Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 12, 2010

ANALIS PRO: belum jera NYARANIN beli … 120810

Filed under: Tak Berkategori — bumi2009fans @ 4:16 pm

12/08/2010 – 10:13
Willy Sanjaya
IPO Berau Coal Masih Jadi Harapan BUMI
… well, gw justru memanfaatkan KECEMASAN INVESTOR BUMI dengan melakukan trading pada harga beli RENDAH, dan jual pada harga tinggi, lihat di posting ini : http://sahambumicrash2009.blogdetik.com/2010/08/12/kebetulan-abis/
INILAH.COM, Jakarta – Saham BUMI, Kamis (12/8) diprediksikan stagnan karena sepinya aktivitas market. Tapi, ke depannya IPO Berau Coal tetap jadi harapan terdongkraknya saham sejuta umat ini.

Pengamat pasar modal, Willy Sanjaya mengatakan, potensi stagnannya saham PT Bumi Resources (BUMI) hari ini karena laju market yang cenderung sepi pada awal-awal puasa Ramadan. Tapi, ke depannya, Initial Public Offering (IPO) Berau Coal Energy secara otomatis akan jadi sentimen positif bagi BUMI.

Sebab, investor yang sudah memesan saham perdana Berau, tapi tidak mendapatkan jumlah yang diinginkan, akan menarik kembali dananya tanggal 18 Agustus mendatang. “Mereka akan kembali ke saham BUMI yang saat ini sudah sangat murah,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan Rabu (11/8), saham BUMI ditutup melemah Rp30 (1,80%) jadi Rp1.630 dibandingkan sebelumnya di level Rp1.660. Harga tertingginya mencapai Rp1.680 dan terendahnya Rp1.630. Volume transaksi mencapai 50,9 juta unit saham senilai Rp83,9 miliar dan frekuensi 1.603 kali. Berikut ini wawancara lengkapnya:

Setelah melemah tajam Rp30, bagaimana Anda memperkirakan laju saham BUMI hari ini?

Berpotensi stagnan karena faktor sentimen market. Market hari ini akan cenderung sepi. Sebab, pada hari kedua puasa, perdagangan di market tidak terlalu aktif. Karena itu, saham sejuta umat ini pun cenderung bergerak datar. IHSG , berpeluang melaju datar tapi masih di atas level 3.000. Level support 2.995 dan resistance di level 3.053. Hari ini dan besok masih cenderung sepi.

Investor saat ini melakukan penyesuasian dengan momentum awal puasa. Beberapa investor, bahkan, melakukan libur panjang. Mereka bisa mengambil cuti Rabu (11/8) hingga Jumat (13/8). Ditambah libur Sabtu-Minggu. Karena itu, perdagangan saham kemungkinan baru normal pada Senin (18/8) pekan depan.

Akan bergerak di kisaran berapa?

BUMI sudah membentuk kisaran baru dan akan bergerak dalam kisaran support Rp1.590. Sedangkan Rp1.720 sebagai level resistance-nya.

Bagaimana dengan sentimen grup?

Kelihatannya, BUMI masih tertekan dari sentimen-sentimen persidangan Gayus Tambunan, terdakwa makelar kasus, yang menyebut-nyebut anak usaha grup Bakrie. Dari pola trading , saham sejuta umat ini mendapat tekanan dari sentimen grup. Investor sendiri lebih melihat rumor daripada kenyataannya.

Bagaimana dengan koreksi harga minyak mentah dunia ke level US$77 per barel?

Harga minyak mentah dunia cenderung bertahan di level US$75-88 per barel . Ini sudah diantisipasi pasar dan akan terefleksi pada pergerakan BUMI. Menjelang akhir tahun, harga minyak pasti akan terus naik. Untuk tutup tahun ini, minyak berpeluang berada di level US$95 per barel. Karena itu, dengan membeli BUMI di level saat ini sangat aman.

IPO Berau Coal Energy masih jadi harapan untuk penguatan BUMI?

Ke depannya, Initial Public Offering (IPO) Berau Coal Energy secara otomatis akan jadi sentimen positif bagi BUMI. Sebab, investor lebih melihat sektoralnya yaitu batubara. Berau Coal bergerak di sektor batubara sebagaimana yang dijalankan oleh BUMI, PT Perusahaan Tambang Bukit Asam (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), dan PT Adaro Energy (ADRO).

Saat ini, investor yang berminat pada saham Berau Coal sangat besar jumlahnya. Investor hanya mendapat 2,7% dari total dana yang digunakan untuk memesan saham perdana Berau Coal. Jika investor mengajukan Rp100 juta, investor hanya mendapatkan saham Berau Coal senilai Rp2,7 juta saja. Karena itu, kelebihan dana tersebut, akan beralih ke saham sektor batubara yang lain seperti BUMI.

Sebab, investor yang sudah memesan saham Berau, tapi tidak mendapatkan jumlah yang diinginkan, meraka akan menarik kembali dananya tanggal 18 Agustus mendatang, dan kembali ke saham BUMI yang saat ini sudah sangat murah. Jadi, untuk sementara ini, sebagian dana invsetor masih tekonsentrasi di saham Berau.

Lantas, apa rekomendasi Anda?

Bagi investor yang berniat menyimpan BUMI untuk long term, saham ini merupakan salah satu yang sangat bagus. Sebab, di dalam BUMI ada Herald, sebuah perusahaan tambang Australia dan ada Newmont yang merupakan aset yang sangat berharga. Itulah di antara kelebihan BUMI. Bagi investor jangka panjang, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk akumulasi beli. Sebab, BUMI jadi aset nasional yang sangat berharga. [jin/ast]

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: