Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 11, 2010

anjlok, IYA … 110810

Filed under: BURSA bumi — bumi2009fans @ 5:07 pm

11/08/2010 – 10:28
BUMI Diuntungkan IPO Berau Coal

INILAH.COM, Jakarta – Saham BUMI, Rabu (11/8) diprediksi naik. IPO Berau Coal Energy yang diperkirakan oversubscribe, picu peralihan pembelian ke saham sejuta umat ini. Inilah saatnya beli saham BUMI.

Pengamat pasar modal, Irwan Ibrahim mengatakan, potensi penguatan saham PT Bumi Resources (BUMI) hari ini, salah satunya karena faktor IPO Berau Coal Energy. Menurutnya, IPO ini diperkirakan kelebihan permintaan. BUMI menjadi salah satu saham yang dapat memenuhi permitaan tersebut.

Perkiraan masa efektif IPO pada 6 Agustus, masa penawaran pada 10-12 Agustus, penjatahan pada 16 Agustus, distribusi saham secara elektronik pada 18 Agustus, dan pencatatan saham perdana direncanakan pada 19 Agustus mendatang.

“Investor asing dipastikan tidak akan mau menarik dananya kembali dan akan masuk di saham-saham di sektor yang sama seperti BUMI. BUMI diuntungkan IPO itu,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan Selasa (10/8), saham BUMI ditutup melemah Rp10 (0,59%) menjadi Rp1.660 dengan intraday tertinggi mencapai Rp1.700 dan terendah di Rp1.650. Volume transaksi mencapai 55,9 juta unit saham senilai Rp93,7 miliar dan frekuensi 1.791 kali. Berikut wawancara lengkapnya:

Setelah melemah Rp10, bagaimana Anda memperkirakan, laju saham BUMI awal pekan ini

Ada potensi penguatan. Salah satunya, karena faktor Initial Public Offering (IPO) Berau Coal Energy. IPO jadi sentimen positif bagi saham di sektor batubara termasuk saham sejuta uamt ini. Sebab, IPO Berau Coal, dipastikan oversubscribe. Investor asing dipastikan tidak akan mau menarik dananya kembali dan akan masuk di saham-saham di sektor yang sama seperti BUMI. BUMI diuntungkan IPO itu.

Bukankah IPO Berau Coal memicu peralihan dari pemegang saham BUMI ke saham baru Berau Coal

Memang pada mulanya, IPO Berau Coal, memicu profit taking di saham BUMI. Yang semula memegang saham BUMI beralih ke saham baru Berau Coal. Tapi, di Berau Coal sendiri kemungkinan terjadi kelebihan pembeli minimal 6 kali dari target dana yang dipatok oleh Berau Coal.

Artinya, ada kelebihan dana di kisaran Rp8,1 triliun. Otomatis, investor yang tidak mendapatkan saham Berau Coal akan beralih ke saham-saham di sektor yang sama yaitu saham batubara seperti BUMI. Sebab, Berau Coal hanya membidik senilai Rp1,36 triliun dari saham perdananya itu.

Akan bergerak di kisaran berapa

BUMI akan mengarah ke level resistance Rp1.700 dan Rp2.000 sebagai resistance keduanya. Sedangkan level support berada di angka Rp1.640. Jika level Rp1.700 bisa ditembus ke atas, bersamaan dengan IPO, Berau Coal, saham BUMI akan melaju ke level Rp2.000. Sebab, saham sejuta umat ini sudah lama bertahan di level bawah sehingga tinggal menunggu momentum positif untuk menguat ke atas level Rp2.000 kembali.

Bagaimana dengan koreksi harga batubara ke level US$91 berdasarkan harga di Newcastle

Koreksi harga batubara ke level US$91 per metrik ton dari level US$94, bersifat sementara. Sebab, harga minyak mentah dunia masih konsolidasi di kisaran US$80 per barel. Tapi, pada September mendatang, harga minyak bisa mencapai US$100 per barel. Sebab, permintaan minyak menjelang Natal, Tahun baru, dan liburan panjang akan meningkat.

Akibatnya, harga minyak akan terus meningkat hingga akhir tahun. Pada saat yang sama, dolar AS akan terus melemah terhadap mata uang kuat lainnya sehingga memicu penguatan harga minyak. Sebab, minyak berada dalam denominasi dolar AS. Harga batubara pun akan terangkat. Untuk jangka pendek, memang harga batubara melandai sehingga tidak seirama dengan kenaikan harga minyak. Tapi, ke depannya akan menguat sesuai harga minyak.

Bagaimana dengan sentimen market

Itu juga. Penguatan BUMI, dipicu oleh kondisi market regional yang kemarin semuanya melemah sehingga berpeluang menguat hari ini. Alhasil, dari sisi sentimen market sangat positif bagi BUMI. Di sisi lain, harga minyak mentah dunia akan kembali naik hari ini. Begitu juga dengan batubara yang kemarin hanya terkoreksi tipis 1%.

Lantas, apa rekomendasi Anda

Saya rekomendasikan beli untuk BUMI. Sebab, level saat ini sudah sangat murah (undervalue). [jin/ast]

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: