalami penjualan tertinggi.

Dari sisi harga, properti residensial juga mengalami kenaikan terutama pada rumah tipe kecil. Survei Harga Properti Residensial triwulan II-2010 menunjukkan bahwa indeks harga properti residensial pada triwulan II-2010 meningkat baik secara triwulanan maupun tahunan, yang ditunjukkan oleh indeks harga sebesar 135,11.

Secara triwulanan (qtq), indeks harga naik sebesar 1,04%, lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga pada triwulan sebelumnya (0,70%). Kenaikan harga properti residensial menurut sebagian besar responden terutama berasal dari kenaikan harga bahan bangunan dan tingginya upah pekerja.

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga paling tinggi terjadi di wilayah Bandung yaitu sebesar 1,78% (qtq) terutama pada rumah tipe kecil (3,46%). Untuk wilayah Jabodebek dan Banten, kenaikan harga properti residensial pada triwulan II-2010 tercatat sebesar 1,19%, lebih tinggi dari kenaikan harga pada triwulan sebelumnya (0,72%).

Untuk pendanaannya, sebagian besar konsumen (75,2%) masih memilih Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial pada seluruh tipe bangunan terutama tipe kecil (80,7%).

Tingkat bunga KPR yang diberikan perbankan umumnya berkisar antara 10% hingga 12%. Di samping melalui fasilitas KPR, hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 17,7% konsumen memilih menggunakan fasilitas pembayaran secara tunai bertahap, dan sebagian kecil (5,5%) dilakukan dalam bentuk tunai (cash keras).

Untuk pengembang, umumnya masih mengutamakan pendanaan internal. Pengembang juga menginformasikan bahwa dana internal perusahaan masih menjadi sumber utama pembiayaan untuk pembangunan properti residensial pada triwulan II-2010 (56,5%), diikuti oleh dana yang bersumber dari perbankan(27,7%) serta dana/uang muka pembayaran calon pembeli (13,1%).

(qom/qom)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: