Saham Bumi : blog saham SEJUTA INVESTOR THE BAKRIES

Agustus 16, 2010

elty ngebut … 160810

Filed under: ELTY, jalan tol n properti — bumi2009fans @ 7:29 am

Bakrieland Bangun Jalan Bukit Sentul-Jonggol
Senin, 16 Agustus 2010 | 13:11 WIB

ist

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bakrieland Development Tbk segera membangun akses jalan yang menghubungkan Jonggol – Bukit Sentul, dua kawasan yang baru saja diakuisisi, sepanjang 10 kilometer.

Sebagai tahap awal pengembangan kawasan, kami akan bangun akses jalan yang diharapkan selesai akhir tahun 2010.
— Hiramsyah S Thaib

“Sebagai tahap awal pengembangan kawasan kami akan bangun akses jalan yang diharapkan selesai akhir tahun 2010,” kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Bakrieland Development Tbk, Hiramsyah S. Thaib di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, akses jalan dengan lebar 60 meter akan terhubung dengan jaringan jalan di Bogor termasuk jalan tol Ciawi – Sukabumi yang juga dibangun anak usaha PT Bakrieland Development Tbk, PT Bakrie Toll Road.

Menurut Hiramsyah, melalui akuisisi kedua kawasan tersebut, PT Bakrieland Development Tbk memiliki bank tanah seluas 14.000 hektar atau seperlima Kota Jakarta atau empat kali Kota Bogor.

Hiramsyah menjelaskan, proses akuisisi sendiri dituntaskan pada Juni 2010 pada kawasan Jonggol seluas 10.400 hektare, sementara sisanya berasal dari 20 persen lahan Bukit Sentul. “Dengan bank tanah sebesar ini saya optimistis target pendapatan 2010 sebesar Rp1,2 sampai Rp1,5 triliun pasti dapat tercapai,” paparnya.

Hiramsyah mengatakan, kawasan ini akan terintegrasi dengan proyek Bogor Nirwana Residence yang mulai proses serah terima pada tahun 2010. Dijelaskan, biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan kedua kawasan baru sekitar Rp5,5 triliun, Rp5 triliun untuk Bukit Jonggol dan Rp500 miliar untuk Bukit Sentul.

“Ini belum termasuk pembangunan infrastruktur yang diperkirakan membutuhkan Rp300 miliar,” kata Hiramsyah. Dia menargetkan untuk mengembangkan kawasan ini sampai seluruhnya membutuhkan waktu paling tidak 10 tahun, akan tetapi pada tahun 2011 diharapkan proyek ini sudah dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan.

Editor: R Adhi KSP | Sumber : ANT
JAKARTA. Harga saham PT Bakrieland Development (ELTY) mengalami kenaikan tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Pada pukul 10.00, harga saham ELTY melonjak hampir 1,96% menjadi Rp 105.

Ada beberapa sebab kenaikan saham ELTY pagi ini. Salah satunya, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mengincar realisasi pendapatan di 2010 ini lebih tinggi daripada target.

“Hingga akhir tahun, pendapatan mungkin tumbuh hingga 40%. Mudah-mudahan revenue kami mencapai Rp 1,5 triliun,” ujar Hiramsyah Thaib, Direktur Utama ELTY, akhir pekan lalu. Target pendapatan ELTY untuk 2010 hanya Rp 1, 2 triliun.

Sementara itu, Pengamat Pasar Modal Willy Sanjaya menilai, ELTY adalah saham perusahaan properti yang cocok untuk investasi jangka panjang. Prospek ELTY makin mengkilap setelah perusahaan ini mengakuisisi Bukit Jonggol Asri. Dengan luas land bank yang mencapai 15 ribu hektare, lanjut Willy, ELTY bakal semakin leluasa melakukan ekspansi, dan tentunya, mendongkrak nilai pendapatan.

Sumber : KONTAN.CO.ID
Saham Avenue Capital Group di PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) berkurang dari 24,2% menjadi 12,16%, karena perusahaan investasi asal Amerika Serikat itu tidak menyerap penerbitan saham baru (rights issue) Bakrieland. Sementara itu, Grup Bakrie bertahan dengan kepemilikan saham sekitar 19-20%.

Presiden Direktur dan CEO Bakrieland Hiramsyah S Thaib mengungkapkan, Avenue Capital lebih memilih berinvestasi langsung di beberapa proyek Bakrieland. Karena itu, Avenue tidak ikut serta dalam rights issue perseroan senilai Rp 3,2 triliun. Rights issue tersebut rampung pada akhir Juli 2010.

“Avenue lebih memilih untuk mendukung kami di proyek jalan tol. Avenue menyiapkan bridging loan (pinjaman talangan) sebesar US$ 55 juta,” kata Hiramsyah di Jakarta, akhir pekan lalu.

Avenue Capital merupakan perusahaan investasi global yang bermarkas di New York, AS. Hingga 30 Juni 2010, Avenue mengelola dana hingga sebesar US$ 18,2 miliar atau sekitar Rp 163,8 triliun. Avenue Capital memiliki saham Bakrieland melalui Avenue Luxembourg Sarl.

Sumber : INVESTORINDONESIA
JAKARTA. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mengincar realisasi pendapatan di 2010 ini lebih tinggi daripada target.. “Hingga akhir tahun, pendapatan mungkin tumbuh hingga 40%. Mudah-mudahan revenue kami mencapai Rp 1,5 triliun,” ujar Hiramsyah Thaib, Direktur Utama ELTY, akhir pekan lalu. Target pendapatan ELTY untuk 2010 hanya Rp 1, 2 triliun.

Hiramsyah menjelaskan, pendapatan bisa tumbuh lebih tinggi karena tuntasnya sejumlah proyek yang tertunda tahun lalu. Ia mencontohkan, Epicentrum Walk Office Suites, yang sudah diserahterimakan ke pembeli 5 Agustus 2010 lalu. “Sekitar 80% telah terjual. Nilai penjualan mencapai Rp 240 miliar,” beber Hiramsyah.

ELTY mengharapkan kontribusi pendapatan terbesar di semester kedua berasal dari Grove Suites. ELTY berharap bisa menangguk penjualan hingga Rp 1 triliun dari proyek yang dijadwalkan kelar di bulan Oktober tersebut. Adapun Aston Bogor Hotel and Ressort diharap menyumbang Rp 250 miliar. Kini, proyek ini sudah terjual 80% dan akan diserahkan ke pembeli pada November.

Di sektor proyek hunian, ELTY masih mengandalkan Bogor Nirwana Residence yang memiliki luas 40 hektare. Dari penjualan 1.200 unit kondotel di Bogor Nirwana, ELTY mengincar dana Rp 400 miliar.Sedangkan proyek yang akan dikembangkan ELTY dalam waktu dekat berlokasi di Bogor Nirwana dan Lido Lake Resort.

Sekadar catatan, ELTY membeli Lido sen

Sumber : KONTAN.CO.ID
Senin, 16 Agustus 2010 | 07:33

OUTLOOK KINERJA ELTY

ELTY Bidik Pendapatan Rp 1,5 Triliun

JAKARTA. Mulai terealisasinya beberapa proyek yang sempat tertunda pada tahun lalu, membuat PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) optimis pendapatan sepanjang tahun 2010 ini bisa tumbuh sekitar 40% ketimbang perolehan tahun lalu.

“Tahun ini adalah delivery year buat kami. Mudah-mudahan kami bisa dapatkan revenue Rp 1,5 triliun di akhir tahun nanti,” ujar Hiramsyah Thaib, Direktur Utama ELTY, akhir pekan lalu. Adapun pada akhir tahun 2009 lalu, pendapatan ELTY mencapai Rp 1,06 triliun.

Selain terefleksi oleh perolehan pendapatan pada semester I 2010 yang naik 45% ketimbang periode sebelumnya, Hiramsyah menjelaskan, kantung pundi ELTY juga akan digemukkan oleh pendapatan dari penjualan beberapa proyek properti perumahan dan bangunan kantor.

Seperti pada 5 Agustus 2010 lalu, ELTY baru saja serah terima dengan para pembeli Epicentrum Walk Office Suites. “Sekitar 80% telah terjual. Nilai penjualannya mencapai Rp 240 miliar,” beber Hiramsyah.

Namun, penyokong terbesar terhadap pendapatan ELTY di semester II 2010 ini adalah penjualan proyek Grove Suites. Dari bangunan yang akan finalisasi dengan membangun atap (topping) pada Kotober nanti itu, ELTY berharap bisa meraup dana hingga Rp 1 triliun.

Adapula penjualan kawasan penginapan Aston Bogor Hotel and Ressort senilai Rp 250 miliar. “Serah terima dengan pemilik dilakukan pada November,” ujar Hiramsyah.

Sementara untuk serah terima Cluster Grand Harmony di Bogor Nirwana Residence yang berdiri di lahan seluas 40 hektare, ELTY bakal melakukannya pada September hingga Oktober. Dari penjualan kawasan kondotel yang terdiri dari 1.200 unit ini, ELTY berharap bisa mendapatkan pundi mencapai Rp 400 miliar.

Ade Jun Firdaus kontan
ELTY Anggarkan Rp450-500 Miliar Bangun Infrastruktur BJA
Sabtu, 14 Agustus 2010 – 16:25 wib

Rheza Andhika Pamungkas – Okezone

JAKARTA – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) anggarkan sekitar Rp450-500 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Bukit Jonggol Asri (BJA).

“Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap. Untuk infrastruktur awal, kami hanya butuh Rp300 miliar,” ujar Direktur Utama ELTY Hiramsyah S. Thaib kepada wartawan di sela acara buka puasa bersama di Rasuna Episentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Ia melanjutkan, sementara sisanya, yakni Rp 150-200 miliar untuk pembangunan jalan yang menghubungkan antara BJA dengan Bukit Sentul. ELTY sendiri menganggarkan sekitar Rp5 triliun untuk akuisisi lahan dan biaya pengembangan BJA.

“Dan untuk pembangunan jalan, rencananya setelah lebaran tahun ini akan dilakukan finalisasi desain. Dan karena pembangunan jalan ini bukan jalan tol maka pengerjaannya relatif cepat. Diperkirakan pembangunan jalan sepanjang 10 km ini akan memakan waktu hingga sembilan bulan namun kami menargetkan enam bulan akan selesai. Sebelum lebaran tahun depan,” tambahnya.

Bila pembangunan awal BJA berjalan sukses, lanjutnya, ELTY berharap bisa meraup penjualan mencapai Rp1,5 triliun dalam tiga tahun ke depan. Selain itu, ELTY juga akan mencairkan pinjaman yang didapatkan dari salah satu pemegang saham perseroan Avenue Capital sebesar USD50 juta.

“Sebenarnya dari proses rights issue kemarin dan mitra strategis sudah cukup untuk pengembangan strategis tiga tahun ke depan. Namun ada kemungkinan dana dari Avenue akan ditarik di 2011,” ungkapnya.

Menurutnya, pencairan ini nantinya akan melengkapi pendanaan perseroan dalam pembangunan unit properti dan jalan tol yang sudah direncanakan perseroan, seperti Rasuna Epicentrum, Sentra Timur Jakarta, Bogor Nirwana Residence, Lido Lake Resort Sukabumi (1.000 ha), akuisisi Bukit Sentul dan Bukit Jonggol Asri (11.000 hektar) dan pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi.

Sementara itu, proses rights issue perseroan sebesar Rp3,2 triliun di akhir Juli lalu telah selesai. Bakrie Capital menyerap 16,5 persen total saham yang ditawarkan, atau setara dengan Rp512 miliar. Ditambah dengan saham BNBR (Bakrie and Brothers) 2,5 persen, maka saham grup Bakrie pun di ELTY pun tidak terdilusi, dan tetap di kisaran 19 persen.

“Avenue juga menyerap penerbitan saham baru ELTY, dan porsinya dipastikan tetap 12,16 persen. Sedangkan tiga investor lainnya yakni Pictet Hongkong Capital, Swiss Charted, dan Savila Fund juga melakukan hal sama, dengan porsi masing-masing 5 persen,” pungkasnya.(wdi)
Sabtu, 14 Agustus 2010 | 08:37

AKSI KORPORASI

Lahan ELTY berkembang menjadi 15.000 Ha

JAKARTA. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) akhirnya merealisasikan akuisisi beberapa lahan baru dengan menggunakan dana segar dari gelaran penerbitan saham baru alias right issue.

Presiden Direktur ELTY Hiramsyah Thaib menjelaskan, pada akhir Juli 2010 lalu, ELTY telah merampungkan akuisisi lahan di Bukit Jonggol Asri (BJA) seluas 10.500 hektare. Artinya, kini ELTY menjadi pemegang saham mayoritas BJA sebesar 51%, dan menguasai 20% saham Bukit Sentul.

Dus, saat ini total lahan yang dimiliki ELTY mencapai 15.000 ha. ”Kami bisa dikatakan sebagai pengembang yang memiliki landbank terbesar di Jakarta,” ujar Hiramsyah, Jumat (13/8).

Hiramsyah melanjutkan, ELTY menganggarkan sekitar Rp 450 miliar-Rp 500 miliar untuk pembangunan infrastruktur BJA. Dengan rincian, biaya pembangunan infrastruktur awal sebesar Rp 300 miliar. Sementara sisanya yakni Rp 150 miliar-Rp 200 miliar untuk pembangunan jalan yang menghubungkan antara BJA dengan Bukit Sentul.

ELTY sendiri menganggarkan sekitar Rp 5 triliun untuk akuisisi lahan dan biaya pengembangan BJA. ”Tapi itu bertahap. Untuk infrastruktur awal, kami hanya butuh Rp 300 miliar,” ujar Hiramsyah.

Adapun untuk pembangunan jalan, lanjut Hiramsyah, akan dimulai usai Lebaran nanti. Diperkirakan pembangunan jalan sepanjang 10 km ini akan memakan waktu hingga 9 bulan.

Bila pembangunan awal BJA berjalan sukses, ELTY berharap bisa meraup penjualan mencapai Rp 1,5 triliun dalam tiga tahun ke depan.

Ade Jun Firdaus kontan
Bakrieland Ngebut Selesaikan Proyek Jalan Tol
Sabtu, 14 Agustus 2010 – 12:20 wib

Rheza Andhika Pamungkas – Okezone

JAKARTA – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) sedang mengejar penyelesaian beberapa proyek jalan tol.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama ELTY Hiramsyah S. Thaib kepada wartawan di sela acara buka puasa bersama di Rasuna Episentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Menurutnya, saat ini ELTY sedang mengejar penyelesaian pembangunan yang berkesinambungan dengan proyek lain yang mereka kerjakan yakni proyek pembangunan jalan tol.

“Kami sedang mengejar pembangunan beberapa ruas jalan tol, yakni pada ruas Sukabumi-Cianjur, Sukabumi-Ciranjang dan Ciranjang-Padalarang,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dan salah satu ruas yang dikejar pengerjaannya adalah proyek ruas tol Sukabumi-Ciawi sepanjang 54 km, dengan nilai Rp1,4 triliun yang ditargetkan dapat selesai pada 2014.

“Dari ruas tol tersebut, sepanjang 14 km yang menghubungkan ruas tol Ciawi-Lido harapannya dapat selesai di Kuartal III-2012. Target awal penyelesaian dapat dilakukan sebelum lebaran atau lebih awal dari target semula perseroan yang dapat diselesaikan paling lambat di akhir 2012. Namun hal tersebut tergantung realisasi PLU BBJT,” pungkasnya.(wdi)
ELTY Naikan Target Pendapatan Jadi Rp1,5 T
Sabtu, 14 Agustus 2010 – 10:48 wib

Rheza Andhika Pamungkas – Okezone

JAKARTA – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) di semester I-2010 mencatatkan pendapatan Rp570 miliar. Jumlah tersebut sudah 50 persen terpenuhi dari total target awal tahun perseroan sebesar Rp1,3 triliun.

“Malah, kami realistis dan optimis di akhir tahun ini revenue kami dapat mencapai Rp1,5 triliun saja seharusnya sudah tercapai. Mudah-mudahan bisa terpenuhi,” ujar Direktur Utama ELTY Hiramsyah S. Thaib kepada wartawan di sela acara buka puasa bersama di Rasuna Episentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Menurutnya, saat ini perseroan memang sedang konsentrasi untuk melakukan persiapan jelang right issue, namun setelah proses right issue selesai, Jelang kuartal IV-2010 perseroan menargetkan mitra strategis sudah fix dengan mereka untuk ikut serta dalam proyek perseroan di Lido dan bergabung dengan BUMD Bogor PT Jasa Sarana.

“Kita berencana mencari satu lagi mitra strategis, untuk proyek di Bogor, Lido atau Jonggol. Paling tidak dengan mitra asing maka harapannya kita bisa jual properti di pasar luar negeri,” tukasnya.(wdi)
November, ELTY End Offer 2 Proyeknya
Sabtu, 14 Agustus 2010 – 09:44 wib

Rheza Andhika Pamungkas – Okezone

JAKARTA – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) akan segera melakukan serah terima kepada pemilik (end offer) pada November 2010 untuk proyek Aston Bogor and Resort yang memiliki nilai investasi Rp250 miliar.

“Proyek Aston Bogor and Resort sendiri saat ini penjualannya sudah sold out 80 persen,” ujar Direktur Utama ELTY Hiramsyah S. Thaib kepada wartawan di sela acara buka puasa bersama di Rasuna Episentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Sedangkan untuk proyek Cluster Grand Harmoni di Bogor Nirwana Residence dengan luas 40 ha sebanyak 1.200 unit akan diserah terimakan pada sekitar Oktober-November 2010.

Menurutnya, proyek tersebut bernilai Rp400 miliar yang telah mulai dibangun pada 26 Januari 2010.

“Sepanjang 2010 ini hampir setiap bulan kita ada penyelesaian proyek-proyek yang dilaksanakan. Contohnya pada Maret 2010 kita meresmikan Epiwalk, Bakrie Tower pada April 2010, Juni ada proyek Sentral Timur, Agustus kita resmikan Epicentrum Walk Office Suites, di September-Oktober ada beberapa proyek yang kita selesaikan salah satunya Cluster Grand Harmoni,” ungkapnya.

Selain itu, dalam beberapa bulan ke depan perseroan juga akan segeta meresmikan proyek Truman Legian Nirwana di Bali yang bernilai investasi Rp400 m. Saat ini penjualannya sudah sold out 80 persen.

Selain itu, seperti diketahui, ELTY juga akan melakukan right issue di semester II-2010. Dana dari right issue tersebut akan digunakan untuk pengembangan proyek perseroan yang saat ini telah memiliki land bank sekitar 15 ribu hektar di kawasan Lido, Jonggol, dan Bogor Nirwana Residence.

“Luas tanahnya sekitar 15 ribu ha atau kurang dari seperlima luas Jakarta. Saat ini Bukit Jonggol sudah resmi kepemilikannya ke kita dengan 51 persen sahamnya yang kita miliki bernilai Rp1,3 triliun, Bukit Sentul juga sudah dimiliki sahamnya 20 persen. Dan perseroan juga akan bangun jalan tol untuk menghubungkan wilayah tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, ekspansi usaha tersebut dilakukan sebagai antisipasi booming di sektor properti yang diyakninya akan terjadi di 2012.

“Dan kami juga masih memiliki cashflow yang belum digunakan sebesar Rp300 miliar diluar biaya yang kami siapkan. Dengan dana tersebut maka dipastikan kebutuhan dana untuk tiga tahun ke depan sudah aman,” pungkasnya.(wdi)
ELTY Optimistis Capai Target
Jumat, 13 Agustus 2010 | 19:45 WIB

Robert Adhi Ksp/KOMPAS

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) optimistis mencapai target perolehan Rp 1,3 triliun hingga akhir tahun ini. “Industri pengembang memang sedang booming tahun ini,” kata Hiramsyah S Thaib, Presdir emiten berkode ELTY saat silaturahim dengan media, di Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Industri pengembang memang sedang booming tahun ini.
— Hiramsyah Thaib

Catatan Hiramsyah menunjukkan selama semester I ELTY sudah mampu meraih perolehan 47 persen. “Itu besaran angkanya Rp 570 miliar,” kata Hiramsyah.
Menurutnya, lonjakan perolehan di semester I memang lain dari kelaziman. “Biasanya, semester I cuma dapat sekitar 30 persen,” katanya.
Berangkat dari kenyataan itulah, Hiramsyah yakin pada semester II ELTY dapat memenuhi total target perolehan. “Bahkan bisa Rp 1,5 triliun sudah di tangan,” katanya.
Selain Rasuna Episentrum di kawasan Kuningan, ELTY juga gencar memasarkan Sentra Timur Residence di kawasan Jakarta Timur.
Penulis: Josephus Primus | Editor: I Made Asdhiana
Sabtu, 14 Agustus 2010 | 23:25

AKSI KORPORASI ELTY

Pasca rights issue, kepemilikan Bakrie di ELTY naik

JAKARTA. Penerbitan saham baru (rights issue) yang dilakukan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) nampaknya membawa berkah bagi Grup Bakrie. Pasalnya, setelah rights issue kepemilikan saham Grup Bakrie pada perusahaan properti dan jalan tol ini bertambah.

President Direktur ELTY Hiramsyah S Thaib mengatakan, setelah rights issue kepemilikan Grup Bakrie meningkat dari 19% menjadi sekitar 20%. Walau bertambah, kata Hiramsyah, kepemilikan PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) tidak berubah. “Sekitar 2,5%, sisanya kan ada PT Bakrie Capital,” imbuhnya.

Selain kepemilikan saham Grup Bakrie meningkat. PT Danatama Makmur juga memiliki saham pada perusahaan ini. Namun, “Danatama hanya punya dibawah 5%, semetara 43% dimiliki oleh publik,” imbuh Nuzirman Nurdin, Sekretaris Perusahaan ELTY.

Asal tahu saja, pada tahun ini ELTY menerbitkan saham baru sebanyak 19,9 miliar. Harga penawaran saham baru tersebut adalah Rp 160 per saham. Sehingga, dari hajatan ini ELTY berhasil mendapatkan dana segar Rp 3,2 triliun.

Abdul Wahid Fauzie kontan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: